• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking, IHSG Ambruk 1% Usai Rupiah Sentuh Level Terendah

Breaking, IHSG Ambruk 1% Usai Rupiah Sentuh Level Terendah

April 23, 2026
Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

October 8, 2026
Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

October 8, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Breaking, IHSG Ambruk 1% Usai Rupiah Sentuh Level Terendah

6 months ago
in Lifestyle
Breaking, IHSG Ambruk 1% Usai Rupiah Sentuh Level Terendah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 1% setelah awal perdagangan dibuka menguat hari ini, Kamis (23/4/2026). Indeks turun tajam 82,97 poin atau 1,10% ke level 7.458,64.

Sebanyak 248 saham naik, 405 turun, dan 160 tidak bergerak. Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 6,96 triliun, melibatkan 20,43 miliar saham dalam 1,17 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun turun menjadi Rp 13.333 triliun.

Mayoritas sektor perdagangan melemah, dipimpin oleh sektor infrastruktur dan energi. Saham-saham konglomerasi bisnis Prajogo Pangestu tercatat ambruk berjamaah pada perdagangan hari ini. Saham BREN dan DSSA yang terdampak pengumuman MSCI terbaru masih menjadi beban utama IHSG.

Ambruknya IHSG terjadi beriringan dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin dalam pada perdagangan Kamis (23/4/2026).

Melansir data Refinitiv, per pukul 09.32 WIB mata uang Garuda tercatat melemah 0,79% ke level Rp17.305/US$. Level ini sekaligus menjadi posisi terlemah rupiah sepanjang masa yang baru secara intraday. Tak hanya itu, pelemahan tersebut juga menandai rupiah telah menembus level psikologis baru di Rp17.300/US$.

Pergerakan ini menunjukkan tekanan terhadap rupiah terus berlanjut sejak awal perdagangan. Sebelumnya, rupiah sudah dibuka melemah 0,23% ke level Rp17.210/US$. Artinya, pelemahan mata uang Garuda semakin dalam hanya dalam beberapa menit setelah pembukaan pasar.

Pelaku pasar keuangan perlu mencermati sejumlah sentimen yang menggerakkan pasar keuangan hari ini, Rekor Wall Street serta bursa saham Jepang dan Korea Selatan diharapkan bisa menjadi katalis positif untuk IHSG hari ini. Namun, menguatnya indeks dolar dan harga minyak bisa menekan rupiah.

Harga minyak melonjak kembali setelah Iran memblokade Hormuz lagi. Pada penutupan perdagangan Rabu (22/4/2026), harga minyak brent melesat 3,5% ke US$ 101,91 per barel atau tertinggi sejak dua pekan terakhir. Ini juga menjadi pertama kali brent menyentuh level US$ 100 lagi sejak 8 April 2026.

Harga minyak WTI naik 1% ke US$ 92,96 per barel.

Kenaikan harga minyak berimbas ke lonjakan harga dolar AS. Indeks dolar terbang ke 98,59 atau posisi tertinggi dalam 12 hari terakhir.

Lonjakan indeks dolar menandai investor tengah memburu dolar dan menjual instrument investasi non-denominasi dolar. Kondisi ini bisa memicu outflow dari Emerging Market sehingga memicu tekanan pada rupiah.

Harga minyak melonjak kembali setelah Iran memblokade Hormuz lagi. Pada penutupan perdagangan Rabu (22/4/2026).

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 4,75% pada April 2026. Beriringan dengan ditahannya suku bunga deposit facility 3,75% dan suku bunga lending facility 5,5% pada April 2026.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 21 dan 22 April memutuskan untuk mempertahankan BI Rate tetap sebesar 4,75%,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers yang diadakan secara daring pada Rabu (22/4/2026).

Perry menjelaskan keputusan ini konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.

Sementara itu, pasar saham Jepang dan Korea Selatan mencapai rekor tertinggi baru pada pada perdagangan hari ini, Kamis (23/4/2026), mengekor kenaikan saham AS semalam setelah Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata yang meningkatkan sentimen investor, sementara laporan pendapatan yang optimis juga ikut mengangkat sentimen.

“Berdasarkan fakta bahwa Pemerintah Iran sangat terpecah belah, tidak mengherankan dan, atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir, dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif, dari Pakistan, kami telah diminta untuk menunda serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat mengajukan proposal yang terpadu,” kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

Gencatan senjata akan diperpanjang sampai Teheran mengajukan proposal atau diskusi selesai, dan militer AS akan melanjutkan blokade pelabuhan Iran, menurut Trump.

Namun, jangka waktunya masih belum pasti. Media pemerintah Iran melaporkan pada hari Rabu bahwa para negosiator Teheran tidak akan menghadiri pembicaraan dengan AS, menyebutnya sebagai “buang-buang waktu.” Kurangnya komitmen dari Iran dilaporkan mendorong Wakil Presiden JD Vance untuk menunda perjalanannya untuk bergabung dalam pembicaraan perdamaian. Sementara itu, angkatan laut Iran juga mengatakan bahwa mereka telah menyita dua kapal kontainer di Selat Hormuz.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate naik 0,22% menjadi $93,2 per barel pada pukul 20.34 ET. Minyak mentah Brent naik 0,39% menjadi $102,25 per barel.

Indeks Nikkei 225 Jepang mencapai rekor tertinggi intraday di 60.013,98, didukung oleh kenaikan yang kuat pada saham-saham teknologi. Softbank Group Corp
naik lebih dari 6% sementara Mitsubishi Industries naik 1,86%.

Indeks Kospi Korea Selatan juga mencapai rekor tertinggi intraday di 6.538,72, naik 1,75%. Indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil naik 0,58%. Ekonomi negara tersebut tumbuh lebih dari yang diperkirakan pada tiga bulan pertama tahun ini, mencatat pertumbuhan tercepat sejak kuartal ketiga tahun 2020.

Pertumbuhan 1,7% pada Januari hingga Maret dari kuartal sebelumnya melebihi perkiraan Reuters sebesar 1,0% dan pulih dari kontraksi 0,2% pada kuartal sebelumnya.

Saham Samsung Electronics mencapai rekor intraday baru di angka 227.000. Investor juga memantau perkembangan ketenagakerjaan, karena serikat pekerja perusahaan memperkirakan lebih dari 30.000 pekerja akan menghadiri demonstrasi di Korea Selatan pada hari Kamis, menjelang rencana pemogokan bulan depan.

Indeks S&P/ASX 200 Australia berfluktuasi, naik 0,32%.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 26.169, dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks di 26.163,24. Rilis data inflasi Maret kota tersebut akan dipantau dengan cermat oleh investor.

Selama sesi perdagangan reguler hari Rabu, S&P 500 naik 1,05% dan ditutup pada 7.137,90, sementara Nasdaq yang didominasi saham teknologi naik 1,64% dan ditutup pada 24.657,57. Nasdaq mencapai rekor tertinggi intraday baru dalam sesi tersebut.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average naik 340,65 poin, atau 0,69%, dan ditutup pada 49.490,03.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

October 8, 2026
Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

October 8, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .