• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.805

Breaking! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.805

February 13, 2026
Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

October 9, 2026
IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 9, 2026
Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

October 9, 2026
Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

October 8, 2026
Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

October 8, 2026
Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

October 8, 2026
Tiket MotoGP 90% Terjual, BP BUMN: Dorong Industri Wisata Mandalika

Tiket MotoGP 90% Terjual, BP BUMN: Dorong Industri Wisata Mandalika

October 8, 2026
Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi

Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi

October 8, 2026
Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031

Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031

October 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.805

8 months ago
in ENTREPRENEUR
Breaking! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.805
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (13/2/2026).

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan pagi ini rupiah berada di posisi Rp16.805/US$ atau terapresiasi tipis 0,03%. Penguatan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Kamis (12/2/2026), rupiah ditutup melemah 0,21% di level Rp16.810/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,04% ke level 96,965. Penguatan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya DXY ditutup naik 0,09% di posisi 96,925.


Pergerakan rupiah pada perdagangan terakhir pekan ini diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen eksternal dan internal. Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti sejumlah agenda, termasuk rangkaian kegiatan Indonesia Economic Outlook 2026 , yang berpotensi memberi warna pada persepsi pasar terhadap arah kebijakan dan prospek ekonomi Indonesia ke depan.

Dari eksternal, dinamika dolar AS masih menjadi penentu utama arah mata uang global, termasuk rupiah. Secara mingguan, dolar AS masih berpeluang mencatat pelemahan, tertekan kombinasi penguatan sejumlah mata uang lain serta munculnya keraguan terhadap ketahanan ekonomi AS.

Meski pada pagi ini DXY menguat tipis, dolar masih berada di zona pelemahan sepanjang pekan ini.

Data terbaru menunjukkan klaim pengangguran AS turun, tetapi penurunannya lebih kecil dari ekspektasi pasar.

Rangkaian data tersebut menyusul laporan yang memperlihatkan pertumbuhan pekerjaan AS pada Januari meningkat di atas perkiraan, meski sejumlah analis menilai kenaikan tersebut belum mencerminkan kekuatan pasar tenaga kerja secara merata.

Lapangan kerja masih ditopang sektor tertentu seperti kesehatan, bantuan sosial, dan konstruksi, sementara revisi data juga mengindikasikan payrolls sempat negatif dalam beberapa bulan sepanjang 2025.

Pasar saat ini masih memperkirakan sekitar dua kali pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini, dengan pemangkasan pertama diproyeksikan terjadi pada Juni. Pelaku pasar juga menilai, selama tidak ada kejutan besar dari data inflasi, pergerakan dolar cenderung akan bergerak konsolidatif dalam waktu dekat.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

October 9, 2026
IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 9, 2026
Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

October 9, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .