• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dana Nasabah Mirae Sekuritas Hilang Rp 71 Miliar, Ini Respon Bos BEI

Dana Nasabah Mirae Sekuritas Hilang Rp 71 Miliar, Ini Respon Bos BEI

December 4, 2025
Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

October 9, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 9, 2026
Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

October 9, 2026
Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 9, 2026
Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

October 9, 2026
IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 9, 2026
Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

October 9, 2026
Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Dana Nasabah Mirae Sekuritas Hilang Rp 71 Miliar, Ini Respon Bos BEI

10 months ago
in Market
Dana Nasabah Mirae Sekuritas Hilang Rp 71 Miliar, Ini Respon Bos BEI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara terkait nasabah PT Mirae Asset Sekuritas bernama Irman (70) yang melaporkan kasus dugaan akses ilegal akun sekuritas ke Bareskrim Polri setelah mengaku kehilangan dana investasi senilai Rp 71 miliar di akun Rekening Dana Nasabah (RDN) miliknya.

Direktur Pengawasan Transaksi Dan Kepatuhan BEI Kristian Manulang mengaku, pihaknya telah menerima laporan terkait penyalahgunaan aset nasabah di rekening efek nasabah dari AB Mirae.

Selanjutnya, BEI akan menganalisa bersama dengan para regulator lainnya, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Kami (SRO) sudah melakukan analisis terkait kasus tersebut baik dari aspek transaksi maupun mutasi efek. Kami berkoordinasi di SRO dan berkoordinasi dengan OJK,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (4/12).

Ia menegaskan, setiap laporan kasus yang kami terima segera dilakukan analisis atau pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, BEI juga akan melakukan pembinaan terhadap Anggota Bursa terkait tata kelola IT.

“Memastikan AB sudah melakukan pengujian terhadap keandalan sistem IT yang diterapkan, penetration test dan fasilitasi untuk mendukung penguatan IT Security AB,” pungkasnya.

Sebagai informasi, nasabah PT Mirae Asset Sekuritas bernama Irman (70) melaporkan kasus dugaan akses ilegal akun sekuritas ke Bareskrim Polri setelah mengaku kehilangan dana investasi senilai Rp71 miliar di akun Rekening Dana Nasabah (RDN) miliknya.

Laporan dugaan illegal access tersebut telah terdaftar pada 28 November 2025. Kuasa hukum korban Krisna Murti, menyampaikan pihaknya juga telah menyerahkan sejumlah barang bukti berupa rekap transaksi aset yang diduga dilakukan secara tidak sah kepada penyidik untuk ditindaklanjuti.

“Hari ini kita melaporkan dugaan tindak pidana terhadap Mirae Sekuritas dengan adanya bahwa klien kami kehilangan uang di situ dengan jumlah Rp 71 miliar,” kata Krisna Murti, dikutip dari Detik News, Senin, (1/12/2025).

Kronologi singkat kejadian bermula pada 6 Oktober 2025 ketika korban menerima notifikasi konfirmasi transaksi melalui email meski tidak pernah melakukan perdagangan apa pun di aplikasi sekuritas tersebut. Keesokan harinya, korban melaporkan hal itu ke pihak sekuritas yang kemudian mengakui bahwa transaksi pada tanggal tersebut bukan dilakukan oleh nasabah, dengan indikasi awal mengarah pada adanya akses ilegal oleh pihak yang mengetahui data login korban.

Akibat kejadian itu, portofolio saham korban yang sebelumnya berisi saham-saham perbankan besar dan emiten telekomunikasi disebut telah hilang dan diganti dengan aset yang tidak dikenalnya, sehingga menyebabkan kerugian dalam jumlah besar. Meski telah dilakukan somasi, pihak sekuritas disebut belum memberikan respons resmi selain menyampaikan bahwa mereka masih melakukan investigasi internal.

Menanggapi laporan yang beredar, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyatakan telah melakukan investigasi internal dan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organizations (SRO), serta PPATK untuk mengungkap kasus tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dari pemeriksaan awal, terdapat indikasi kuat bahwa nasabah membagikan kata sandi dan akses akunnya kepada orang lain, yang merupakan pelanggaran keras terhadap pedoman keamanan dan berpotensi menimbulkan risiko pada akun tersebut. Temuan ini masih dalam proses pendalaman,” sebagaimana dikutip dari pertanyaan resmi perseroan di akun resmi Instagramnya.

Manajemen Mirae juga menegaskan siap menempuh langkah hukum jika ditemukan penyalahgunaan atau laporan yang dinilai merugikan reputasi perseroan.

Pihak Mirae Asset juga memastikan bahwa sistem, platform, dan operasional perusahaan tetap aman dan berjalan normal sesuai standar industri. Perusahaan mengimbau seluruh nasabah untuk menjaga kerahasiaan informasi akun, termasuk kata sandi, PIN, dan kode OTP, guna mencegah terjadinya akses tidak sah.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

October 9, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 9, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .