• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Dibuka Menguat 0,29% ke Level 8.235

IHSG Dibuka Menguat 0,29% ke Level 8.235

February 18, 2026
Kemenkeu Gelar Lelang Sukuk Hari ini, Target Raup Rp10 Triliun

Kemenkeu Gelar Lelang Sukuk Hari ini, Target Raup Rp10 Triliun

October 5, 2026
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

October 5, 2026
Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

October 5, 2026
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 6, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

IHSG Dibuka Menguat 0,29% ke Level 8.235

8 months ago
in News
IHSG Dibuka Menguat 0,29% ke Level 8.235
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pagi ini, Rabu (18/2/2026). Indeks dibuka naik 23,54 poin atau 0,29% ke level 8.235,81. Hari ini merupakan perdagangan perdana pasar modal RI setelah libur dua hari dalam rangka perayaan Imlek.

Selang satu menit setelah dibuka, IHSG semakin menguat dan tercatat naik hingga 0,65%.

Sebanyak 282 saham naik, 91 turun, dan 314 belum bergerak. Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 378,74 miliar, melibatkan 765,96 juta saham dalam 68.599 kali transaksi.

Saat ini, perhatian pasar akan beralih pada musim rilis keuangan dan buyback yang berlanjut. Pekan ini, pasar juga akan terasa pendek karena hanya buka tiga hari, ditambah nuansa Ramadan kian dekat.

Ramadan merupakan puncak konsumsi di Indonesia sehingga diharapkan bisa ikut menggeliatkan ekonomi serta pasar saham Indonesia.

Posisi IHSG kini sedang menguji resistance MA100 daily di level kisaran 8400, posisi ini rasanya masih sulit di tembus karena gerak indeks yang koreksi selama dua hari pada pekan lalu, menunjukkan gerak yang berlanjut sideways dulu.

Namun, perlu diantisipasi support terkini di MA200 daily di level 7800, menjadi penentu tren sideways yang masih bertahan, jika ini ditembus IHSG bisa downtrend lagi.

Sebaliknya, jika minggu ini terbentuk higher low baru, gerak menuju resistance selanjutnya bisa semakin terbuka, setidaknya IHSG diharapkan bisa menutup gap down dulu di area 8700.

Pelaku pasar juga mengarahkan fokus pada laporan keuangan sederet emiten. Setidaknya sudah ada 18 emiten yang rilis laporan keuangan sepanjang 2025 pada akhir pekan lalu.

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memimpin dengan pertumbuhan EPS tahunan pada kuartal IV/2025 lebih dari 1000%. Hal ini berkat divestasi bisnis es krim yang terjadi pada Desember lalu.

Nampaknya, tren laba UNVR masih bisa naik pada kuartal I/2026 mengingat mereka juga menjual bisnis teh Sariwangi ke grup Djarum. Meski begitu, perlu dicatat itu adalah aksi one-off saja, artinya untuk ke depan pendapatan sebesar itu tidak akan berulang.

Mayoritas emiten yang sudah merilis kinerja keuangan 2025 adalah perbankan. Sejumlah bank raksasa juga sudah merilis laporan keuangan. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengantongi laba bersih konsolidasi Rp 56,3 triliun sepanjang 2025. Bila dibandingkan dengan capaian 2024, laba emiten bersandi BMRI ini naik 0,93% secara tahunan (yoy).

PT Bank Negara Indonesia (BBNI) laporkan laba bersih Rp 20,04 triliun di 2025, turun 6,63% dari tahun sebelumnya. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencetak laba bersih Rp3,5 triliun pada 2025, meningkat 16% dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, indeks utama pasar ekuitas Asia dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (18/2/2025). Meski demikian, banyak pasar modal Asia masih libur merayakan tahun baru China.

Pelaku pasar diketahui masih akan mengamati risalah pertemuan Federal Reserve bulan Januari. Namun, katalis besar berikutnya minggu ini kemungkinan besar adalah pembacaan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi yang akan dirilis pada hari Jumat.

Indeks Nikkei 225 tercatat menguat 0,73% pagi ini seiring dengan ekspor Jepang naik 16,8% secara tahunan pada bulan Januari, jauh melampaui ekspektasi pasar dan tumbuh pada laju tercepat sejak November 2022 karena pengiriman ke Asia dan Eropa Barat melonjak.

Indeks saham Australia juga tercatat mengalami penguatan moderat pagi ini. Sementara itu indeks saham Korea Selatan KOSPI, indeks acuan China dan Hong Kong serta indeks acuan Singapura hari ini tidak diperdagangkan karena masih libur perayaan tahun baru China.

Sementara itu, tadi pagi Indeks S&P 500 menguat tipis, dengan penurunan saham-saham perangkat lunak membatasi kenaikan indeks tersebut.

Indeks S&P 500 yang menjadi acuan pasar yang lebih luas naik 0,1% dan ditutup pada 6.843,22, sementara Nasdaq Composite naik 0,14% dan ditutup pada 22.578,38. Dow Jones Industrial Average naik 32,26 poin, atau 0,07%, dan ditutup pada 49.533,19.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kemenkeu Gelar Lelang Sukuk Hari ini, Target Raup Rp10 Triliun

Kemenkeu Gelar Lelang Sukuk Hari ini, Target Raup Rp10 Triliun

October 5, 2026
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .