• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Lanjutkan Reli, Selangkah Lagi Tembus Level 8.900

IHSG Lanjutkan Reli, Selangkah Lagi Tembus Level 8.900

January 6, 2026
Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

October 9, 2026
Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 9, 2026
Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

October 9, 2026
IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 9, 2026
Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

October 9, 2026
Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

October 8, 2026
Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

October 8, 2026
Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

October 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

IHSG Lanjutkan Reli, Selangkah Lagi Tembus Level 8.900

9 months ago
in News
IHSG Lanjutkan Reli, Selangkah Lagi Tembus Level 8.900
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (6/1/2026), bergerak di zona hijau. Indeks naik 23,25 poin atau menguat 0,26% ke level 8.882,44 pada akhir perdagangan sesi pertama.

Sebanyak 383 saham naik, 275 turun, dan 153 tidak bergerak. Nilai transaksi hingga jeda makan siang hari ini tergolong ramai atau mencapai Rp 19,77 triliun melibatkan 44,79 miliar saham dalam 2,77 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar mencapai Rp 16.271 triliun.

Saham-saham komoditas masih menjadi yang paling ramai ditransaksikan hari ini. Transaksi di saham BUMI hari ini mencapai Rp 2,68 triliun, di saham RAJA Rp 924 miliar, di saham AMMN Rp 598 miliar, di saham DEWA Rp 507 miliar dan di saham RATU Rp 488 miliar.

Selain itu dari pasar negosiasi, tercatat ada transaksi senilai Rp 113,5 miliar di saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang melibatkan 311,4 ribu lot dalam lima kali transaksi. Adapun harga rata-rata transaksi tersebut mencapai Rp 3.643 per saham atau lebih premium dari perdagangan BBRI hari ini.

Mayoritas sektor perdagangan berada di zona hijau dengan penguatan terbesar dicatatkan oleh sektor barang baku. Sedangkan koreksi paling dalam hari ini dicatatkan oleh sektor energi.

Saham-saham yang menjadi penggerak utama IHSG termasuk AMMN, MDKA, PTRO, BBRI dan BSIM. Sedangkan pemberat utama kinerja indeks hari ini termasuk BMRI, DSSA, TLKM, ASII dan BREN.

Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih volatile di tengah kisruh di Venezuela. Investor juga masih mencerna data ekonomi terbaru serta arah ekonomi ke depan.

Pekan pertama 2026 dibuka dengan guncangan geopolitik dari Amerika Latin. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam sebuah operasi militer besar-besaran yang langsung menyasar jantung kekuasaan di Caracas. Peristiwa ini berpotensi memicu turbulensi di pasar global, di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik sejak awal tahun.

Beralih ke dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Indonesia pada Desember 2025 mencapai 0,64% secara bulanan (month-to-month/mtm) dan 2,92% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kelompok makanan menjadi pendorong utama tekanan harga sepanjang 2025, dengan inflasi 1,66% dan memberikan andil 0,48% terhadap inflasi nasional.

Secara historis, tingkat inflasi 2,92% ini lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2024 yang hanya 1,57%, yang juga tercatat sebagai inflasi tahunan terendah dalam sejarah Indonesia. Inlasli 2025 adalah yang tertinggi sejak 2023.

Sementara itu, pasar Asia-Pasifik dibuka beragam pada hari Selasa, melanjutkan reli di pasar saham global karena investor terus menilai ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung setelah serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Nicolas Maduro.

Indeks acuan Nikkei 225 Jepang naik 1,12%, sementara Topix melonjak 1,48% ke rekor tertinggi. Kospi Korea Selatan turun 0,85%, sementara Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil naik tipis 0,09%. ASX/S&P 200 Australia turun 0,42%.

Indeks Hang Seng Hong Kong diperkirakan akan dibuka lebih tinggi, dengan kontrak berjangka diperdagangkan pada 26.562, dibandingkan penutupan sebelumnya di 26.347,24.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

October 9, 2026
Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 9, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .