• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Investasi Jumbo di AI, Adani Group Bakal Guyur Duit Sampai Rp1.600 T

Investasi Jumbo di AI, Adani Group Bakal Guyur Duit Sampai Rp1.600 T

February 17, 2026
Asing Terciduk Kompak Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

Asing Terciduk Kompak Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

October 8, 2026
Investor Lirik Obligasi AS, Ramai-ramai Kabur dari Bursa Asia

Investor Lirik Obligasi AS, Ramai-ramai Kabur dari Bursa Asia

October 8, 2026
FTSE Russell Pertahankan Status RI, Pantau Reformasi Pasar Modal

FTSE Russell Pertahankan Status RI, Pantau Reformasi Pasar Modal

October 8, 2026
Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

October 8, 2026
Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

October 8, 2026
Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

October 8, 2026
Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

October 8, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Investasi Jumbo di AI, Adani Group Bakal Guyur Duit Sampai Rp1.600 T

8 months ago
in ENTREPRENEUR
Investasi Jumbo di AI, Adani Group Bakal Guyur Duit Sampai Rp1.600 T
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Konglomerat India Adani Group mengumumkan rencana investasi sebesar US$100 miliar atau sekitar Rp1.600 triliun untuk mengembangkan pusat data siap kecerdasan buatan (AI) yang ditopang energi terbarukan hingga 2035.

Melansir CNBC International, Selasa (17/2/2026), proyek ini ditujukan untuk membangun platform pusat data terintegrasi terbesar di dunia dan memperkuat posisi India dalam persaingan global AI.

Perusahaan menyatakan investasi tersebut berpotensi menciptakan ekosistem infrastruktur AI senilai hingga US$250 miliar selama satu dekade ke depan, serta memicu tambahan belanja sekitar US$150 miliar di sektor manufaktur server, platform cloud nasional, dan industri pendukung lainnya.

“Dunia sedang memasuki revolusi kecerdasan yang lebih dalam dibanding Revolusi Industri sebelumnya,” ujar Ketua Adani Group Gautam Adani dalam pernyataan resmi. Ia menegaskan India tidak hanya akan menjadi pengguna teknologi AI.

“India tidak akan hanya menjadi konsumen di era AI. Kami akan menjadi pencipta, pembangun, dan pengekspor kecerdasan,” katanya.

Dorongan AI ini akan memperluas jaringan pusat data nasional AdaniConnex, usaha patungan Adani Group dengan EdgeConnex, dari kapasitas saat ini sekitar 2 gigawatt (GW) menuju target 5 GW. Perusahaan menyebut skala tersebut akan menjadikannya platform pusat data terintegrasi terbesar secara global.

Adani Group juga mengungkapkan kemitraan strategis dengan Google, serta menyatakan tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah pemain teknologi besar lain untuk membangun kampus pusat data berskala besar di berbagai wilayah India. Sebelumnya, induk Google, Alphabet, telah menyatakan komitmen investasi US$15 miliar dalam lima tahun untuk pengembangan pusat data AI di India selatan.

Pengumuman investasi ini disampaikan bertepatan dengan penyelenggaraan AI Impact Summit India, ajang lima hari yang dihadiri para pemimpin global dan eksekutif teknologi, termasuk CEO OpenAI Sam Altman dan CEO Alphabet Sundar Pichai, yang disebut sebagai pertemuan AI internasional besar pertama di kawasan Global South.

Pasar merespons positif kabar tersebut. Saham Adani Enterprises, perusahaan unggulan grup, menguat sekitar 2,3% dan menjadi salah satu penguat utama indeks Nifty 50. Saham Adani Green Energy juga tercatat naik sekitar 1,8%.

Meski demikian, pergerakan saham Adani Group dalam beberapa pekan terakhir berfluktuasi di tengah tekanan hukum yang membayangi. Dokumen pengadilan di Amerika Serikat mengungkap rencana Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) melayangkan surat panggilan kepada Gautam Adani dan keponakannya terkait dugaan penyuapan dan penipuan. Adani Group membantah tuduhan tersebut dan menyatakan akan menempuh seluruh jalur hukum yang tersedia.

(dce)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Asing Terciduk Kompak Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

Asing Terciduk Kompak Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

October 8, 2026
Investor Lirik Obligasi AS, Ramai-ramai Kabur dari Bursa Asia

Investor Lirik Obligasi AS, Ramai-ramai Kabur dari Bursa Asia

October 8, 2026
FTSE Russell Pertahankan Status RI, Pantau Reformasi Pasar Modal

FTSE Russell Pertahankan Status RI, Pantau Reformasi Pasar Modal

October 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .