• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Menkeu Purbaya Ungkap Alasan IHSG Gagal ke 9.000 Tahun Lalu

Menkeu Purbaya Ungkap Alasan IHSG Gagal ke 9.000 Tahun Lalu

January 2, 2026
Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

October 8, 2026
Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

October 8, 2026
Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

October 8, 2026
Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

October 8, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Menkeu Purbaya Ungkap Alasan IHSG Gagal ke 9.000 Tahun Lalu

9 months ago
in News
Menkeu Purbaya Ungkap Alasan IHSG Gagal ke 9.000 Tahun Lalu
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal parkir di level 9.000 pada akhir 2025 karena desain kebijakan yang kurang sesuai. 

“Harusnya kalau kemarindesainnya sesuai dengan desain saya sekarang sudah 9.000. Tapi kan udah itu sedikit, ke depan dengan kebijakan dan sinkron dan ekonominya bagus harusnya naik lebih cepat,” jelasnya, Rabu (31/12/2025).

Oleh karena itu dia optimistis pada 2026,IHSG akan menyentuh level 10.000. “10.000 tahun depan? lebih lah,” kata Purbaya.

Ucapannya itu didasarkan pada kebijakan pemerintah yang kian sinkron, selain juga didorong ekonomi Indonesia yang kian membaik.

Sementara itu, pada Selasa (30/12/2025), IHSG berada di level 8.646,94. Ini mengalami kenaikan tipis 2,68 poin atau menguat 0,03%.

Nilai transaksinya mencapai Rp 20,61 triliun, terdiri dari 39,54 miliar saham pada 2,6 juta kali transaksi. Terdapat 346 saham yang menguat dan 146 tidak bergerak.

IHSG juga sempat berada di rekor tertinggi 8.711 pada 8 Desember 2025 dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp 16.004 triliun.

Adapun IHSG mengalami perjalanan jatuh-bangun sepanjang 2025, bahkan sempat tertekan tajam di awal tahun. Meski demikian, IHSG berhasil bangkit dan mencatatkan rekor All Time High (ATH) sebanyak 24 kali hingga akhir 2025.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman menjelaskan pada paruh pertama 2025 IHSG sempat turun hingga level terendah 5.996. Tekanan tersebut dipicu oleh kondisi global, geopolitik, serta kebijakan tarif dagang resiprokal Amerika Serikat yang diumumkan Presiden Donald Trump.

Selain faktor global, pelemahan nilai tukar rupiah dan eskalasi konflik di Timur Tengah turut menekan pergerakan indeks. Tiga faktor tersebut membuat pasar modal domestik berada dalam kondisi penuh kehati-hatian di awal tahun.

Untuk meredam gejolak, otoritas pasar modal mengambil sejumlah langkah antisipatif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI, dan SRO menetapkan kebijakan buyback saham tanpa RUPS serta melakukan dialog soliditas dengan para pemangku kepentingan pasar modal.

BEI juga melakukan penyesuaian aturan perdagangan, termasuk penerapan trading halt, penyesuaian aturan auto rejection bawah (ARB), serta penguatan mekanisme pengamanan pasar. Penyesuaian regulasi ini menjadi salah satu faktor yang mendorong rebound IHSG pada paruh kedua 2025.

“Dari aturan yang dibuat oleh OJK maupun Bursa dan SRO, menyebabkan bahwa pasar modal kita rebound di paruh kedua 2025,” jelas Iman dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, (30/12/2025).

Pemulihan pasar turut ditopang oleh membaiknya kondisi global, termasuk penurunan suku bunga acuan The Fed yang terjadi tiga kali sepanjang paruh kedua 2025. Dari dalam negeri, kebijakan pro-pertumbuhan pemerintah serta injeksi likuiditas hingga Rp200 triliun dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa turut menopang kepercayaan investor.

Berkat hal tersebut dan pendalaman pasar oleh BEI, KSEI & KPEI, IHSG mencetak rekor tertinggi di level 8.711 pada 8 Desember 2025 dengan kapitalisasi pasar menembus Rp16.000 triliun. IHSG pun mencapai ATH hingga 24 kali.

“Sehingga kalau kita lihat paling kanan, all time high kita tercapai di 8 Desember dengan nilai 8.711. Market cap kita tembus 16.000 triliun. Berapa kali all time high selama setahun ini? 24 kali,” ujar Iman.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

October 8, 2026
Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

October 8, 2026
Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

October 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .