• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
OJK Buka Data Saham Dikuasai Segelintir Orang, Investor Wajib Waspada

OJK Buka Data Saham Dikuasai Segelintir Orang, Investor Wajib Waspada

April 11, 2026
OJK Bongkar Kasus Penipuan Perusahaan Pinjol RI, Begini Kronologinya

OJK Bongkar Kasus Penipuan Perusahaan Pinjol RI, Begini Kronologinya

April 11, 2026
Tumpukan Uang Rp 11 Triliun di Kejagung, Ini Sumbernya

Tumpukan Uang Rp 11 Triliun di Kejagung, Ini Sumbernya

April 11, 2026
Menkeu RI Ditolak Masuk Istana Perkara Ganti Mobil Dinas ke Kijang Tua

Menkeu RI Ditolak Masuk Istana Perkara Ganti Mobil Dinas ke Kijang Tua

April 11, 2026
China Kasih 5 Sinyal Bahaya, Siap-siap Hadapi Kondisi Terburuk

China Kasih 5 Sinyal Bahaya, Siap-siap Hadapi Kondisi Terburuk

April 11, 2026
Keluarga Prajogo Pangestu Jual Saham BREN Rp1,58 Triliun, Kenapa?

Keluarga Prajogo Pangestu Jual Saham BREN Rp1,58 Triliun, Kenapa?

April 11, 2026
Perang Bikin Biaya Logistik Melonjak, Bisnis Pelayaran Cuan?

Perang Bikin Biaya Logistik Melonjak, Bisnis Pelayaran Cuan?

April 11, 2026
FTSE Tetap Pertahankan Status RI, Sinyal Positif Buat Investor

FTSE Tetap Pertahankan Status RI, Sinyal Positif Buat Investor

April 11, 2026
Ada Perang, Kontraktor Tambang Yakin Ekspansi Bisnis Emas

Ada Perang, Kontraktor Tambang Yakin Ekspansi Bisnis Emas

April 11, 2026
BEI Tendang 18 Emiten, Simak Jadwal Buyback Sahamnya

BEI Tendang 18 Emiten, Simak Jadwal Buyback Sahamnya

April 11, 2026
Witness Intimidation Allegations Rock Adrian Campbell as AFP Links Case to M GIM Trading Collapse

Witness Intimidation Allegations Rock Adrian Campbell as AFP Links Case to $23M GIM Trading Collapse

April 11, 2026
BTN Salurkan 6 Juta KPR hingga April 2026

BTN Salurkan 6 Juta KPR hingga April 2026

April 11, 2026
Adrian Campbell Back In The News Headlines

Adrian Campbell Back In The News Headlines

April 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, April 11, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

OJK Buka Data Saham Dikuasai Segelintir Orang, Investor Wajib Waspada

14 hours ago
in ENTREPRENEUR
OJK Buka Data Saham Dikuasai Segelintir Orang, Investor Wajib Waspada
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan bersama Bursa Efek Indonesia dan Kustodian Sentral Efek Indonesia mulai membuka informasi terkait saham dengan kepemilikan yang sangat terkonsentrasi. Kebijakan ini menjadi langkah baru untuk meningkatkan transparansi di pasar modal.

Melalui publikasi tersebut, investor kini bisa melihat gambaran struktur kepemilikan emiten, khususnya saham yang sebagian besar dikuasai oleh segelintir pihak atau kelompok yang saling terafiliasi.

Secara sederhana, saham dalam kategori ini adalah saham yang kepemilikannya tidak tersebar luas di publik, melainkan terkonsentrasi pada pihak-pihak tertentu saja. Kondisi ini berbeda dengan saham pada umumnya yang dimiliki oleh banyak investor.

Langkah ini diharapkan dapat membantu pelaku pasar dalam memahami potensi risiko yang mungkin muncul dari struktur kepemilikan yang tidak merata.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa publikasi data ini akan menjadi informasi tambahan yang penting bagi investor.

“Ini bukan karena pelanggaran tertentu, tapi sebagai bentuk keterbukaan informasi untuk saham-saham yang terkonfirmasi memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi,” ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Menurutnya, data ini dapat dimanfaatkan sebagai early warning bagi investor dalam mengambil keputusan investasi, tanpa mengganggu mekanisme pasar yang berjalan.

Data HSC tersebut disusun berdasarkan metodologi penentuan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi, mencakup saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat, dengan posisi per 31 Maret 2026.

Berdasarkan data yang telah dipublikasikan, terdapat sembilan emiten dengan tingkat kepemilikan terkonsentrasi di atas 95%. Posisi teratas ditempati oleh PT Rockfields Properti Indonesia Tbk. (ROCK) dengan tingkat kepemilikan mencapai 99,85%, diikuti oleh PT Ifishdeco Tbk. (IFSH) sebesar 99,77% dan PT Satria Mega Kencana Tbk. (SOTS) sebesar 98,35%.

Selanjutnya, PT Samator Indo Gas Tbk. (AGII) mencatatkan konsentrasi kepemilikan sebesar 97,75%, disusul PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) sebesar 97,31%. Emiten lainnya yang juga masuk dalam daftar ini antara lain PT Panca Anugrah Wisesa Tbk. (MGLV), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. (LUCY), dan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO), dengan tingkat kepemilikan di atas 95%.

OJK menegaskan bahwa ke depan, bersama Self-Regulatory Organization SRO, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan publikasi data serupa secara berkala sebagai bagian dari upaya memperkuat keterbukaan informasi di pasar modal Indonesia.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Bongkar Kasus Penipuan Perusahaan Pinjol RI, Begini Kronologinya

OJK Bongkar Kasus Penipuan Perusahaan Pinjol RI, Begini Kronologinya

April 11, 2026
Tumpukan Uang Rp 11 Triliun di Kejagung, Ini Sumbernya

Tumpukan Uang Rp 11 Triliun di Kejagung, Ini Sumbernya

April 11, 2026
Menkeu RI Ditolak Masuk Istana Perkara Ganti Mobil Dinas ke Kijang Tua

Menkeu RI Ditolak Masuk Istana Perkara Ganti Mobil Dinas ke Kijang Tua

April 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .