• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pasutri Hidup Mewah di Jakarta, Ternyata Hasil Rampok Bank Rp 219 M

Pasutri Hidup Mewah di Jakarta, Ternyata Hasil Rampok Bank Rp 219 M

February 15, 2026
Bank Dunia Tunjuk Petinggi BNP Paribas Jadi CFO & Direktur Eksekutif

Bank Dunia Tunjuk Petinggi BNP Paribas Jadi CFO & Direktur Eksekutif

October 9, 2026
Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

October 9, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 9, 2026
Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

October 9, 2026
Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 9, 2026
Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

October 9, 2026
IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 9, 2026
Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

October 9, 2026
Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Pasutri Hidup Mewah di Jakarta, Ternyata Hasil Rampok Bank Rp 219 M

8 months ago
in ENTREPRENEUR
Pasutri Hidup Mewah di Jakarta, Ternyata Hasil Rampok Bank Rp 219 M
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kehidupan glamor sepasang suami-istri di Batavia pada awal abad ke-20 sempat membuat banyak orang iri. Mereka dikenal mapan, bergaya elite, dan tak pernah terlihat kekurangan.

Namun di balik kemewahan itu, tersimpan skandal besar yang akhirnya terbongkar. Sang suami, A.M. Sonneveld, ternyata bukan sekadar pegawai biasa. Ia memiliki posisi penting di sebuah bank besar pada masa Hindia Belanda, yang memberinya akses langsung terhadap dana nasabah dalam jumlah besar.

Posisi strategis itulah yang kemudian disalahgunakan. Alih-alih menjaga kepercayaan, Sonneveld justru memanfaatkan jabatannya untuk menggelapkan uang bank hingga nilainya setara puluhan miliar rupiah saat ini.

Sonneveld merupakan mantan perwira KNIL atau Tentara Hindia Belanda saat tiba di Batavia. Saat pensiun, ia bekerja di sebuah bank bernama Nederlandsch Indie Escompto Maatschappi.

Di bank tersebut, ia menjadi kepala bagian yang mengurusi uang nasabah. Praktisnya, gaji yang diterimanya cukup besar.

Namun ternyata banyak orang yang terkejut saat mendengar nama A.M Sonneveld terlibat pelanggaran hukum. Pada September 1913, banyak koran di Hindia Belanda melaporkan tindakan melanggar hukum pegawai bank di Batavia, yang ternyata Sonneveld.

Salah satu berita dari harian Deli Courant (5 September 1913), dia disebutkan mencuri uang nasabah sebesar 122 ribu gulden.

Sebagai informasi, jumlah uang itu bisa membeli 73 kg gram, karena harganya 1,67 gulden gram. Artinya jika dikonversi harga emas sekitar 3 juta per gram beberapa waktu lalu, jumlahnya sama dengan Rp 219 miliar.

Pihak bank melakukan investigasi soal masalah tersebut. Kemudian diketahui Sonneveld melakukan permainan kotor.

Ternyata, Sonneveld mengetahui kejahatannya telah ketahuan pihak bank. Ia dan istri memilih kabur ke luar kota jauh sebelum ditetapkan sebagai tersangka, dan pihak kepolisian menetapkan keduanya sebagai buronan.

Deskrips fisiknya diberitakan di banyak koran dan tempat. Ini membantu penemuan Sonneveld yang ternyata kabur ke Bandung menggunakan kereta api dari Meester Cornelis atau kini bernama Jatinegara.

Dari sana, ia dan istri melanjutkan perjalanan ke Surabaya menggunakan kereta api. Bataviaasch Nieuswblad (7 September 2013) melaporkan Sonneveld sempat bertemu dengan temannya saat perjalanan tersebut.

Kepada temannya yang bertanya tujuan perjalanan, ia bilang akan pergi ke Hong Kong melalui Surabaya. Perjalanan itu ia sebut sebagai studi banding ke cabang Bank Escompto yang berada di Hong Kong.

Namun temannya tahu informasi itu hanya kebohongan sementara. Temannya itu lalu melaporkan cerita itu ke polisi, dan pihak kepolisian Hindia Belanda menghubungi polisi Hong Kong.

Hasilnya Sonneveld dan istrinya berhasil ditangkap saat menginjakkan kaki di Hong Kong. Mereka lalu diciduk polisi dan diekstradisi ke Hindia Belanda, tas yang dibawanya kemudian diketahui berisi sisa uang pencurian.

Di Indonesia, ia dibawa ke meja hijau. Sonneveld mengaku kejahatannya dengan alasan memenuhi keinginan hidup mewah, dan istrinya mengetahui tindakan suaminya serta berupaya menutupinya. Sonneveld dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dan istrinya selama tiga tahun.

(fab/fab)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bank Dunia Tunjuk Petinggi BNP Paribas Jadi CFO & Direktur Eksekutif

Bank Dunia Tunjuk Petinggi BNP Paribas Jadi CFO & Direktur Eksekutif

October 9, 2026
Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

October 9, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

October 9, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .