• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

April 23, 2026
IHSG Anjlok 1% Lebih, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1% Lebih, Ini Penyebabnya

October 8, 2026
IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

October 8, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1,03% ke Level 6.083

Breaking! IHSG Anjlok 1,03% ke Level 6.083

October 8, 2026
OJK Cabut Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura di Kawasan SCBD

OJK Cabut Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura di Kawasan SCBD

October 8, 2026
Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, BNI per Oktober 2026

Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, BNI per Oktober 2026

October 8, 2026
Danantara Resmikan Hasil Merger 23 Entitas Kawasan Industri 5 November

Danantara Resmikan Hasil Merger 23 Entitas Kawasan Industri 5 November

October 8, 2026
Emiten Sinar Ini Caplok Bank di Timor Leste, Rogoh Duit Rp64,44 Miliar

Emiten Sinar Ini Caplok Bank di Timor Leste, Rogoh Duit Rp64,44 Miliar

October 8, 2026
Danantara & Bakrie Kompak Borong Migas AS, Ini Profil HighPeak Energy

Danantara & Bakrie Kompak Borong Migas AS, Ini Profil HighPeak Energy

October 8, 2026
Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

October 8, 2026
Sosok Mu’min Ali Gunawan, Taipan RI yang Mundur dari Preskom PANS

Sosok Mu’min Ali Gunawan, Taipan RI yang Mundur dari Preskom PANS

October 8, 2026
Sehari Pasca Caplok Perusahaan Migas AS, Saham ENRG Anjlok 5%

Sehari Pasca Caplok Perusahaan Migas AS, Saham ENRG Anjlok 5%

October 8, 2026
Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

October 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

6 months ago
in Market
Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun semakin dalam. Sekitar satu jam setelah pembukaan perdagangan, IHSG turun lebih dari 1%. 

IHSG kembali menyentuh level 7.400-an dengan koreksi -87,85 poin atau -1,16% per pukul 10.15 WIB. Dalam satu jam perdagangan IHSG bergerak pada rentang 7.429,05–7.582,5. Artinya IHSG sempat berada di zona hijau, tetapi tidak mampu bertahan lama. 

Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 7,3 triliun, melibatkan 20,77 miliar saham dalam 1,23 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun turun menjadi Rp 13.292 trilun. 

Mengutip Refinitiv, secara sektoral, utilitas yang membuat IHSG terpuruk pagi ini. Utilitas mengalami koreksi 4,14% dan diikuti oleh energi -1,62%. 

Adapun saham-saham konglomerasi bisnis Prajogo Pangestu tercatat ambruk berjamaah pada perdagangan hari ini. Saham BREN dan DSSA yang terdampak pengumuman MSCI terbaru masih menjadi beban utama IHSG.

BREN yang turun 6% lebih berkontribusi sebesar 11,07 poin terhadap penurunan IHSG. Kemudian DSSA yang anjlok 5,58% menyumbang -10,58 poin. 

Selain itu sejumlah saham komoditas juga ikut membebani IHSG, seperti Amman Mineral (AMMN), Bumi Resources Minerals (BRMS), dan Bayan Resources (BYAN). 

Sebagaimana diketahui,BREN dan DSSA mendapatkan tekanan jual besar sejak pengumuman dari MSCI. Indeks global itu mengumumkan akan mendepak saham yang tercatat dalam daftar High Shareholder Concentration (HSC) yang dikeluarkan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Diketahui BREN dan DSSA tercatat di antara 9 saham yang masuk daftar HSC.

Investor asing tercatat kompak secara masif melepas saham BREN dan DSSA pada perdagangan kemarin. Keputusan MSCI untuk mengeksekusi penghapusan emiten HSC pada Mei mendatang akan memicu restrukturisasi portofolio asing yang terukur. Penghapusan saham seperti BREN dan DSSA diproyeksikan akan memaksa likuidasi dana pasif sekitar Rp25,5 triliun.

Adapun ambruknya IHSG hari ini juga terjadi beriringan dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin dalam pada perdagangan Kamis (23/4/2026).

Melansir data Refinitiv, per pukul 09.32 WIB mata uang Garuda tercatat melemah 0,79% ke level Rp17.305/US$. Level ini sekaligus menjadi posisi terlemah rupiah sepanjang masa yang baru secara intraday. Tak hanya itu, pelemahan tersebut juga menandai rupiah telah menembus level psikologis baru di Rp17.300/US$.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Anjlok 1% Lebih, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1% Lebih, Ini Penyebabnya

October 8, 2026
IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

October 8, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1,03% ke Level 6.083

Breaking! IHSG Anjlok 1,03% ke Level 6.083

October 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .