• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saham Ini Calon Multibagger 2026

Saham Ini Calon Multibagger 2026

January 2, 2026
Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

October 9, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 9, 2026
Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

October 9, 2026
Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 9, 2026
Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

October 9, 2026
IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 9, 2026
Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

October 9, 2026
Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Saham Ini Calon Multibagger 2026

9 months ago
in Lifestyle
Saham Ini Calon Multibagger 2026
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Anak Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Achilles Sadewa mengatakan saham-saham yang tergabung dalam grup Bakrie dan Hapsoro berpotensi multibagger pada tahun 2026.

“Menurut gua nih saham-sahamnya Pak Bakrie atau Pak Hapsoro udah oke juga sih. Sampai kuartal II, kuartal III-2026. Cukup, itu juga apalagi dia ngejar [masuk indeks] MSCI kan,” kata Yudo di Podcast Cuap Cuap Cuan, dikutip Jumat (2/1/2026).

Dari sisi sektor, ia menyebut saham pertambangan emas berpotensi multibagger di tahun 2026. Sebab, Yudo mengatakan harga emas dan perak terus bergerak naik dan pasti akan meningkat terus.

“Dan saham cenderung ngikutin harga. Nah saham komoditas tersebut cenderung mengikuti harga emas dan perak. Dan pastinya gain-nya lebih besar di saham,” ungkapnya.

Sementara itu, saham pertambangan batu bara dianggap kurang berpotensi bagger untuk kuartal I-2026.

Kemudian, Yudo menyebut saham-saham perbankan blue chip seperti PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dapat menjadi pilihan untuk dikoleksi tahun depan. Meskipun ia mengakui pergerakan keuntungannya lambat.

“Terus kalo saham-saham untuk sektor perbankan menurut gua sih saham-saham blue chip kayak BCA, BRI, Mandiri, saham-saham yang return-nya kayak keong. Itu juga cukup oke sih untuk dikoleksi,” tutur Yudo.

Lebih lanjut, ia menyebut saham-saham bank digital dapat menjadi pilihan investasi dengan risiko tinggi. Yudo menyinggung saham PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA) yang baru melakukan initial public offering (IPO) dan sempat menyentuh batas auto rejection atas (ARA) beberapa kali sampai kemudian turun dan auto rejection bawah (ARB).

“Tapi kemarin kan sempet hype juga tuh IPO Superbank kalo nggak salah. Kalo nggak salah IPO Superbank tuh berapa (hari) ARA tuh. Terus udah itu anjlok ARB,” ucapnya.

Yudo menyarankan jika ingin berinvestasi di saham IPO, para investor memasang trailing stop 5%. Itu adalah fitur otomatis mengirim order jual ketika harga pasar turun menyentuh stop price yang ditentukan.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

October 9, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 9, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .