• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Siap-Siap, 4 Perusahaan Ini Bakal Luncurkan ETF Gold Tahun Depan

Siap-Siap, 4 Perusahaan Ini Bakal Luncurkan ETF Gold Tahun Depan

December 10, 2025
OJK Cabut Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura di Kawasan SCBD

OJK Cabut Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura di Kawasan SCBD

October 8, 2026
Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, BNI per Oktober 2026

Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, BNI per Oktober 2026

October 8, 2026
Danantara Resmikan Hasil Merger 23 Entitas Kawasan Industri 5 November

Danantara Resmikan Hasil Merger 23 Entitas Kawasan Industri 5 November

October 8, 2026
Emiten Sinar Ini Caplok Bank di Timor Leste, Rogoh Duit Rp64,44 Miliar

Emiten Sinar Ini Caplok Bank di Timor Leste, Rogoh Duit Rp64,44 Miliar

October 8, 2026
Danantara & Bakrie Kompak Borong Migas AS, Ini Profil HighPeak Energy

Danantara & Bakrie Kompak Borong Migas AS, Ini Profil HighPeak Energy

October 8, 2026
Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

October 8, 2026
Sosok Mu’min Ali Gunawan, Taipan RI yang Mundur dari Preskom PANS

Sosok Mu’min Ali Gunawan, Taipan RI yang Mundur dari Preskom PANS

October 8, 2026
Sehari Pasca Caplok Perusahaan Migas AS, Saham ENRG Anjlok 5%

Sehari Pasca Caplok Perusahaan Migas AS, Saham ENRG Anjlok 5%

October 8, 2026
Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

October 8, 2026
Bank Raya (AGRO) Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya

Bank Raya (AGRO) Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya

October 8, 2026
OJK Mau Perpanjang Batas Kredit Macet Pinjaman Online Jadi 180 Hari

OJK Mau Perpanjang Batas Kredit Macet Pinjaman Online Jadi 180 Hari

October 8, 2026
Nasabah Bisa Dapat Pinjaman dari Banyak Pindar, OJK Ingatkan Ini

Nasabah Bisa Dapat Pinjaman dari Banyak Pindar, OJK Ingatkan Ini

October 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Siap-Siap, 4 Perusahaan Ini Bakal Luncurkan ETF Gold Tahun Depan

10 months ago
in ENTREPRENEUR
Siap-Siap, 4 Perusahaan Ini Bakal Luncurkan ETF Gold Tahun Depan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) akan meluncurkan Reksa Dana Bursa Syariah berbasis emas atau biasa dikenal ETF Emas, yang ditargetkan dilakukan awal tahun depan.

Sebagai bagian dari rencana tersebut, Mandiri Manajemen Investasi bersama PT Pegadaian dan Deutsche Bank telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Senin (08/12/2025) lalu.

Sebelumnya MMI menjalin kerja sama strategis dengan Mandiri Sekuritas sebagai Dealer Partisipan pertama untuk Reksa Dana Bursa (RDB) Emas Syariah, serta PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) sebagai mitra Bullion Bank untuk mengawali kolaborasi melalui eksplorasi potensi pengembangan, pembentukan, peluncuran, sampai dengan pengelolaan produk investasi berbasis emas.

Dalam beberapa bulan terakhir, Mandiri Investasi, Mandiri Sekuritas, BSI, Pegadaian, dan Deutsche Bank telah melakukan persiapan teknis secara intensif, mulai dari finalisasi mekanisme penyediaan dan penyimpanan emas fisik, tata kelola kustodian, infrastruktur perdagangan RDB, hingga memastikan kesesuaian struktur produk dengan prinsip syariah.

Seluruh proses tersebut diarahkan untuk memastikan produk siap diluncurkan segera setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK (POJK) tentang Reksa Dana Berbentuk KIK yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek dengan aset yang mendasari berupa emas, yang saat ini memasuki tahap finalisasi. Mandiri Investasi menargetkan peluncuran RDB Emas Syariah dilakukan sesaat setelah regulasi tersebut resmi dirilis.

Secara historis, Mandiri Investasi telah mengelola 14 Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) dengan underlying berupa Reksa Dana Bursa / ETF emas global.

Sesuai MoU terbaru, Pegadaian akan berperan sebagai Bullion Bank, sedangkan Deutsche Bank akan berperan sebagai Bank Kustodian. Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti menjelaskan bahwa Pegadaian akan menyediakan dan menyimpan emas fisik yang menjadi underlying RDB Emas Syariah Mandiri Investasi.

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya kami mendukung pemerintah memperkuat ekosistem industri emas nasional serta memperluas layanan emas bagi masyarakat,” ujar Selfie dalam keterangannya.

Sementara itu, Deutsche Bank memiliki pengalaman panjang dalam mengadministrasikan transaksi ETF berbasis efek dan berbasis emas di berbagai pasar internasional.

“Dengan pengalaman global dan infrastruktur yang kuat, kami memastikan pengadministrasian Reksa Dana dilakukan sesuai standar tertinggi demi menjaga kepercayaan investor serta mendukung perkembangan industri pasar modal,” jelas Samir Shivaji Dhamankar, Head of Corporate Bank Indonesia and Head of Trust & Securities Services ASEAN Deutsche Bank.

Direktur Mandiri Investasi Ernawan Rahmat Salimsyah menegaskan bahwa kolaborasi strategis ini ditujukan untuk menghadirkan ekosistem RDB Emas Syariah yang likuid, terjangkau, dan mudah diperdagangkan layaknya saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Produk ini dirancang memiliki underlying emas fisik murni yang tersimpan di Bullion Bank dan memenuhi prinsip syariah sesuai Fatwa DSN MUI No. 163/DSN-MUI/VII/2025.

Selain efisiensi dan transparansi yang menjadi keunggulan RDB, Ernawan menekankan bahwa produk ini juga dirancang mengikuti dinamika harga emas domestik maupun global dengan biaya per unit penyertaan yang kompetitif.

“RDB Emas Syariah yang akan kami luncurkan dapat menjadi solusi investasi modern dibandingkan menyimpan emas fisik. Produk ini mudah ditransaksikan, transparan, dan sangat relevan bagi investor yang mencari instrumen safe haven atau diversifikasi portofolio,” ujarnya.

Mandiri Investasi optimistis produk ini akan mendapat sambutan kuat dari investor institusi maupun ritel, serta menjadi katalis pertumbuhan AUM perusahaan pada 2026. Hingga 4 Desember 2025, dana kelolaan konsolidasi Mandiri Investasi telah melampaui Rp 80 triliun dan diproyeksikan terus meningkat hingga akhir tahun.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Cabut Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura di Kawasan SCBD

OJK Cabut Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura di Kawasan SCBD

October 8, 2026
Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, BNI per Oktober 2026

Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, BNI per Oktober 2026

October 8, 2026
Danantara Resmikan Hasil Merger 23 Entitas Kawasan Industri 5 November

Danantara Resmikan Hasil Merger 23 Entitas Kawasan Industri 5 November

October 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .