• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
4 Mata Uang Negara Ini Paling Tersiksa Lawan Dolar AS

4 Mata Uang Negara Ini Paling Tersiksa Lawan Dolar AS

January 11, 2026
Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

September 22, 2026
Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an

Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an

September 22, 2026
Diam-Diam Konglomerat Pengendali Saratoga Borong Saham Rp 1,49 M

Diam-Diam Konglomerat Pengendali Saratoga Borong Saham Rp 1,49 M

September 22, 2026
Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

September 22, 2026
Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

September 22, 2026
IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

September 22, 2026
Bursa Vietnam Naik Kelas, FTSE Buka Keran Dana Asing Rp100 Triliun

Bursa Vietnam Naik Kelas, FTSE Buka Keran Dana Asing Rp100 Triliun

September 22, 2026
Siloam Mau Caplok 14 Perusahaan Pemilik Aset RS, Senilai Rp 6,9 T

Siloam Mau Caplok 14 Perusahaan Pemilik Aset RS, Senilai Rp 6,9 T

September 22, 2026
Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Utang BLBI Akhirnya Lunas Tuntas

Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Utang BLBI Akhirnya Lunas Tuntas

September 22, 2026
Utang BLBI Lunas, Menkeu Suahasil Tetap Kejar Para Obligor!

Utang BLBI Lunas, Menkeu Suahasil Tetap Kejar Para Obligor!

September 22, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 22, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

4 Mata Uang Negara Ini Paling Tersiksa Lawan Dolar AS

8 months ago
in ENTREPRENEUR
4 Mata Uang Negara Ini Paling Tersiksa Lawan Dolar AS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Sejumlah mata uang negara Afrika diproyeksikan masih berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini terjadi menyusul dengan kuatnya permintaan dolar di pasar global.

Pelaku pasar menilai mata uang Ghana, Uganda, dan Zambia berpotensi melemah, sementara shilling Kenya diprediksi cenderung stabil dalam sepekan ke depan.

1. Ghana

Mata uang Ghana yakni cedi, diperkirakan akan terus berada di bawah tekanan seiring meningkatnya permintaan valuta asing dari sektor energi dan jasa, serta investor portofolio asing.

Data LSEG menunjukkan cedi diperdagangkan di level 10,70 per dolar AS, melemah dibandingkan penutupan 10,45 per dolar AS pada Kamis lalu.

Kepala Perdagangan Absa Bank Ghana Andrews Akoto mengatakan permintaan valuta asing dari rekening korporasi domestik diperkirakan menguat dalam beberapa sesi mendatang seiring kembalinya aktivitas bisnis usai libur.

Ia menambahkan masih terdapat permintaan dolar yang belum terpenuhi dari lelang bank sentral pada Selasa lalu yang mencatat lebih dari US$350 juta dalam penawaran, dibandingkan dengan total penawaran US$125 juta.

“Hal ini dapat memicu penguatan dolar dalam sesi mendatang,” ujar Akoto dikutip dari Reuters, Minggu (11/1/2026).

2. Uganda

Mata uang shilling Uganda diperkirakan bergerak dengan kecenderungan melemah dalam beberapa pekan ke depan. Kekhawatiran pasar terhadap potensi kekerasan terkait pemilu dinilai dapat menggerus kepercayaan terhadap mata uang tersebut.

Bank-bank komersial mengutip nilai tukar shilling di kisaran 3.570/3.580 per dolar AS, menguat dibandingkan penutupan Rabu lalu di level 3.615/3.625 per dolar AS.

“Ada sedikit ketidakpastian dan kekhawatiran seputar pemilu dalam hal apakah akan terjadi kerusuhan … yang akan memukul kepercayaan,” kata seorang pedagang valuta asing independen di Kampala.

3. Zambia

Mata uang kwacha Zambia diperkirakan akan mengalami volatilitas minggu depan karena peningkatan permintaan mata uang asing yang diantisipasi dan berkurangnya pasokan.

Bank-bank komersial mengutip mata uang negara produsen tembaga terbesar kedua di Afrika tersebut di level 20,05 per dolar AS, menguat dibandingkan posisi 22,35 per dolar AS pada Jumat pekan lalu.

Kwacha mencatatkan kenaikan setelah perusahaan-perusahaan melepas simpanan dolar menyusul arahan bank sentral pada akhir Desember yang membatasi penggunaan valuta asing dalam transaksi domestik, kata Access Bank.

“Momentum ini berpotensi menghadapi beberapa hambatan jangka pendek sekitar pertengahan Januari karena perekonomian secara keseluruhan kembali ke kapasitas penuh dan permintaan dolar korporasi yang tertahan muncul kembali,” tambahnya.

4. Kenya

Shilling Kenya diproyeksikan relatif stabil pada pekan depan seiring dibukanya kembali aktivitas bisnis.

Mata uang tersebut diperdagangkan di kisaran 128,85/129,15 per dolar AS, dibandingkan penutupan Rabu lalu di sekitar 128,90 per dolar AS.

(ven/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

September 22, 2026
Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .