• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
4 Pejabat ‘Membelot’-Nasib Baru Powell

4 Pejabat ‘Membelot’-Nasib Baru Powell

April 30, 2026
Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

May 2, 2026
Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

May 2, 2026
Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

May 2, 2026
Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Begini Langkahnya

May 2, 2026
Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

Jurus Rental Fokrlift Kejar Laba Rp 100 M di Tengah Perang

May 2, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

Daftar 10 Orang Terkaya RI per Mei 2026

May 2, 2026
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Mei 2026

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru per Mei 2026

May 2, 2026
dari Salim hingga Jusuf Hamka

dari Salim hingga Jusuf Hamka

May 2, 2026
Skor Kredit Jelek? Begini Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK

Skor Kredit Jelek? Begini Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK

May 1, 2026
Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

May 1, 2026
Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga

Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga

May 1, 2026
Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

May 1, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, May 2, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

4 Pejabat ‘Membelot’-Nasib Baru Powell

2 days ago
in News
4 Pejabat ‘Membelot’-Nasib Baru Powell
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Federal Reserve (The Fed/Fed) resmi mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5% hingga 3,75%, Rabu (29/4/2026). Hal ini didapati dari pertemuan yang diwarnai aksi dissenting votes dari empat anggota dewan.

Perpecahan suara ini merupakan yang pertama kalinya terjadi sejak 1992, di mana Gubernur Stephen Miran menginginkan pemangkasan bunga sementara tiga presiden Fed regional menolak sinyal pelonggaran kebijakan. Di saat yang sama, Jerome Powell mengumumkan akan tetap menjabat sebagai anggota dewan gubernur meski masa baktinya sebagai Ketua Fed berakhir pada 15 Mei mendatang.

Berikut sejumlah fakta dan perkembangan detail terkait hal ini mengutip CNBC International, Kamis (30/4/2026):

1. Drama Fed: Suku Bunga Tetap, Empat Pejabat Membelot

Federal Reserve resmi mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3,5% hingga 3,75% dalam pertemuan yang penuh drama. Keputusan ini diwarnai oleh aksi “pembangkangan” (dissenting votes) dari empat anggota dewan, sebuah kejadian yang pertama kali terjadi sejak tahun 1992.

Gubernur Fed Stephen Miran memilih opsi pemangkasan suku bunga, sementara tiga presiden Fed regional menolak adanya sinyal pelonggaran kebijakan dalam pernyataan resmi mereka.

“Langkah ini merupakan pernyataan kemandirian baru dan menjadi sinyal peringatan keras bagi Kevin Warsh,” ungkap David Kelly, Kepala Strategi Global di JPMorgan Asset Management mengutip CNBC International.

2. Jerome Powell Putuskan Tetap Bertahan di Dewan Fed

Dalam pengumuman yang mengejutkan, Jerome Powell menyatakan tidak akan pensiun sepenuhnya setelah masa jabatannya sebagai Ketua Fed berakhir pada 15 Mei mendatang. Powell akan tetap menjabat sebagai salah satu Gubernur bank sentral untuk mengawal independensi lembaga tersebut.

Powell mengaku keputusan ini diambil karena adanya rentetan tekanan hukum dan serangan politik yang dialamatkan kepadanya dalam beberapa bulan terakhir.

“Hal-hal yang terjadi dalam tiga bulan terakhir ini membuat saya tidak punya pilihan selain tetap bertahan sampai saya bisa menyelesaikannya,” tegas Powell dalam konferensi pers mengutip CNBC International.

3. Independensi Fed Terancam Akibat ‘Serangan Hukum’

Ketua Fed Jerome Powell memperingatkan bahwa independensi bank sentral AS kini berada dalam kondisi “berisiko” akibat tekanan hukum dan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia menyebut serangan dari administrasi Donald Trump terhadap Fed adalah sesuatu yang ilegal dan tidak memiliki preseden dalam sejarah 113 tahun lembaga tersebut.

Powell menekankan bahwa independensi sangat penting agar keputusan ekonomi diambil berdasarkan analisis data, bukan demi kepentingan politik jangka pendek.

“Lembaga ini sedang dipukuli oleh hal-hal tersebut. Kita terpaksa menggunakan jalur pengadilan. Sejauh ini kita berhasil, tapi ini belum berakhir,” kata Powell mengutip CNBC International.

4. Kevin Warsh Selangkah Lagi Pimpin Federal Reserve

Komite Perbankan Senat telah memberikan lampu hijau bagi Kevin Warsh untuk maju ke pemungutan suara final sebagai penerus Jerome Powell. Nominasi pilihan Donald Trump ini lolos dengan dukungan suara yang ketat sesuai garis partai.

Meskipun Powell menyatakan akan mendukung transisi yang standar, hasil survei CNBC menunjukkan masih ada keraguan publik mengenai kemampuan Warsh untuk tetap independen dari tekanan politik Trump.

“Kepemimpinan Kevin Warsh sangatlah krusial bagi Federal Reserve saat ini dibandingkan sebelumnya,” ujar Senator Tim Scott, Ketua Komite Perbankan Senat mengutip CNBC International.

5. Suku Bunga Tabungan Turun Meski Fed Tahan Bunga Acuan

Meskipun Federal Reserve belum memangkas suku bunga acuan, sejumlah bank besar di AS dilaporkan sudah mulai menurunkan bunga tabungan mereka. Bank-bank seperti Capital One, Synchrony, dan Marcus oleh Goldman Sachs terpantau memotong imbal hasil tahunan (APY) pada akun tabungan bunga tinggi mereka.

Analis mencatat bahwa langkah ini cukup mengejutkan mengingat pengeluaran dan pinjaman konsumen AS saat ini masih tergolong sangat kuat.

“Capital One sekarang membayar bunga 3,10%, sementara Synchrony berada di level 3,40%,” tulis catatan dari analis BTIG mengutip CNBC International.

(sef/sef)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

Saat Presiden RI dan Satu Dunia Ketipu Sama Gunung Emas

May 2, 2026
Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

Kinerja Medco (MEDC) Dibayangi Beban Bunga

May 2, 2026
Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

Dasco Ungkap Tujuan Danantara Masuk ke Saham Aplikator Ojol

May 2, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .