• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bareng Masuk MSCI, BREN dan BRMS Beda Nasib

Bareng Masuk MSCI, BREN dan BRMS Beda Nasib

November 6, 2025
Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang

Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang

May 25, 2026
FTSE Tendang DSSA hingga HILL, Berlaku 22 Juni 2026

FTSE Tendang DSSA hingga HILL, Berlaku 22 Juni 2026

May 24, 2026
Nabung Rp95 Ribu Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

Nabung Rp95 Ribu Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

May 24, 2026
Nabung Rp95 Ribu Bisa Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

Nabung Rp95 Ribu Bisa Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

May 24, 2026
Banyak Orang Paham Asuransi, tapi Belum Mau Beli

Banyak Orang Paham Asuransi, tapi Belum Mau Beli

May 24, 2026
BNI Tekankan Pentingnya Integritas Dalam Manajemen Keuangan

BNI Tekankan Pentingnya Integritas Dalam Manajemen Keuangan

May 24, 2026
Investasi Pilihan MI Saat IHSG & Rupiah Kompak Melemah

Investasi Pilihan MI Saat IHSG & Rupiah Kompak Melemah

May 24, 2026
Prabowo Siapkan 400 Calon Bos BUMN, Digembleng 9 Bulan di PFLP

Prabowo Siapkan 400 Calon Bos BUMN, Digembleng 9 Bulan di PFLP

May 24, 2026
OJK Ungkap Rahasia Agar Hari Tua Sejahtera

OJK Ungkap Rahasia Agar Hari Tua Sejahtera

May 24, 2026
Cerita Rumah Orang Terkaya RI Dijarah Warga, Bisnis Runtuh

Cerita Rumah Orang Terkaya RI Dijarah Warga, Bisnis Runtuh

May 24, 2026
Cara Aman Beli Emas Antam Lewat BRANKAS

Cara Aman Beli Emas Antam Lewat BRANKAS

May 24, 2026
Benarkah Utang Pinjol Otomatis Hangus Setelah 90 Hari? Ini Faktanya

Benarkah Utang Pinjol Otomatis Hangus Setelah 90 Hari? Ini Faktanya

May 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Bareng Masuk MSCI, BREN dan BRMS Beda Nasib

7 months ago
in Market
Bareng Masuk MSCI, BREN dan BRMS Beda Nasib
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil rebalancing periode November 2025. Semua perubahan akan dilakukan pada penutupan 24 November 2025, dan efektif pada 25 November 2025.

Ada dua saham yang baru masuk indeks MSCI, yakni PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) milik grup Bakrie dan emiten Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

Sebagai informasi, BRMS sebelumnya adalah penghuni MSCI Small Cap Indexes. 

Setelah pengumuman tersebut, pada perdagangan sesi I hari ini, Kamis (6/11/2025), investor asing tercatat banyak masuk ke BREN. Saham energi terbarukan tersebut mencatat net foreign buy Rp 99,8 miliar. 

Kendati demikian, saham BREN mengalami kontraksi 1,54% ke level 9.600. Koreksi ini terjadi setelah BREN naik lebih dari 10% dalam lima hari terakhir. 

Sementara itu, BRMS justru mencatat net foreign sell sebesar Rp 157 miliar. Pun koreksi saham BRMS pada sesi I hari ini lebih dalam, yakni 4,41% ke level 975. 

Akan tetapi dalam enam bulan terakhir, pergerakan saham BRMS memang terbilang signifikan. BRMS naik 146,21% dari level harga Rp 396, sedangkan BREN 54,84%.

Adapun sepanjang sesi I, asing mencatat net sell Rp 216,6 miliar, berbanding terbalik dengan posisi dua hari terakhir.

Selengkapnya berikut 10 saham yang membukukan net buy dan net sell asing terbesar pada sesi 1 perdagangan hari ini:

Net foreign buy

  1. BREN: Rp 99,8 miliar
  2. ASII: Rp 46,1 miliar
  3. BBRI: Rp 44,5 miliar
  4. NSSS: Rp 32,6 miliar
  5. RATU: Rp 28,5 miliar
  6. BMRI: Rp 26,9 miliar
  7. FILM: Rp 23,2 miliar
  8. DSSA: Rp 21 miliar
  9. CUAN: Rp 19,7 miliar
  10. INET: Rp 17,9 miliar

Net Foreign Sell

  1. BRMS: Rp 157 miliar
  2. BBCA: Rp 88,1 miliar
  3. COIN: Rp 72,1 miliar
  4. DEWA: Rp 42,1 miliar
  5. ANTM: Rp 37,2 miliar
  6. RAJA: Rp 27,9 miliar
  7. WIFI: Rp 27,5 miliar
  8. MYOR: Rp 26,4 miliar
  9. ENRG: Rp 22,9 miliar
  10. MDKA: Rp 19,4 miliar

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di zona hijau hari ini, Kamis (6/11/2025). Indeks ditutup menguat 0,13% ke level 8.329,40 pada akhir perdagangan sesi pertama.

Sebanyak 363 saham naik, 263 turun, dan 182 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 11,34 triliun, melibatkan 15,50 miliar saham dalam 1,51 juta kali transaksi.

Mayoritas sektor perdagangan menguat dengan kenaikan paling tinggi dicatatkan oleh sektor energi, industri dan konsumer non-primer. Adapun sektor yang melemah paling dalam adalah utilitas dan konsumer primer.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Asing Serbu IHSG, Saham Ini Diborong




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang

Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang

May 25, 2026
FTSE Tendang DSSA hingga HILL, Berlaku 22 Juni 2026

FTSE Tendang DSSA hingga HILL, Berlaku 22 Juni 2026

May 24, 2026
Nabung Rp95 Ribu Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

Nabung Rp95 Ribu Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

May 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .