• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp 16.620

Rupiah Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp 16.620

December 4, 2025
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

October 24, 2026
Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

October 24, 2026
Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

October 24, 2026
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp 16.620

11 months ago
in News
Rupiah Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp 16.620
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis (4/12/2025).

Melansir data Refinitiv, rupiah Garuda pada pembukaan perdagangan pagi ini, melemah tipis 0,03% atau naik ke level Rp16.620/US$. Setelah di perdagangan sebelumnya, rupiah bergerak stagnan di level Rp16.615/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, tengah mengalami penguatan 0,10% di level 98,950, setelah di perdagangan kemarin, DXY melemaah hingga tembus level terendahnya dalam sebulan.


Pergerakan rupiah pada hari ini, Kamis (4/12/2025) sedang mendapatkan dorongan positif dari melemahnya dolar AS di pasar global.

DXY diperdagankan sebelumnya merosot 0,51% ke 98,854, sekaligus menjadi posisi terendah sejak 29 Oktober. Ekspektasi pemangkasan suku bunga bank sentral AS (The Fed) juga semakin menguat, dengan probabilitas 89% untuk pemotongan 25 basis poin pada FOMC 10 Desember mendatang, menurut CME FedWatch Tool.

Tekanan global yang mereda dan ekspektasi pelonggaran moneter AS ini memberikan ruang positif bagi rupiah. Bank Indonesia (BI) menegaskan tetap siaga menjaga stabilitas kurs, bahkan di luar hari kerja resmi.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan bahwa upaya menjaga rupiah tidak mengenal hari libur. Dia mencontohkan episode pelemahan tajam pada April lalu, ketika rupiah sempat menembus atas Rp17.000/US$ di tengah libur Lebaran. Pada momen itu, BI melakukan intervensi agresif, termasuk di pasar luar negeri.

“Per April kemarin saat tenang Lebaran, market hit dari luar. Kita langsung coba masuk intervensi di offshore,” ujar Destry dalam acara CNBC Indonesia Financial Forum di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Destry menegaskan bahwa stabilitas kurs tetap menjadi fokus utama kebijakan BI, meskipun bank sentral juga mendapat mandat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui UU P2SK.

“Makanya kita pertahankan suku bunga kita. Kita tahu harus dorong growth, tapi kita dorong dengan kebijakan lain agar rupiah tetap menarik,” jelasnya.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .