• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Semester II-2025 Makin Sulit, Ini Strategi Bisnis BBRI dan BMRI

Semester II-2025 Makin Sulit, Ini Strategi Bisnis BBRI dan BMRI

July 14, 2025
Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

September 24, 2026
Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

September 24, 2026
Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi

Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi

September 24, 2026
Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!

Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!

September 24, 2026
Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?

Bos BI-Menkeu Bangun Kerja Sama Lima Pilar, Apa Itu?

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang, Rapat Alot!

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuidtas-Surat Utang, Rapat Alot!

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuidtas-Surat Utang, Rapat Alot!

September 24, 2026
Diam-Diam Petinggi Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 784.100 Saham

Diam-Diam Petinggi Saratoga Edwin Soeryadjaya Borong 784.100 Saham

September 24, 2026
Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK & Danantara

Ternyata! Ini Isi Pertemuan DPR, Menkeu, BI, OJK & Danantara

September 24, 2026
IHSG Parkir di Zona Merah, Merosot 1,2% ke Level 6.298

IHSG Parkir di Zona Merah, Merosot 1,2% ke Level 6.298

September 24, 2026
73 Emiten Belum Setor Laporan Keuangan, BEI Beri Sanksi

73 Emiten Belum Setor Laporan Keuangan, BEI Beri Sanksi

September 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Semester II-2025 Makin Sulit, Ini Strategi Bisnis BBRI dan BMRI

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Semester II-2025 Makin Sulit, Ini Strategi Bisnis BBRI dan BMRI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank-bank besar RI juga ikut memasang mode konservatif untuk pertumbuhan bisnis di sisa tahun 2025. Sebab, semester II-2025 masih diliputi dengan sejumlah tantangan ekonomi global dan domestik.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa sejumlah bank telah melakukan revisi ke bawah pada rencana bisnis bank (RBB) tahun 2025, seiring dengan tren pertumbuhan kredit, dana pihak ketiga (DPK), dan net interest margin (NIM) yang menurun sepanjang tahun ini. Otoritas mempersilakan industri perbankan RI untuk melakukan revisi hingga September 2025.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) alias BRI memproyeksikan penyaluran kredit akan tumbuh sebesar 7% hingga 9% secara yoy pada tahun 2025. Meskipun target itu masih sama dengan yang ditetapkan di awal tahun, target itu lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya membidik pertumbuhan double digit.

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi menyampaikan bahwa bank pelat merah itu di paruh kedua tahun ini akan tetap fokus pada penguatan fundamental. Dalam hal ini, penguatan itu baik dari sisi pendanaan, penyaluran kredit yang berkualitas, peningkatan kapabilitas digital, penerapan manajemen risiko yang memadai hingga pengembangan SDM.

“Terkait dengan penyaluran kredit berkualitas, strategi BRI yakni selective growth, fokus perbaikan kualitas kredit pada segmen tertentu, dan optimalisasi new growth engine pada segmen lainnya untuk mendorong pertumbuhan bisnis,” ujar Hendy kepada CNBC Indonesia, dikutip Senin (14/7/2025).

Bank pelat merah lainnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) telah menyampaikan pada awal tahun bahwa mereka membidik pertumbuhan kredit 10% hingga 12% pada akhir tahun 2025. Corporate Secretary Bank Mandiri, M. Ashidiq Iswara mengatakn bahwa bank berlogo pita emas itu tetap optimis menjaga pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan.

“Dapat kami sampaikan, Bank Mandiri mencermati dinamika industri, termasuk kondisi likuiditas, ketatnya persaingan antar bank, serta prospek kebijakan moneter. Di tengah berbagai tantangan global, kami melihat peluang perbaikan kondisi likuiditas sejalan dengan akselerasi belanja fiskal pada semester II 2025,” kata Ashidiq kepada CNBC Indonesia, dikutip Senin (14/7/2025).

Oleh karena itu, Bank Mandiri meyakini dapat menjaga NIM di level yang optimal serta mempertahankan pertumbuhan kredit dan DPK di atas rata-rata industri.

Ashidiq melanjutkan, ke depannya Bank Mandiri akan terus mengelola struktur pendanaan secara prudent, dengan fokus memperkuat fondasi pendanaan melalui pertumbuhan dana murah (CASA) berbasis transaksional untuk mendukung ekspansi bisnis.

“Di sisi penyaluran kredit, strategi akan diarahkan pada segmen maupun sektor prospektif dan resilien untuk menjaga profitabilitas secara berkelanjutan,” jelasnya.

Untuk diketahui, bank-bank yang tergolong KBMI I, KBMI II, dan KBMI III telah mengakui melakukan penyesuaian terhadap target-target pertumbuhan mereka, baik secara keseluruhan, maupun per segmen. Sementara itu, OJK melaporkan industri perbankan menyalurkan kredit senilai Rp 7.998 triliun per Mei 2025, naik 8,43% year on year (yoy), turun dari bulan sebelumnya, 8,88% yoy pada April 2025.

DPK juga kian melesu, tercatat naik 4,29% per Mei 2025, lebih rendah dari bulan April sebesar 4,55% yoy.

OJK juga mencatat margin perbankan tidak bergerak secara bulanan, yakni tetap 4,45%. Secara tahunan, NIM bank tergerus 11 bps.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



IHSG Amburadul, Bankir Kompak Bilang Gini




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

Cicilan Pertama Kopdes Rp37,7 T Jatuh Tempo Besok, Suahasil Buka Suara

September 24, 2026
Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

Video: Menkeu Suahasil Kunjungi Destry, Bahas Sinergi BI

September 24, 2026
Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

Menkeu Datangi Kantor Bos BI Bahas Likuiditas-Surat Utang

September 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .