• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pelaku Pasar Harus Tahu, Bos OJK Kasih Wanti-Wanti Jangka Menengah

Pelaku Pasar Harus Tahu, Bos OJK Kasih Wanti-Wanti Jangka Menengah

January 9, 2026
Tekanan Jual Masih Besar, Koreksi IHSG & Rupiah Sampai Kapan?

Tekanan Jual Masih Besar, Koreksi IHSG & Rupiah Sampai Kapan?

May 26, 2026
Menteri Ara Puji BRI, KPR Capai 54% Dari Capaian Nasional

Menteri Ara Puji BRI, KPR Capai 54% Dari Capaian Nasional

May 26, 2026
Bayar Utang Anak Usaha, Grup Bakrie (BNBR) Mau Rights Issue Rp4,76 T

Bayar Utang Anak Usaha, Grup Bakrie (BNBR) Mau Rights Issue Rp4,76 T

May 26, 2026
BRI Dorong Pemerataan Layanan KPP Hingga Pelosok

BRI Dorong Pemerataan Layanan KPP Hingga Pelosok

May 26, 2026
Kinerja Gemilang Pegadaian Bentuk Komitmen ‘MengEMASkan Indonesia’

Kinerja Gemilang Pegadaian Bentuk Komitmen ‘MengEMASkan Indonesia’

May 26, 2026
Industri Asuransi Mulai Rasakan Tekanan Imbas Konflik Iran

Industri Asuransi Mulai Rasakan Tekanan Imbas Konflik Iran

May 26, 2026
Asing Net Sell Rp 823,3 M di Sesi 1, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp 823,3 M di Sesi 1, Ini Daftar Sahamnya

May 26, 2026
IHSG Sesi 1 Melemah 0,91% ke Level 6.149

IHSG Sesi 1 Melemah 0,91% ke Level 6.149

May 26, 2026
BRPT & Prajogo Jaminkan 3,6 Miliar Saham TPIA, Manajemen Buka Suara

BRPT & Prajogo Jaminkan 3,6 Miliar Saham TPIA, Manajemen Buka Suara

May 26, 2026
Sambut Long Weekend, IHSG & Rupiah Masih Dalam Tekanan

Sambut Long Weekend, IHSG & Rupiah Masih Dalam Tekanan

May 26, 2026
Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp18,1 T per April 2026, Naik 19% YoY

Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp18,1 T per April 2026, Naik 19% YoY

May 26, 2026
Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih Jelang Libur Idul Adha

Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih Jelang Libur Idul Adha

May 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, May 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Pelaku Pasar Harus Tahu, Bos OJK Kasih Wanti-Wanti Jangka Menengah

5 months ago
in ENTREPRENEUR
Pelaku Pasar Harus Tahu, Bos OJK Kasih Wanti-Wanti Jangka Menengah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar keuangan tengah mencermati tensi geopolitik yang kembali meningkat. Hal ini seiring dengan ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela. 

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan bahwa dalam jangka pendek belum terlihat hal tersebut akan mengganggu pasar keuangan Indonesia. 

Sebagaimana diketahui eskalasi konflik antara AS dengan Venezuela memengaruhi produksi dan harga minyak hingga komoditas utama. Kendati demikian hal tersebut belum memberikan dampak langsung terhadap ekspor utama Indonesia. 

“Singkatnya dalam jangka pendek belum terlihat dan terasa secara langsung dalam jangka menegah harus kita waspadai terus,” katanya dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan Desember 2025, Jumat (9/1/2026).

Mahendra melanjutkan bahwa risiko geopolitik menyebabkan ketidakpastian tinggi pada proses pertumbuhan dan stabilitas ekonomi global. Hal ini kemudian dipersulit oleh fakta bahwa pelanggaran kedaulatan wilayah suatu negara oleh negara tidak mendapatkan sanksi yang setimpal. “Setelah Ukraina oleh Rusia, Palestina atau Gaza oleh Israel, kini Venezuela oleh AS. Tentu preseden-preseden ini menimbulkan kekhawatiran ke depan akan hal-hal serupa,” katanya.

Terkait hal tersebut, lanjut Mahendra, pelaku pasar perlu mencermati ketidakpastian stabilitas global. “Dan ini kami tentu meminta semua lembaga jasa keuangan untuk mencermati dan melakukan pemantauan intensif terhadap risiko-risiko ini,” katanya. 

Mahendra menambahkan tanpa ada eskalasi geopolitik, lembaga-lembaga dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tidak mencapai 3%. “Yang adalah berarti tingkat pertumbuhan terendah pasca pandemi covid,” katanya.

Sementara itu, peneliti senior Departemen Ekonomi CSIS Deni Friawan saat acara Media Briefing: “Outlook 2026: Ancaman dan Risiko Instabilitas Ekonomi, Sosial, dan Politik” mengatakan bahwa serangan AS ke Venezuela menciptakan instabilitas geopolitik dunia.

Ketegangan geopolitik yang baru ini semakin memperbanyak katalis negatif untuk pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026. Katalis lain diungkap Deni seperti tekanan public debt besar Amerika Serikat, tarif resiprokal yang diterapkan Trump, larangan ekspor rare earth oleh China, larangan ekspor chip maker di Eropa, dan Inggris serta Jerman yang menghadapi tekanan fiskal.

“Jadi, semua itu berimplikasi bahwa perekonomian dunia, pertumbuhan di tahun 2026 akan sangat gloomy, akan lebih slowdown,” tegas Deni.

Dalam proyeksi terbaru, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,1% pada 2026 di edisi Oktober. Sementara Bank Dunia dan OECD memperkirakan pertumbuhan ekonmi dunia akan di bawah ramalan IMF, yakni 2,4% dan 2,9%.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Tekanan Jual Masih Besar, Koreksi IHSG & Rupiah Sampai Kapan?

Tekanan Jual Masih Besar, Koreksi IHSG & Rupiah Sampai Kapan?

May 26, 2026
Menteri Ara Puji BRI, KPR Capai 54% Dari Capaian Nasional

Menteri Ara Puji BRI, KPR Capai 54% Dari Capaian Nasional

May 26, 2026
Bayar Utang Anak Usaha, Grup Bakrie (BNBR) Mau Rights Issue Rp4,76 T

Bayar Utang Anak Usaha, Grup Bakrie (BNBR) Mau Rights Issue Rp4,76 T

May 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .