• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.805

Breaking! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.805

February 13, 2026
Ramal Nasib Rupiah Hingga Saham Terdampak Era Bunga Tinggi

Ramal Nasib Rupiah Hingga Saham Terdampak Era Bunga Tinggi

October 25, 2026
Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

October 25, 2026
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

October 24, 2026
Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

October 24, 2026
Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

October 24, 2026
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, October 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.805

8 months ago
in ENTREPRENEUR
Breaking! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.805
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (13/2/2026).

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan pagi ini rupiah berada di posisi Rp16.805/US$ atau terapresiasi tipis 0,03%. Penguatan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Kamis (12/2/2026), rupiah ditutup melemah 0,21% di level Rp16.810/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,04% ke level 96,965. Penguatan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya DXY ditutup naik 0,09% di posisi 96,925.


Pergerakan rupiah pada perdagangan terakhir pekan ini diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen eksternal dan internal. Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti sejumlah agenda, termasuk rangkaian kegiatan Indonesia Economic Outlook 2026 , yang berpotensi memberi warna pada persepsi pasar terhadap arah kebijakan dan prospek ekonomi Indonesia ke depan.

Dari eksternal, dinamika dolar AS masih menjadi penentu utama arah mata uang global, termasuk rupiah. Secara mingguan, dolar AS masih berpeluang mencatat pelemahan, tertekan kombinasi penguatan sejumlah mata uang lain serta munculnya keraguan terhadap ketahanan ekonomi AS.

Meski pada pagi ini DXY menguat tipis, dolar masih berada di zona pelemahan sepanjang pekan ini.

Data terbaru menunjukkan klaim pengangguran AS turun, tetapi penurunannya lebih kecil dari ekspektasi pasar.

Rangkaian data tersebut menyusul laporan yang memperlihatkan pertumbuhan pekerjaan AS pada Januari meningkat di atas perkiraan, meski sejumlah analis menilai kenaikan tersebut belum mencerminkan kekuatan pasar tenaga kerja secara merata.

Lapangan kerja masih ditopang sektor tertentu seperti kesehatan, bantuan sosial, dan konstruksi, sementara revisi data juga mengindikasikan payrolls sempat negatif dalam beberapa bulan sepanjang 2025.

Pasar saat ini masih memperkirakan sekitar dua kali pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini, dengan pemangkasan pertama diproyeksikan terjadi pada Juni. Pelaku pasar juga menilai, selama tidak ada kejutan besar dari data inflasi, pergerakan dolar cenderung akan bergerak konsolidatif dalam waktu dekat.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ramal Nasib Rupiah Hingga Saham Terdampak Era Bunga Tinggi

Ramal Nasib Rupiah Hingga Saham Terdampak Era Bunga Tinggi

October 25, 2026
Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

October 25, 2026
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .