• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Nyaris, Jepang Masuk Jurang Resesi

Nyaris, Jepang Masuk Jurang Resesi

February 16, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

October 23, 2026
Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

October 23, 2026
Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

October 23, 2026
BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

October 23, 2026
OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

October 23, 2026
BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

October 23, 2026
Keterbukaan Kepemilikan Saham RI Lebih Ketat dari Negara Lain

Keterbukaan Kepemilikan Saham RI Lebih Ketat dari Negara Lain

October 23, 2026
OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,5 T

OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,5 T

October 23, 2026
74% Emiten Cetak Laba di Tengah Badai MSCI, OJK: Bursa RI Kuat

74% Emiten Cetak Laba di Tengah Badai MSCI, OJK: Bursa RI Kuat

October 23, 2026
Bos OJK Lapor Prabowo, Bursa Mineral Meluncur 4 Januari 2027

Bos OJK Lapor Prabowo, Bursa Mineral Meluncur 4 Januari 2027

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 23, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Nyaris, Jepang Masuk Jurang Resesi

8 months ago
in Market
Nyaris, Jepang Masuk Jurang Resesi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Ekonomi Jepang tumbuh 0,1% pada kuartal keempat (Q4) tahun 2025, Senin, dikutip Selasa (16/2/2025). Ini membuat negeri itu lolos dari resesi teknis.

Sebelumnya di Q3 2025, Jepang mencatat kontraksi alias ekonomi negatif, -0,7%. Resesi teknis umumnya didefinisikan sebagai dua kuartal berturut-turut mengalami kontraksi.

Meskipun merupakan pembalikan dari kontraksi, namun produk domestik bruto (PDB) terbaru Jepang ini tetap meleset dari ekspektasi. Sebelumnya, ekonom yang disurvei Reuters misalnya meyakini ekonomi akan tumbuh 0,4% di tiga bulan terakhir 2025.

Secara rinci, merujuk Trading Economics, meskipun investasi bisnis pulih (0,2% dibandingkan -0,3% pada kuartal ketiga), konsumsi swasta meningkat paling sedikit dalam setahun (0,1% dibandingkan 0,4%) di tengah tekanan biaya yang terus berlanjut, terutama harga makanan.

Sementara itu, pengeluaran pemerintah lesu (0,1% dibandingkan 0,1%) dan perdagangan bersih tidak berkontribusi pada pertumbuhan, dengan ekspor (-0,3% dibandingkan -1,4%) dan impor (-0,3% dibandingkan -0,1%) sama-sama menurun.

Angka terbaru menunjukkan bahwa hambatan dari tarif Amerika Serikat (AS), dipatok 15%, secara bertahap mereda. Tapi ketegangan diplomatik dengan China tetap ada.

Sebelumnya di Januari, Bank Sentral Jepang (BOJ) menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026 menjadi 0,9% dari 0,7%. Bank sentral juga menaikkan prospek fiskal 2026 menjadi 1% dari 0,7%.

Bank sentral mengatakan pihaknya memperkirakan ekspansi moderat karena negara-negara lain kembali tumbuh. BOJ juga mengatakan pihaknya melihat siklus positif kenaikan harga dan upah, yang didukung oleh langkah-langkah ekonomi pemerintah dan kondisi keuangan yang akomodatif.

Inflasi Jepang telah melambat tajam menjadi 2,1% pada Januari, level terendah sejak Maret 2022. Namun, harga tetap berada di atas target 2% Bank Sentral Jepang selama 45 bulan berturut-turut.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

October 23, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .