• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Nyaris, Jepang Masuk Jurang Resesi

Nyaris, Jepang Masuk Jurang Resesi

February 16, 2026
FTSE Russell Pertahankan Status RI, Pantau Reformasi Pasar Modal

FTSE Russell Pertahankan Status RI, Pantau Reformasi Pasar Modal

October 8, 2026
Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

October 8, 2026
Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

October 8, 2026
Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

October 8, 2026
Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

October 8, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Nyaris, Jepang Masuk Jurang Resesi

8 months ago
in Market
Nyaris, Jepang Masuk Jurang Resesi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Ekonomi Jepang tumbuh 0,1% pada kuartal keempat (Q4) tahun 2025, Senin, dikutip Selasa (16/2/2025). Ini membuat negeri itu lolos dari resesi teknis.

Sebelumnya di Q3 2025, Jepang mencatat kontraksi alias ekonomi negatif, -0,7%. Resesi teknis umumnya didefinisikan sebagai dua kuartal berturut-turut mengalami kontraksi.

Meskipun merupakan pembalikan dari kontraksi, namun produk domestik bruto (PDB) terbaru Jepang ini tetap meleset dari ekspektasi. Sebelumnya, ekonom yang disurvei Reuters misalnya meyakini ekonomi akan tumbuh 0,4% di tiga bulan terakhir 2025.

Secara rinci, merujuk Trading Economics, meskipun investasi bisnis pulih (0,2% dibandingkan -0,3% pada kuartal ketiga), konsumsi swasta meningkat paling sedikit dalam setahun (0,1% dibandingkan 0,4%) di tengah tekanan biaya yang terus berlanjut, terutama harga makanan.

Sementara itu, pengeluaran pemerintah lesu (0,1% dibandingkan 0,1%) dan perdagangan bersih tidak berkontribusi pada pertumbuhan, dengan ekspor (-0,3% dibandingkan -1,4%) dan impor (-0,3% dibandingkan -0,1%) sama-sama menurun.

Angka terbaru menunjukkan bahwa hambatan dari tarif Amerika Serikat (AS), dipatok 15%, secara bertahap mereda. Tapi ketegangan diplomatik dengan China tetap ada.

Sebelumnya di Januari, Bank Sentral Jepang (BOJ) menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026 menjadi 0,9% dari 0,7%. Bank sentral juga menaikkan prospek fiskal 2026 menjadi 1% dari 0,7%.

Bank sentral mengatakan pihaknya memperkirakan ekspansi moderat karena negara-negara lain kembali tumbuh. BOJ juga mengatakan pihaknya melihat siklus positif kenaikan harga dan upah, yang didukung oleh langkah-langkah ekonomi pemerintah dan kondisi keuangan yang akomodatif.

Inflasi Jepang telah melambat tajam menjadi 2,1% pada Januari, level terendah sejak Maret 2022. Namun, harga tetap berada di atas target 2% Bank Sentral Jepang selama 45 bulan berturut-turut.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
FTSE Russell Pertahankan Status RI, Pantau Reformasi Pasar Modal

FTSE Russell Pertahankan Status RI, Pantau Reformasi Pasar Modal

October 8, 2026
Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

October 8, 2026
Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

October 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .