• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ada Angin Sebar Buat Industri Multifinance

Ada Angin Sebar Buat Industri Multifinance

April 13, 2026
Awasi Persaingan Gak Sehat di Lambaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

Awasi Persaingan Gak Sehat di Lambaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

July 7, 2026
Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

July 7, 2026
Resmi Melantai, Saham Minuman Inaco Jelly (JELI) ARA 25%

Resmi Melantai, Saham Minuman Inaco Jelly (JELI) ARA 25%

July 7, 2026
Tinggalkan Rp18.000, Rupiah Menguat ke Rp17.970 Pagi Ini

Tinggalkan Rp18.000, Rupiah Menguat ke Rp17.970 Pagi Ini

July 7, 2026
Jurus Cari Cuan Investasi Saat IHSG & Rupiah Hadapi Tekanan

Jurus Cari Cuan Investasi Saat IHSG & Rupiah Hadapi Tekanan

July 7, 2026
IHSG Pagi Ini Naik 0,35%, Bertahan di Level 5.900-an

IHSG Pagi Ini Naik 0,35%, Bertahan di Level 5.900-an

July 7, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TPIA hingga IMPC

Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TPIA hingga IMPC

July 7, 2026
Bursa Asia Mayoritas Dibuka Melemah Pagi Ini

Bursa Asia Mayoritas Dibuka Melemah Pagi Ini

July 7, 2026
Peran Otomatisasi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik Global

Peran Otomatisasi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik Global

July 7, 2026
Bank Mandiri Evaluasi Bunga Deposito, Cost of Fund Dijaga 1,9%

Bank Mandiri Evaluasi Bunga Deposito, Cost of Fund Dijaga 1,9%

July 7, 2026
Dari Jualan Cokelat, Orang Ini Jadi Sosok Terkaya di Italia

Dari Jualan Cokelat, Orang Ini Jadi Sosok Terkaya di Italia

July 7, 2026
Asing Diam-Diam Borong Saham Ini Saat IHSG Menguat

Asing Diam-Diam Borong Saham Ini Saat IHSG Menguat

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Ada Angin Sebar Buat Industri Multifinance

3 months ago
in ENTREPRENEUR
Ada Angin Sebar Buat Industri Multifinance
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Geliat industri otomotif pada bulan kedua tahun ini memberikan angin segar bagi industri mulitifinance dan asuransi. 

Diketahui, penjualan mobil nasional bulan Februari 2025 mencapai 72.295 unit, melonjak 10.363 unit atau 16,73% dibandingkan Januari 2025 yang sebanyak 61.932 unit. Jika dibandingkan penjualan bulan Februari 2024, terjadi kenaikan 1.523 unit atau 2,15%.

Kenaikan ini jadi angin segar di tengah kecemasan akan lesunya penjualan mobil nasional. Di mana, sepanjang tahun 2024, penjualan mobil nasional bahkan tak sampai 1 juta unit.

Sebagiamana diketahui, kredit mobil baru adalah kontributor terbesar dari penyaluran kredit multifinance. Pada Februari 2026, penyaluran pembiayaan kendaraan roda empat baru mencapai Rp143,28 triliun dengan porsi 26,47% dari total penyaluran industri multifinance.

Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya OJK mengatakan, penyaluran pembiayaan kendaraan roda empat bekas mencapai Rp88,36 triliun atau berkontribusi 16,32%.

“Pembiayaan otomotif masih menjadi salah satu kontributor terbesar dalam pembiayaan industri multifinance, termasuk pembiayaan mobil bekas yang memberikan skema pembiayaan yang relatif lebih terjangkau bagi masyarakat,” terang Agusman dalam keterangan terulis, dikutip Senin, (13/4/2026).

Di sisi lain, masifnya penjualan mobil baru juga ikut mendorong masyarakat untuk membeli perlindungan asuransi untuk meminimalisir risiko kerusakan dan kecelakaan kendaraan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, berdasarkan data posisi Februari 2026, pendapatan premi tercatat sebesar Rp4,10 triliun, tumbuh 9,97% yoy, sementara nilai klaim meningkat menjadiRp1,40 triliun atau naik 9,89% yoy, sejalan dengan meningkatnya aktivitas kendaraan dan eksposur risiko.

“Hal ini menunjukkan bahwa lini usaha kendaraan bermotor masih memiliki potensi pertumbuhan yang baik, seiring perbaikansektor otomotif. Ke depan, perusahaan asuransi perlu memperkuat strategi distribusi, termasuk optimalisasi kanal digital dan kerja sama dengan lembaga pembiayaan, serta melakukan inovasi produk yang sesuai kebutuhan nasabah, diiringi penguatan underwriting dan pengelolaan klaim yang efisien,” jelas Ogi dalam keterangan terpisah.

Sejalan dengan pertumbuhan penjualan otomotif, kondisi ini disebut menjadi sentimen positif bagi asuransi kendaraan bermotor. Peningkatan penjualan kendaraan, khususnya melalui skema pembiayaan, umumnya akan diikuti dengan meningkatnya kebutuhan perlindungan asuransi.

“OJK memandang kinerja lini ini masih memiliki ruang untuk tumbuh, dengan tetap memperhatikan daya beli masyarakat dan kondisi ekonomi agar pertumbuhan yang terjadi tetap sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Awasi Persaingan Gak Sehat di Lambaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

Awasi Persaingan Gak Sehat di Lambaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

July 7, 2026
Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

July 7, 2026
Resmi Melantai, Saham Minuman Inaco Jelly (JELI) ARA 25%

Resmi Melantai, Saham Minuman Inaco Jelly (JELI) ARA 25%

July 7, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .