• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking! Harga Minyak Meledak 7%, Sentuh US4

Breaking! Harga Minyak Meledak 7%, Sentuh US$104

April 13, 2026
Awasi Persaingan Gak Sehat di Lambaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

Awasi Persaingan Gak Sehat di Lambaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

July 7, 2026
Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

July 7, 2026
Resmi Melantai, Saham Minuman Inaco Jelly (JELI) ARA 25%

Resmi Melantai, Saham Minuman Inaco Jelly (JELI) ARA 25%

July 7, 2026
Tinggalkan Rp18.000, Rupiah Menguat ke Rp17.970 Pagi Ini

Tinggalkan Rp18.000, Rupiah Menguat ke Rp17.970 Pagi Ini

July 7, 2026
Jurus Cari Cuan Investasi Saat IHSG & Rupiah Hadapi Tekanan

Jurus Cari Cuan Investasi Saat IHSG & Rupiah Hadapi Tekanan

July 7, 2026
IHSG Pagi Ini Naik 0,35%, Bertahan di Level 5.900-an

IHSG Pagi Ini Naik 0,35%, Bertahan di Level 5.900-an

July 7, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TPIA hingga IMPC

Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TPIA hingga IMPC

July 7, 2026
Bursa Asia Mayoritas Dibuka Melemah Pagi Ini

Bursa Asia Mayoritas Dibuka Melemah Pagi Ini

July 7, 2026
Peran Otomatisasi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik Global

Peran Otomatisasi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik Global

July 7, 2026
Bank Mandiri Evaluasi Bunga Deposito, Cost of Fund Dijaga 1,9%

Bank Mandiri Evaluasi Bunga Deposito, Cost of Fund Dijaga 1,9%

July 7, 2026
Dari Jualan Cokelat, Orang Ini Jadi Sosok Terkaya di Italia

Dari Jualan Cokelat, Orang Ini Jadi Sosok Terkaya di Italia

July 7, 2026
Asing Diam-Diam Borong Saham Ini Saat IHSG Menguat

Asing Diam-Diam Borong Saham Ini Saat IHSG Menguat

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking! Harga Minyak Meledak 7%, Sentuh US$104

3 months ago
in ENTREPRENEUR
Breaking! Harga Minyak Meledak 7%, Sentuh US4
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali bergolak di awal pekan. Kenaikan tajam lebih dari 7% membawa Brent dan West Texas Intermediate (WTI) kembali menembus level psikologis US$100 per barel, dipicu eskalasi terbaru konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Mengacu data Refinitiv per Senin (13/4/2026) pukul 09.45 WIB, harga minyak Brent kontrak Juni (LCOc1) berada di US$102,17 per barel, melonjak dibanding penutupan Jumat pekan lalu di US$95,20 per barel. Sementara minyak mentah AS WTI (CLc1) naik ke US$104,88 per barel, dari posisi sebelumnya US$96,57 per barel.

Lonjakan ini membuat pasar energi kembali panas setelah beberapa sesi sebelumnya harga sempat terkoreksi. Dalam hitungan tiga hari perdagangan, Brent sudah berbalik dari kisaran US$94 menjadi di atas US$102 per barel.



Pemicu utama datang dari keputusan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan Angkatan Laut AS akan mulai melakukan blokade terhadap kapal-kapal menuju Iran melalui Selat Hormuz. Langkah ini diumumkan setelah pembicaraan damai Washington dan Teheran gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Pasar memandang kebijakan tersebut berpotensi memangkas ekspor minyak Iran hingga sekitar 2 juta barel per hari yang selama ini masih mengalir melalui jalur tersebut. Jika gangguan berlangsung lama, pasokan global akan semakin ketat di tengah permintaan energi yang masih solid.

Selat Hormuz sendiri merupakan urat nadi perdagangan energi dunia. Jalur sempit ini menjadi lintasan utama ekspor minyak dari Timur Tengah menuju Asia, Eropa, dan pasar global lainnya. Setiap ancaman di kawasan itu hampir selalu memicu premi risiko pada harga minyak.

Di sisi lain, Garda Revolusi Iran memperingatkan kapal militer yang mendekati kawasan selat akan dianggap melanggar gencatan senjata dua pekan terakhir dan akan direspons keras. Pernyataan itu memperbesar kekhawatiran pasar bahwa konflik bisa melebar ke gangguan distribusi fisik.

Meski demikian, Arab Saudi menyatakan kapasitas penuh pengiriman minyak melalui pipa East-West telah pulih ke sekitar 7 juta barel per hari. Jalur ini menjadi alternatif penting untuk mengurangi ketergantungan pada Selat Hormuz.

Untuk sementara, pasar bergerak pada satu narasi: selama ketegangan AS-Iran belum reda dan ancaman gangguan pasokan masih terbuka, harga minyak berpotensi tetap bertahan tinggi. Level US$100 kini kembali menjadi arena utama perdagangan energi dunia.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Awasi Persaingan Gak Sehat di Lambaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

Awasi Persaingan Gak Sehat di Lambaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

July 7, 2026
Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

July 7, 2026
Resmi Melantai, Saham Minuman Inaco Jelly (JELI) ARA 25%

Resmi Melantai, Saham Minuman Inaco Jelly (JELI) ARA 25%

July 7, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .