• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi I Naik 0,2% ke Level 7.645 Ditopang Kinerja Saham-Saham Ini

IHSG Sesi I Naik 0,2% ke Level 7.645 Ditopang Kinerja Saham-Saham Ini

April 17, 2026
SMBC Indonesia (BTPN) Tebar Dividen Rp101,11 Miliar

SMBC Indonesia (BTPN) Tebar Dividen Rp101,11 Miliar

April 23, 2026
Breaking News! IHSG Lanjut Melemah, Turun 2%

Breaking News! IHSG Lanjut Melemah, Turun 2%

April 23, 2026
BI Sebut Modal & Likuiditas Perbankan RI Masih Aman

BI Sebut Modal & Likuiditas Perbankan RI Masih Aman

April 23, 2026
Breaking News! IHGS Lanjut Melemah, Turun 2%

Breaking News! IHGS Lanjut Melemah, Turun 2%

April 23, 2026
Rupiah Masih Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp17.280

Rupiah Masih Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp17.280

April 23, 2026
BI Fokus Perkuat Jaga Sektor Keuangan & Nilai Tukar Rupiah

BI Fokus Perkuat Jaga Sektor Keuangan & Nilai Tukar Rupiah

April 23, 2026
BNI Sudah Kembalikan Rp 28,25 Miliar Dana Paroki Aek Nabara

BNI Sudah Kembalikan Rp 28,25 Miliar Dana Paroki Aek Nabara

April 23, 2026
Timah (TINS) Kantongi Laba Rp 1,31 T di 2025, Capai 119% dari Target

Timah (TINS) Kantongi Laba Rp 1,31 T di 2025, Capai 119% dari Target

April 23, 2026
BI Umumkan Pertumbuhan Kredit di Maret 2026 Stagnan

BI Umumkan Pertumbuhan Kredit di Maret 2026 Stagnan

April 23, 2026
Tok! Astra (ASII) Sepakat Bagi Dividen Rp390 per Saham

Tok! Astra (ASII) Sepakat Bagi Dividen Rp390 per Saham

April 23, 2026
Bos BI Ungkap Sebab Dolar Tembus Rp 17.300 per Dolar AS

Bos BI Ungkap Sebab Dolar Tembus Rp 17.300 per Dolar AS

April 23, 2026
Rugi Garuda Indonesia(GIAA) Susut Jadi US Juta pada Kuartal I-2026

Rugi Garuda Indonesia(GIAA) Susut Jadi US$46 Juta pada Kuartal I-2026

April 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 23, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Sesi I Naik 0,2% ke Level 7.645 Ditopang Kinerja Saham-Saham Ini

6 days ago
in Lifestyle
IHSG Sesi I Naik 0,2% ke Level 7.645 Ditopang Kinerja Saham-Saham Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat terbatas hari ini, Jumat (17/4/2026). Indeks naik 15,50 poin atau 0,20% ke level 7.645,81 pada penutupan perdagangan sesi pertama.

Sebanyak 331 saham naik, 291 turun, dan 194 tidak bergerak. Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 8,20 triliun, melibatkan 23,88 miliar saham dalam 1,39 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun naik menjadi Rp 13.669 triliun.

Mengutip data Refinitiv, mayoritas sektor perdagangan menguat hari ini, dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh infrastruktur, barang baku dan konsumer primer. Sedangkan sektor finansial, kesehatan dan industri tercatat mengalami koreksi paling dalam.

Secara spesifik, emiten konglomerasi bisnis Astra International (ASII) menjadi penggerak utama kinerja IHSG dengan sumbangsih 7,98 indeks poin. Saham Astra naik 3,23% ke level Rp 6.400 per saham hari ini.

Kemudian ada saham BREN dan MORA yang masing-masing naik 6,46 dan 3,14 indeks poin. Lalu disusul oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang naik 0,59% ke 3.430 per saham dengan sumbangsih 3,14 indeks poin.

Sejumlah emiten lain yang ikut menjadi penopang kinerja IHSG hari ini termasuk TPIA, CUAN, AMMN, MLPT, BRPT dan BRMS.

Hari ini akan menjadi perdagangan terakhir pekan ini, para pelaku pasar dihadapkan pada serangkaian sentimen fundamental dan geopolitik yang krusial.

Dinamika eksternal yang diwarnai oleh ketegangan di kawasan Timur Tengah, anomali di pasar derivatif Amerika Serikat, hingga rilis data makroekonomi Tiongkok, akan menjadi faktor penggerak utama.

Para pemimpin Israel dan Lebanon menyepakati gencatan senjata selama 10 hari setelah pejabat dari kedua negara bertemu di Washington.

Gencatan senjata sementara itu akan dimulai pukul 17.00 waktu AS Timur (ET), ujar Trump dalam unggahan di Truth Social.

Dalam unggahan lanjutan, Trump menambahkan bahwa ia akan mengundang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun ke Gedung Putih untuk “pembicaraan bermakna pertama antara Israel dan Lebanon sejak 1983, waktu yang sangat lama.”

“Kedua pihak ingin melihat PERDAMAIAN, dan saya yakin itu akan terjadi, dengan cepat!” tulis Trump, dikutip dari Reuters.

Kementerian Luar Negeri AS dalam pernyataan yang dirilis Kamis malam mengatakan bahwa kedua negara akan bekerja menciptakan kondisi yang mendukung perdamaian jangka panjang antara kedua negara, pengakuan penuh atas kedaulatan serta integritas wilayah masing-masing, dan membangun keamanan nyata di sepanjang perbatasan bersama, sambil tetap menjaga hak inheren Israel untuk membela diri.

Dalam perkembangan terpisah, lalu lintas pelayaran kapal tanker minyak di Selat Hormuz mulai menunjukkan pergerakan meskipun kondisinya masih berada jauh di bawah kapasitas normal di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung.

Berdasarkan data pergerakan maritim, sejumlah kapal tanker berukuran sangat besar atau Very Large Crude Carrier (VLCC) telah terpantau melintasi kawasan tersebut.

Salah satunya adalah kapal RHN yang memiliki kapasitas angkut sekitar dua juta barel minyak mentah dengan estimasi nilai muatan mencapai US$160 juta, serta kapal Alicia yang melintas menuju Teluk Persia.

Kendati ada aktivitas pergerakan, volume pelayaran secara keseluruhan masih anjlok hingga 90% jika dibandingkan dengan kondisi normal sebelum pecahnya konflik.

Di tengah situasi pembatasan ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa pihaknya telah membuka Selat Hormuz secara permanen. Kebijakan ini disebut sebagai hasil kesepakatan dengan Tiongkok, di mana Beijing menyetujui untuk tidak lagi mengirimkan pasokan senjata ke Iran.

Dari dalam negeri, di tengah ketidakpastian global, sentimen positif mengalir bagi perekonomian domestik setelah lembaga pemeringkat Standard & Poor’s memutuskan untuk mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan prospek stabil.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa S&P mengapresiasi komitmen pemerintah Indonesia dalam menjaga disiplin fiskal, khususnya upaya menahan defisit anggaran di bawah batas 3% terhadap PDB.

Berdasarkan hasil audit terbaru, defisit fiskal berhasil direalisasikan lebih rendah pada level 2,8%. Faktor lain yang menambah keyakinan lembaga pemeringkat adalah perbaikan kinerja pengumpulan pendapatan negara.

Kinerja penerimaan pajak yang tumbuh hingga 30% pada dua bulan pertama tahun ini dipandang sebagai hasil positif dari restrukturisasi organisasi perpajakan dan kepabeanan.

Meski demikian, pihak kementerian menyadari adanya perhatian khusus dari S&P mengenai rasio pembayaran bunga utang terhadap pendapatan yang berada di atas 15%, di mana indikator tersebut akan terus dimonitor.

“Mereka (S&P) menanyakan cukup detail kondisi fiskal kita termasuk defisit tahun ini dan tahun lalu utamanya mereka ingin melihat apakah kita konsisten menjaga di bawah 3 persen dari PDB,” jelasnya.

“Saya bilang kita konsisten dengan kebijakan itu, Presiden Prabowo telah memberikan arahan bahwa defisit kita dijaga di bawah 3 persen,” terang Purbaya.

Menurut Purbaya ada sedikit kekhawatiran S&P terkait pembayaran utang terhadap pendapatan atau pajak. Purbaya langsung menjelaskan bahwa hal itu bisa dikendalikan ke depan dan belum pada level yang membahayakan sesuai kondisi perbaikan pengumpulan pajak dan cukai.

Langkah restrukturisasi organisasi Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai juga sudah dilakukan agar kinerjanya semakin baik.

“Dan ketika kita beritahu bahwa dua bulan tahun ini pertumbuhan pajak 30 persen dan di bulan Januari-Maret dibanding tahun lalu tumbuh 20 persen mereka sepertinya cukup puas,” ucap Purbaya.

(fsd/fsd)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
SMBC Indonesia (BTPN) Tebar Dividen Rp101,11 Miliar

SMBC Indonesia (BTPN) Tebar Dividen Rp101,11 Miliar

April 23, 2026
Breaking News! IHSG Lanjut Melemah, Turun 2%

Breaking News! IHSG Lanjut Melemah, Turun 2%

April 23, 2026
BI Sebut Modal & Likuiditas Perbankan RI Masih Aman

BI Sebut Modal & Likuiditas Perbankan RI Masih Aman

April 23, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .