• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Masih Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp17.280

Rupiah Masih Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp17.280

April 23, 2026
Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

October 8, 2026
Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

October 8, 2026
Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

October 8, 2026
Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

Emiten Haji Isam Gadai Saham Pengendali JARR ke BMRI 7,99 Miliar

October 8, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Masih Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp17.280

6 months ago
in News
Rupiah Masih Tertekan, Nilai Tukar Dolar AS Melesat ke Rp17.280
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup di level terendah sepanjang masa terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di level Rp17.280/US$ atau terdepresiasi 0,64%. Level ini sekaligus menjadi posisi penutupan terlemah rupiah sepanjang masa yang baru.

Sepanjang perdagangan, rupiah memang sudah dibuka melemah pada pagi hari, yakni turun 0,21% ke level Rp17.210/US$. Tekanan terhadap rupiah kemudian terus membesar seiring berjalannya perdagangan. Bahkan, mata uang Garuda sempat menyentuh Rp17.320/US$ sebelum akhirnya sedikit memangkas pelemahan hingga penutupan.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau masih berada di zona hijau dengan penguatan 0,07% ke level 98,658.


Pelemahan rupiah sepanjang perdagangan hari ini terjadi seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang kembali mendorong permintaan terhadap dolar AS. Dolar menguat mendekati level tertinggi dalam sekitar satu setengah pekan, di tengah kebuntuan antara Iran dan Amerika Serikat serta belum terlihatnya kemajuan berarti dalam perundingan damai.

Ketegangan tersebut ikut mendorong harga minyak kembali menembus US$100 per barel, sehingga membebani sentimen pasar global.

Situasi memanas setelah Teheran menyita dua kapal di Selat Hormuz pada Rabu, sementara Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa ada kepastian kapan pembicaraan damai akan dimulai kembali.

Kedua pihak juga masih terbelah dalam sejumlah isu utama, mulai dari gencatan senjata, blokade, isu nuklir, hingga kendali atas Selat Hormuz. Akibatnya, jalur strategis tersebut secara efektif masih terganggu dan memicu guncangan energi yang memberi tekanan pada perekonomian global.

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjelaskan, ambrolnya rupiah hari ini masih dipicu sentimen negatif pelaku pasar terhadap dinamika konflik di Timur Tengah, serta harga minyak yang terus bergejolak.

Selain itu, tekanan terhadap rupiah juga diperparah oleh tingginya permintaan dolar AS di dalam negeri, seiring masuknya periode musiman pembayaran dividen.

“Selain isu harga minyak dan kondisi di Timur Tengah, ada seasonal demand juga untuk pembayaran dividen,” kata David kepada CNBC Indonesia, Kamis (23/4/2026).

Sementara itu, Kepala Ekonom dan Riset Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menilai pergerakan ini juga mencerminkan langkah Bank Indonesia yang melakukan stabilisasi kurs secara lebih terukur.

Menurutnya, BI kini mulai melakukan intervensi di pasar valuta asing secara lebih hati-hati agar cadangan devisa Indonesia tidak tergerus terlalu dalam.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

October 8, 2026
Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

October 8, 2026
Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

October 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .