• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

April 24, 2026
Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

April 24, 2026
Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

April 24, 2026
IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

April 24, 2026
Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

April 24, 2026
SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

April 24, 2026
Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

April 24, 2026
How Lux is redefining sustainable development with Nesara Bay City

How Lux is redefining sustainable development with Nesara Bay City

April 24, 2026
2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

April 24, 2026
Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

April 24, 2026
Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

April 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, April 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

3 hours ago
in News
Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) masuk dalam radar pemantauan karena pergerakan saham yang terjadi di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA) pada 23 April 2026. Hal ini terjadi karena dalam sepekan terakhir, saham MMIX mengalami kenaikan hingga 29,63% atau di atas 50% dalam satu bulan terakhir.

Beberapa analis menganggap UMA yang diumumkan ini sangat wajar, terlebih bisnis emiten distribusi ritel di bidang kesehatan dan kecantikan tersebut cukup potensial.

Mereka dikenal sebagai pemegang lisensi Kekayaan Intelektual (IP) dari brand global seperti Warner Bros, Hybe (BT21), dan Line Friends untuk produk-produk mereka. Sehingga tidak heran sahamnya terus meroket.

Pengamat pasar modal sekaligus Co-Founder Pasardana, Hans Kwee, bahkan menyebut kenaikan MMIX saat ini didorong oleh kombinasi perbaikan fundamental (balik rugi ke laba) dan sentimen spekulasi pasar.

Dia juga menilai status UMA untuk saham MMIX tersebut sangat wajar. Status ini akan diberikan jika saham terus-menerus terkena Auto Rejection Atas (ARA).

“Status UMA sebenarnya adalah ‘lampu kuning’ atau peringatan dini, bukan hukuman,” ungkap dia kepada CNBC Indonesia, Jumat (24/4/2026).

Hans menambahkan berdasarkan kinerja terbaru, MMIX diketahui sedang dalam fase pemulihan atau turnaround. Di mana setelah sempat mengalami tekanan, MMIX berhasil membukukan laba bersih sekitar Rp 5,2 miliar pada tahun penuh 2025 atau naik signifikan dibanding tahun 2024 yang hanya sekitar Rp 1,2 miliar.

Kemudian pada akhir 2025, MMIX mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 85% secara tahunan pada kuartal III 2025. Hal ini didorong oleh segmen baru yaitu popok bayi yang menjadi mesin pertumbuhan utama.

Sekadar informasi, pada penutupan perdagangan sesi II, Jumat (24/4/2026) saham MMIX terpantau melemah -14,29% atau turun 50 point di harga Rp 300 per saham.

(dpu/dpu)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

April 24, 2026
Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

April 24, 2026
Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

April 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .