• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.350 US$

Breaking News! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.350 US$

May 6, 2026
Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

September 22, 2026
Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an

Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an

September 22, 2026
Diam-Diam Konglomerat Pengendali Saratoga Borong Saham Rp 1,49 M

Diam-Diam Konglomerat Pengendali Saratoga Borong Saham Rp 1,49 M

September 22, 2026
Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

September 22, 2026
Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

September 22, 2026
IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

September 22, 2026
Bursa Vietnam Naik Kelas, FTSE Buka Keran Dana Asing Rp100 Triliun

Bursa Vietnam Naik Kelas, FTSE Buka Keran Dana Asing Rp100 Triliun

September 22, 2026
Siloam Mau Caplok 14 Perusahaan Pemilik Aset RS, Senilai Rp 6,9 T

Siloam Mau Caplok 14 Perusahaan Pemilik Aset RS, Senilai Rp 6,9 T

September 22, 2026
Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Utang BLBI Akhirnya Lunas Tuntas

Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Utang BLBI Akhirnya Lunas Tuntas

September 22, 2026
Utang BLBI Lunas, Menkeu Suahasil Tetap Kejar Para Obligor!

Utang BLBI Lunas, Menkeu Suahasil Tetap Kejar Para Obligor!

September 22, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 22, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Breaking News! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.350 US$

5 months ago
in News
Breaking News! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.350 US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (6/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,34% ke posisi Rp17.350/US$. Penguatan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya rupiah ditutup melemah 0,26% ke level Rp17.410/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau melemah. Per pukul 09.00 WIB, DXY turun 0,21% ke level 98,234.


Bank Indonesia (BI) dan pemerintah kembali menujukkan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut, ada tujuh langkah yang disiapkan BI untuk memperkuat rupiah dan telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa malam (5/5/2026).

Tujuh langkah tersebut mencakup pembatasan pembelian dolar AS tanpa underlying transaction, intervensi di pasar valas baik spot maupun DNDF domestik, serta penguatan intervensi NDF di pasar luar negeri.

BI juga akan memperkuat daya tarik Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), melanjutkan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder, menjaga kecukupan likuiditas perbankan dan pasar, serta meningkatkan pengawasan terhadap bank dan korporasi dengan aktivitas pembelian dolar AS yang tinggi.

Untuk rencana memperketat pembelian dolar AS di pasar domestik tanpa underlying. Perry menjelaskan, BI sebelumnya telah menurunkan batas pembelian dolar tanpa underlying dari US$100.000 menjadi US$50.000 per orang per bulan.

Ke depan, batas tersebut akan kembali diturunkan menjadi US$25.000. Artinya, pembelian dolar AS sampai atau di atas US$25.000 wajib memiliki underlying atau dasar transaksi yang jelas.

“Pembelian dolar sampai dengan atau di atas 25.000 itu harus pakai underlying ya. Itu yang kami akan perkuat,” kata Perry.

Selain itu, BI juga akan terus melakukan intervensi di pasar spot, DNDF domestik, hingga NDF luar negeri, termasuk di Hong Kong, Singapura, London, dan New York. Perry menegaskan cadangan devisa BI masih lebih dari cukup untuk menjaga stabilitas rupiah.

BI juga akan memperkuat daya tarik SRBI untuk menarik inflow asing agar dapat mengimbangi outflow dari pasar SBN dan saham.

Koordinasi dengan Kementerian Keuangan turut diperkuat melalui pembelian SBN di pasar sekunder. Perry menyebut BI telah membeli SBN sebesar Rp123,1 triliun secara year to date.

Dari sisi pemerintah, adanya pemberlakuan aturan baru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) mulai 1 Juni 2026.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan DHE SDA wajib masuk ke bank pelat merah atau Himbara minimal selama 12 bulan, dengan konversi ke rupiah maksimal 50% dari total DHE SDA eksportir.

Khusus sektor ekstraktif, minyak, dan gas, pemerintah memberikan pengecualian durasi penempatan menjadi tiga bulan.

Pemerintah juga menyiapkan instrumen SBN valas domestik untuk menampung kelebihan valas dari DHE SDA. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pasokan valas di dalam negeri sekaligus memperdalam pasar keuangan domestik.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

September 22, 2026
Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .