• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.350 US$

Breaking News! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.350 US$

May 6, 2026
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

September 8, 2026
Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

September 8, 2026
Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

September 8, 2026
IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

September 8, 2026
Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

September 8, 2026
Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

September 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Breaking News! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.350 US$

4 months ago
in News
Breaking News! Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.350 US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (6/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,34% ke posisi Rp17.350/US$. Penguatan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya rupiah ditutup melemah 0,26% ke level Rp17.410/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau melemah. Per pukul 09.00 WIB, DXY turun 0,21% ke level 98,234.


Bank Indonesia (BI) dan pemerintah kembali menujukkan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut, ada tujuh langkah yang disiapkan BI untuk memperkuat rupiah dan telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa malam (5/5/2026).

Tujuh langkah tersebut mencakup pembatasan pembelian dolar AS tanpa underlying transaction, intervensi di pasar valas baik spot maupun DNDF domestik, serta penguatan intervensi NDF di pasar luar negeri.

BI juga akan memperkuat daya tarik Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), melanjutkan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder, menjaga kecukupan likuiditas perbankan dan pasar, serta meningkatkan pengawasan terhadap bank dan korporasi dengan aktivitas pembelian dolar AS yang tinggi.

Untuk rencana memperketat pembelian dolar AS di pasar domestik tanpa underlying. Perry menjelaskan, BI sebelumnya telah menurunkan batas pembelian dolar tanpa underlying dari US$100.000 menjadi US$50.000 per orang per bulan.

Ke depan, batas tersebut akan kembali diturunkan menjadi US$25.000. Artinya, pembelian dolar AS sampai atau di atas US$25.000 wajib memiliki underlying atau dasar transaksi yang jelas.

“Pembelian dolar sampai dengan atau di atas 25.000 itu harus pakai underlying ya. Itu yang kami akan perkuat,” kata Perry.

Selain itu, BI juga akan terus melakukan intervensi di pasar spot, DNDF domestik, hingga NDF luar negeri, termasuk di Hong Kong, Singapura, London, dan New York. Perry menegaskan cadangan devisa BI masih lebih dari cukup untuk menjaga stabilitas rupiah.

BI juga akan memperkuat daya tarik SRBI untuk menarik inflow asing agar dapat mengimbangi outflow dari pasar SBN dan saham.

Koordinasi dengan Kementerian Keuangan turut diperkuat melalui pembelian SBN di pasar sekunder. Perry menyebut BI telah membeli SBN sebesar Rp123,1 triliun secara year to date.

Dari sisi pemerintah, adanya pemberlakuan aturan baru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) mulai 1 Juni 2026.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan DHE SDA wajib masuk ke bank pelat merah atau Himbara minimal selama 12 bulan, dengan konversi ke rupiah maksimal 50% dari total DHE SDA eksportir.

Khusus sektor ekstraktif, minyak, dan gas, pemerintah memberikan pengecualian durasi penempatan menjadi tiga bulan.

Pemerintah juga menyiapkan instrumen SBN valas domestik untuk menampung kelebihan valas dari DHE SDA. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pasokan valas di dalam negeri sekaligus memperdalam pasar keuangan domestik.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .