• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Atasi Penurunan Harga Batu Bara, Begini Strategi BUMI Dongkrak Kinerja

Atasi Penurunan Harga Batu Bara, Begini Strategi BUMI Dongkrak Kinerja

July 28, 2025
Tekanan Jual Masih Besar, Koreksi IHSG & Rupiah Sampai Kapan?

Tekanan Jual Masih Besar, Koreksi IHSG & Rupiah Sampai Kapan?

May 26, 2026
Menteri Ara Puji BRI, KPR Capai 54% Dari Capaian Nasional

Menteri Ara Puji BRI, KPR Capai 54% Dari Capaian Nasional

May 26, 2026
Bayar Utang Anak Usaha, Grup Bakrie (BNBR) Mau Rights Issue Rp4,76 T

Bayar Utang Anak Usaha, Grup Bakrie (BNBR) Mau Rights Issue Rp4,76 T

May 26, 2026
BRI Dorong Pemerataan Layanan KPP Hingga Pelosok

BRI Dorong Pemerataan Layanan KPP Hingga Pelosok

May 26, 2026
Kinerja Gemilang Pegadaian Bentuk Komitmen ‘MengEMASkan Indonesia’

Kinerja Gemilang Pegadaian Bentuk Komitmen ‘MengEMASkan Indonesia’

May 26, 2026
Industri Asuransi Mulai Rasakan Tekanan Imbas Konflik Iran

Industri Asuransi Mulai Rasakan Tekanan Imbas Konflik Iran

May 26, 2026
Asing Net Sell Rp 823,3 M di Sesi 1, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp 823,3 M di Sesi 1, Ini Daftar Sahamnya

May 26, 2026
IHSG Sesi 1 Melemah 0,91% ke Level 6.149

IHSG Sesi 1 Melemah 0,91% ke Level 6.149

May 26, 2026
BRPT & Prajogo Jaminkan 3,6 Miliar Saham TPIA, Manajemen Buka Suara

BRPT & Prajogo Jaminkan 3,6 Miliar Saham TPIA, Manajemen Buka Suara

May 26, 2026
Sambut Long Weekend, IHSG & Rupiah Masih Dalam Tekanan

Sambut Long Weekend, IHSG & Rupiah Masih Dalam Tekanan

May 26, 2026
Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp18,1 T per April 2026, Naik 19% YoY

Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp18,1 T per April 2026, Naik 19% YoY

May 26, 2026
Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih Jelang Libur Idul Adha

Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih Jelang Libur Idul Adha

May 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, May 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Atasi Penurunan Harga Batu Bara, Begini Strategi BUMI Dongkrak Kinerja

10 months ago
in Lifestyle
Atasi Penurunan Harga Batu Bara, Begini Strategi BUMI Dongkrak Kinerja
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Berbeda dari tahun 2024, tahun ini merupakan tahun yang penuh tantangan untuk perusahaan batu bara. Selain masalah cuaca, perusahaan batu bara dihadapkan pada fluktuasi harga batu bara global. Kondisi ini membuat perusahaan batu bara putar otak untuk mendorong kinerjanya.

Hal ini diakui oleh Advisor PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Christopher Fong. Ia mengatakan, tahun lalu BUMI berhasil membukukan kinerja positif berkat faktor kenaikan harga batu bara. Bahkan, menurut dia, pada waktu itu beberapa tahun terakhir harga batu bara berada di level yang menguntungkan.

Kondisi tersebut membuat BUMI berhasil membukukan kinerja positif dengan membukukan laba bersih secara konsolidasi mencapai sebesar US$ 170,9 juta pada 2024. Jumlah ini tumbuh 45,5% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar US$117,4 juta.

Sementara laba periode tahun berjalan yang diatribusikan ke entitas induk tercatat sebesar US$ 67,5 juta atau tumbuh 517,8% dibanding periode sama tahun sebelumnya US$ 10,9 juta.

“Selain itu, kurang lebih 12 tahun, kami telah menjalankan rencana untuk melakukan efisiensi biaya operasional. Sebagian berasal dari itu, namun sebagian besar tetap dipengaruhi oleh fluktuasi harga batu bara levelnya saat itu,” ungkap dia dalam Emiten Reports 2025 CNBC Indonesia, Senin (28/7/2025).

Di sisi lain, BUMI juga konsisten dalam hal menjaga produksi batu bara. Di mana kapasitas produksi BUMI konsisten berkisar di 75 hingga 80 juta ton per tahun.

“Angkanya berfluktuasi antara 75-80 ton. Jadi, peningkatan kinerja (2024) lebih disebabkan oleh penghematan biaya dan haga batu bara,” ungkap Christopher.

Melihat harga batu bara yang mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, BUMI pun lanjutnya akan fokus melakukan transisi dan masuk ke sumber pendapatan baru dengan beralih ke mineral kritis.

“Sebagai bagian dari strategi yang telah kami terapkan dalam dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan direktur kami saat ini, kami sedang memasuki masa transisi. Kami tetap mempertahankan kehadiran dan volume produksi batu bara termal, namun kami juga mulai beralih ke pasar transisi di mana kami beralih ke mineral penting dan pemrosesan hilir untuk mengimbangi fluktuasi harga batu bara,” terangnya.

Untuk diketahui, harga batu bara menunjukkan tren pergerakan yang volatil dalam beberapa waktu terakhir. Harga batu bara pun sempat mengalami kenaikan berkat dukungan Vietnam, Jepang, dan Australia yang meningkatkan permintaannya terhadap komoditas tersebut.

Permintaan batu bara di negara-negara tersebut mengalami peningkatan. Ditambah ada gangguan pasokan dari Australia dan eskalasi perang yang meningkat antara Israel dan Iran.

Pada 2025, BUMI menargetkan produksi batu bara hingga 79-81 juta ton. Dari jumlah tersebut, Kaltim Prima Coal (KPC) akan berkontribusi terhadap produksi batu bara sebanyak 55-56 juta ton sedangkan Arutmin diperkirakan akan memproduksi batu bara sebesar 25-26 juta ton.

“Kami sangat stabil dalam hal produksi. Kami adalah eksportir batu bara termal terbesar di dunia, dan juga memasok dalam jumlah besar untuk kebutuhan domestik,” pungkas Christopher.

(dpu/dpu)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Naik Tajam, Laba Bersih Bumi Resources (BUMI) Melonjak 45,5% di 2024




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Tekanan Jual Masih Besar, Koreksi IHSG & Rupiah Sampai Kapan?

Tekanan Jual Masih Besar, Koreksi IHSG & Rupiah Sampai Kapan?

May 26, 2026
Menteri Ara Puji BRI, KPR Capai 54% Dari Capaian Nasional

Menteri Ara Puji BRI, KPR Capai 54% Dari Capaian Nasional

May 26, 2026
Bayar Utang Anak Usaha, Grup Bakrie (BNBR) Mau Rights Issue Rp4,76 T

Bayar Utang Anak Usaha, Grup Bakrie (BNBR) Mau Rights Issue Rp4,76 T

May 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .