• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Lemah Bisa Bikin Ekspor Kuat, Ekonom: Itu Keliru!

Rupiah Lemah Bisa Bikin Ekspor Kuat, Ekonom: Itu Keliru!

May 25, 2026
Sektor Jasa Keuangan Dituntut Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Sektor Jasa Keuangan Dituntut Dorong Pertumbuhan Ekonomi

May 25, 2026
Dongkrak Kinerja, Begini Strategi AHI (ACES) Hadapi Tantangan Global

Dongkrak Kinerja, Begini Strategi AHI (ACES) Hadapi Tantangan Global

May 25, 2026
Sasar Pasar Premium, Sarang Burung Walet RI Tahan Guncangan

Sasar Pasar Premium, Sarang Burung Walet RI Tahan Guncangan

May 25, 2026
Andry Hakim Jadi Standby Buyer Rights Issue CBRE

Andry Hakim Jadi Standby Buyer Rights Issue CBRE

May 25, 2026
Video: FTSE Russel Hapus 4 Saham RI – Rupiah Melemah ke Rp 17.720/USD

Video: FTSE Russel Hapus 4 Saham RI – Rupiah Melemah ke Rp 17.720/USD

May 25, 2026
Ekonom Bank Permata Bilang Rupiah Sulit ke Rp16.000/US$, Ini Alasannya

Ekonom Bank Permata Bilang Rupiah Sulit ke Rp16.000/US$, Ini Alasannya

May 25, 2026
Jangan Tergiur! Aplikasi Penghasil Uang Ini Diduga Investasi Bodong

Jangan Tergiur! Aplikasi Penghasil Uang Ini Diduga Investasi Bodong

May 25, 2026
Harga Minyak Ambruk! Pasar Yakin AS-Iran Segera Damai

Harga Minyak Ambruk! Pasar Yakin AS-Iran Segera Damai

May 25, 2026
Transaksi Jumbo! BTN Akuisisi Portofolio Kredit Rp19,9 T dari SMBC

Transaksi Jumbo! BTN Akuisisi Portofolio Kredit Rp19,9 T dari SMBC

May 25, 2026
Sentimen Domestik Dorong Aksi Jual,IHSG & Rupiah Lanjut Melemah

Sentimen Domestik Dorong Aksi Jual,IHSG & Rupiah Lanjut Melemah

May 25, 2026
Janji Bereskan Pinjol, Uang Malah Hilang

Janji Bereskan Pinjol, Uang Malah Hilang

May 25, 2026
Beli Tanah di Bogor, Orang Jakarta Kaya 3 Turunan

Beli Tanah di Bogor, Orang Jakarta Kaya 3 Turunan

May 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Lemah Bisa Bikin Ekspor Kuat, Ekonom: Itu Keliru!

15 minutes ago
in Lifestyle
Rupiah Lemah Bisa Bikin Ekspor Kuat, Ekonom: Itu Keliru!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Beberapa waktu terakhir muncul narasi bahwa pelemahan nilai tukar rupiah merupakan berkah tersembunyi bagi perekonomian domestik kembali menjadi sorotan di sosial media.

Sejumlah influencer keuangan belakangan gencar mengedukasi publik dengan premis klasik yaitu depresiasi rupiah akan membuat produk Indonesia lebih murah di pasar global, sehingga mendongkrak ekspor.

Namun, Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, secara tegas meluruskan bahwa logika tersebut keliru dan berpotensi menyesatkan pelaku usaha maupun masyarakat luas.

Secara teoritis, penurunan nilai mata uang memang memberikan windfall bagi para eksportir komoditas mentah berbasis sumber daya alam. Pendapatan ekspor yang berdenominasi US$ akan menghasilkan nilai rupiah yang jauh lebih besar saat dikonversi. Kendati demikian, Josua mengingatkan bahwa struktur perekonomian domestik tidak sesederhana itu karena industri manufaktur kita memiliki karakteristik supply chain yang sangat kompleks.

“Eksportir komoditas memang diuntungkan secara langsung. Tapi kita juga harus melihat sisi lainnya yaitu industri manufaktur yang harus mengimpor bahan baku terlebih dahulu sebelum mengekspor produk jadi, mereka justru akan terbebani oleh pelemahan rupiah,” ujar Josua Pardede dalam sebuah diskusi bersama Bank Indonesia. Ketergantungan yang tinggi terhadap bahan baku impor inilah yang kerap diabaikan oleh para pembuat konten keuangan di media sosial.


Lebih jauh lagi, sebagian besar dari produk manufaktur yang mengandalkan bahan baku impor tersebut sebetulnya dialokasikan untuk memenuhi konsumsi domestik. Naiknya biaya produksi akibat pelemahan kurs pada akhirnya memicu tekanan imported inflation yang berpotensi mengikis daya beli masyarakat. Kondisi ini tentu dapat mengancam momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini berada di kisaran 5,61%.

Oleh karena itu, Josua menekankan bahwa stabilitas nilai tukar jauh lebih krusial bagi dunia usaha ketimbang sekedar mengejar level kurs tertentu. Pelaku usaha membutuhkan kepastian pergerakan mata uang untuk melakukan perencanaan bisnis jangka pendek hingga menengah, seperti memesan bahan baku untuk 3 hingga 6 bulan ke depan. Tanpa adanya stabilitas, fluktuasi rupiah yang terlalu liar hanya akan menciptakan ketidakpastian tinggi di pasar.

“Tugas Bank Indonesia bukan mengarahkan rupiah ke level tertentu. Tugas BI adalah menjaga stabilitas. Ini yang paling dibutuhkan para pelaku usaha yaitu kepastian dan stabilitas untuk perencanaan bisnis mereka” tegas Josua. Fenomena kehati-hatian ini sudah tercermin dari masih tingginya angka undisbursed loan di perbankan domestik yang berada di atas level 20%.

Pada akhirnya, menjaga stabilitas rupiah bukan berarti mengorbankan pertumbuhan ekonomi, melainkan prasyarat utama agar investasi asing maupun domestik dapat terus berjalan. Edukasi yang jujur mengenai struktur fundamental ekonomi nasional sangat diperlukan agar publik tidak terjebak dalam mitos semu bahwa melemahnya rupiah adalah sebuah keuntungan ekonomi.

(gls)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Sektor Jasa Keuangan Dituntut Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Sektor Jasa Keuangan Dituntut Dorong Pertumbuhan Ekonomi

May 25, 2026
Dongkrak Kinerja, Begini Strategi AHI (ACES) Hadapi Tantangan Global

Dongkrak Kinerja, Begini Strategi AHI (ACES) Hadapi Tantangan Global

May 25, 2026
Rupiah Lemah Bisa Bikin Ekspor Kuat, Ekonom: Itu Keliru!

Rupiah Lemah Bisa Bikin Ekspor Kuat, Ekonom: Itu Keliru!

May 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .