• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
OJK Ungkap Jumlah BPR Merger Makin Banyak, Kinerja Tumbuh Positif

OJK Ungkap Jumlah BPR Merger Makin Banyak, Kinerja Tumbuh Positif

June 2, 2026
Perbanas Usul Pelaku Judol-Fraud Diblacklist dari Bank di RI!

Perbanas Usul Pelaku Judol-Fraud Diblacklist dari Bank di RI!

June 2, 2026
OJK Mau Hapus KBMI 1, Bank Ganesha Siap Naik Kelas

OJK Mau Hapus KBMI 1, Bank Ganesha Siap Naik Kelas

June 2, 2026
Bumi Resources (BUMI) Mau Kucurkan Pinjaman Rp1,5 T ke Tambang Arutmin

Bumi Resources (BUMI) Mau Kucurkan Pinjaman Rp1,5 T ke Tambang Arutmin

June 2, 2026
Kabar Delisting Mencuat, Bos Bank Danamon (BDMN) & OJK Buka Suara

Kabar Delisting Mencuat, Bos Bank Danamon (BDMN) & OJK Buka Suara

June 2, 2026
Emiten Anak Hashim Kerja Sama dengan Telkom

Emiten Anak Hashim Kerja Sama dengan Telkom

June 2, 2026
DHE SDA Wajib 100% di Himbara, OJK Buka-Bukaan Dampaknya

DHE SDA Wajib 100% di Himbara, OJK Buka-Bukaan Dampaknya

June 2, 2026
Bunga Tinggi, Leasing Waspadai NPL Naik & Permintaan Anjlok

Bunga Tinggi, Leasing Waspadai NPL Naik & Permintaan Anjlok

June 2, 2026
Konsolidasi Merger Asuransi BUMN Dalam Tahap Penjajakan oleh Danantara

Konsolidasi Merger Asuransi BUMN Dalam Tahap Penjajakan oleh Danantara

June 2, 2026
Video:IHSG Mulai Rebound, Seberapa Kuat Hadapi Sentimen MSCI

Video:IHSG Mulai Rebound, Seberapa Kuat Hadapi Sentimen MSCI

June 2, 2026
Masyarakat Getol Beli Premi Baru Tapi Kok Pendapatan Asuransi Turun?

Masyarakat Getol Beli Premi Baru Tapi Kok Pendapatan Asuransi Turun?

June 2, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,11% Hari Ini, Saham Konglo Beraksi Lagi

IHSG Ditutup Naik 1,11% Hari Ini, Saham Konglo Beraksi Lagi

June 2, 2026
Rupiah Ditutup Menguat 0,2%, Dolar AS Turun ke Rp17.830

Rupiah Ditutup Menguat 0,2%, Dolar AS Turun ke Rp17.830

June 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, June 2, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

OJK Ungkap Jumlah BPR Merger Makin Banyak, Kinerja Tumbuh Positif

2 hours ago
in Market
OJK Ungkap Jumlah BPR Merger Makin Banyak, Kinerja Tumbuh Positif
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan per April 2026, sebanyak 57 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) telah melebur menjadi 18 BPR/BPRS. Sementara itu, terdapat lebih dari 200 BPR dan BPRS masih dalam proses perizinan penggabungan atau peleburan di OJK.

“OJK senantiasa mendorong ketahanan dan kontribusi industri BPR dan BPRS dalam perekonomian di wilayahnya melalui kebijakan pemenuhan modal inti minimum dan konsolidasi, sehingga diharapkan industri BPR dan BPRS mampu untuk menghadapi tantangan dan tuntutan dari dinamika perekonomian dan persaingan industri perbankan,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Selain itu, sebagian besar BPR dan BPRS telah memenuhi modal inti minimum sebesar Rp6 miliar. Bagi BPR dan BPRS yang belum memenuhi telah ditempuh upaya aksi korporasi antara lain penambahan modal disetor dan/atau konsolidasi. Dian berharap melalui langkah-langkah tersebut, tujuan penguatan industri BPR dan BPRS diharapkan dapat dicapai.

Untuk mendukung lebih jauh penguatan peran perbankan di daerah, OJK senantiasa mendorong sinergi BPR dan BPRS dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam bentuk konsolidasi BPR dan BPRS yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah di bawah BPD.

Secara kinerja, Dian menyampaikan industri BPR dan BPRS tetap tumbuh positif dengan indikator keuangan yang baik dan terjaga. Sampai dengan Maret 2026, total aset BPR dan BPRS mengalami pertumbuhan sebesar 3,70 persen year-on-year (yoy) menjadi sebesar Rp236,69 triliun.

Adapun penyaluran kredit/pembiayaan industri BPR dan BPRS dapat tumbuh sebesar 2,83 persen yoy menjadi sebesar Rp176,96 triliun, didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 3,16 persen yoy menjadi sebesar Rp165,49 triliun.

Kinerja ini juga didukung dengan ketahanan permodalan yang relatif kuat untuk menopang risiko dengan rasio CAR agregat industri BPR dan BPRS sebesar 27,20 persen, atau berada cukup jauh di atas ketentuan regulator.

“Industri BPR dan BPRS terus berupaya memperkuat langkah mitigasi risiko melalui penerapan manajemen dan tata kelola yang baik dalam penyaluran kredit, pelaksanaan monitoring pasca-pencairan secara intensif, serta pembentukan cadangan kerugian sesuai dengan. ketentuan yang berlaku,” papar Dian.

Secara geografis dan kultural, BPR dan BPRS merupakan lembaga jasa keuangan yang lebih dekat dalam pemberian akses keuangan kepada pelaku UMKM, sejalan dengan amanat UU P2SK bahwa BPR dan BPRS memiliki fokus untuk memberikan layanan keuangan kepada UMK dan masyarakat di wilayah sekitarnya. Penyaluran kredit/pembiayaan UMKM oleh BPR dan BPRS tetap tumbuh dan terjaga kualitasnya, dengan porsi penyaluran mencapai 50,07 persen dari total kredit/pembiayaan pada posisi Maret 2026.

Meskipun telah memiliki komposisi yang cukup tinggi, penyaluran kredit/pembiayaan tersebut dapat terus ditingkatkan, termasuk melalui kerjasama dengan lembaga jasa keuangan lainnya serta dengan berpartisipasi aktif dalam pembiayaan yang terkait dengan program OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), seperti kredit/pembiayaan melawan rentenir (K/PMR) dan kredit/pembiayaan sektor pertanian (K/PSP).

Ia menyampaikan bahwa dinamika ekonomi di tingkat global maupun regional merupakan tantangan bagi industri perbankan, termasuk BPR dan BPRS. Perkembangan teknologi informasi di bidang keuangan yang juga semakin masif berdampak pada perubahan perilaku, ekspektasi, dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan dari bank.

BPR dan BPRS menghadapi persaingan yang semakin ketat, termasuk pada penyaluran kredit atau pembiayaan kepada segmen mikro dan kecil yang diiringi dengan potensi peningkatan risiko kredit atau pembiayaan.

Menurut Dian, untuk menjawab berbagai tantangan tersebut serta menindaklanjuti amanat dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), OJK telah menerbitkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri BPR dan BPRS 2024-2027 guna mewujudkan BPR dan BPRS menjadi bank yang berintegritas, tangguh, dan kontributif dalam memberikan akses keuangan kepada UMKM dan masyarakat di wilayahnya.

Roadmap ini merupakan acuan BPR dan BPRS dalam merumuskan strategi bisnis yang resilien agar dapat mempertahankan kinerja dan eksistensinya. Roadmap difokuskan pada empat pilar yaitu Penguatan Struktur dan Daya Saing, Akselerasi Digitalisasi BPR dan BPRS, Penguatan Peran BPR dan BPRS di Wilayah, serta Penguatan Pengaturan, Perizinan dan Pengawasan.

“Melalui penguatan struktur dan daya saing, BPR dan BPRS diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan kegiatan usahanya ke depan, mengantisipasi dampak gejolak perekonomian, serta meningkatkan daya saing industri dalam menjalankan fungsi intermediasinya kepada masyarakat dan sektor UMKM,” kata Dian.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perbanas Usul Pelaku Judol-Fraud Diblacklist dari Bank di RI!

Perbanas Usul Pelaku Judol-Fraud Diblacklist dari Bank di RI!

June 2, 2026
OJK Mau Hapus KBMI 1, Bank Ganesha Siap Naik Kelas

OJK Mau Hapus KBMI 1, Bank Ganesha Siap Naik Kelas

June 2, 2026
Bumi Resources (BUMI) Mau Kucurkan Pinjaman Rp1,5 T ke Tambang Arutmin

Bumi Resources (BUMI) Mau Kucurkan Pinjaman Rp1,5 T ke Tambang Arutmin

June 2, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .