• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Bergejolak, Saham Ini Malah Terbang

IHSG Bergejolak, Saham Ini Malah Terbang

June 19, 2026
Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

July 2, 2026
IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

July 2, 2026
Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

July 2, 2026
Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

July 2, 2026
BEI Suspensi 37 Saham Pemantauan Khusus, 19 Emiten Aktif Ikut Kena

BEI Suspensi 37 Saham Pemantauan Khusus, 19 Emiten Aktif Ikut Kena

July 2, 2026
Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Ditutup Dekati Rp18.000

Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Ditutup Dekati Rp18.000

July 2, 2026
Daftar Terbaru Saham HSC per Juli 2026, Ada Dua Emiten Baru Masuk

Daftar Terbaru Saham HSC per Juli 2026, Ada Dua Emiten Baru Masuk

July 2, 2026
Kospi Korea Anjlok 8%, Saham Teknologi Ambruk Berjamaah

Kospi Korea Anjlok 8%, Saham Teknologi Ambruk Berjamaah

July 2, 2026
Baru 3 Bulan Menjabat, Dirut PT Pos Daud Joseph Mengundurkan Diri

Baru 3 Bulan Menjabat, Dirut PT Pos Daud Joseph Mengundurkan Diri

July 2, 2026
Dirut PT Pos Daud Joseph Mengundurkan Diri Setelah Tiga Bulan Menjabat

Dirut PT Pos Daud Joseph Mengundurkan Diri Setelah Tiga Bulan Menjabat

July 2, 2026
Asing Net Buy di Sesi 1 Saham Ini Diincar

Asing Net Buy di Sesi 1 Saham Ini Diincar

July 2, 2026
Analis Ungkap Alasan Saham ANTM Banyak Diburu Investor

Analis Ungkap Alasan Saham ANTM Banyak Diburu Investor

July 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 2, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Bergejolak, Saham Ini Malah Terbang

2 weeks ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Bergejolak, Saham Ini Malah Terbang
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sangat tinggi pagi ini, Jumat (19/6/2026). IHSG sempat naik 0,5% ke level 6.215,06 pada awal perdagangan, tetapi kemudian mengalami koreksi dengan persentase yang serupa beberapa menit setelahnya.

Hingga pukul 10.20 WIB, IHSG masih bertahan di atas level 6.100. Volatilitas IHSG dibayangi oleh sentimen MSCI. Meskipun status Indonesia masih bertahap di Emerging Market, tetapi MSCI menilai information flow atau arus informasi pasar saham Tanah Air dengan status negatif. 

Sementara itu, sejumlah berhasil bertahan di zona hijau di tengah guncangan tersebut. Berdasarkan data perdagangan, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menguat 8,1% ke level 675.

Kemudian, ada saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) menguat 4,74% atau 475 poin menjadi 10.500, sementara saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) melonjak 5,65% ke posisi 7.950.

Saham sektor konsumsi juga turut menopang pergerakan pasar. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 2,87% atau 450 poin ke level 16.150.

Saham lainnya yang bergerak menghijau, ada saham PT Cardig Aero Services Tbk (CASS) mencatat kenaikan 12,07% atau 210 poin menjadi 1.950, sedangkan saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menguat 6,99% atau 200 poin ke level 3.060.

Selain itu, PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) melonjak 11,40% atau 200 poin ke posisi 1.955. Bahkan, saham PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) melonjak 16,67% atau 180 poin ke level 1.260.

Sebagai informasi ,MSCI telah merilis Global Market Accessibility Review yang diterbitkan oleh MSCI pada Jumat subuh tadi.

Dalam laporan evaluasi tahunan tersebut, aksesibilitas pasar ekuitas Indonesia secara resmi mencatatkan pemburukan pada kriteria arus informasi.

Berdasarkan tabel ringkasan pemeringkatan pada dokumen tersebut, peringkat kriteria arus informasi (Information Flow) untuk Indonesia diturunkan dari peringkat positif tanpa masalah besar pada tahun 2025 menjadi peringkat negatif yang mengindikasikan urgensi perbaikan pada tahun 2026.

Penurunan peringkat aksesibilitas ini dipicu oleh temuan masalah struktural terkait ketidakjelasan dalam struktur kepemilikan saham di pasar modal domestik.

Selain itu, evaluasi global ini juga menyoroti adanya indikasi perilaku perdagangan yang terkoordinasi di bursa Indonesia, yang secara langsung dinilai merusak proses pembentukan harga yang wajar di pasar reguler.

Praktik-praktik yang membatasi tingkat transparansi ini dipandang membatasi kemampuan investor institusional internasional secara material dalam menilai besaran riil dari saham yang beredar di publik (true free float).

Kondisi ini turut menghalangi investor asing untuk dapat mengandalkan harga pasar yang diobservasi secara objektif dalam proses konstruksi portofolio serta replikasi indeks mereka.

Lebih lanjut, laporan evaluasi tersebut juga memberikan catatan bahwa kriteria hak yang setara bagi investor asing (Equal Rights to Foreign Investors) masih terhambat.

Hal ini dikarenakan informasi mendetail terkait aksi korporasi perusahaan maupun dinamika pasar saham domestik tidak selalu tersedia dengan mudah dalam bahasa Inggris.

Meskipun demikian, kerangka operasional Indonesia pada aspek lain relatif masih stabil, dengan peringkat sangat baik yang dipertahankan untuk kriteria infrastruktur penitipan aset, registrasi, mekanisme perdagangan, serta kelonggaran batasan kepemilikan asing.

Walaupun infrastruktur perdagangan secara sistem dinilai sangat memadai, sorotan tajam pada transparansi kepemilikan dan integritas pembentukan harga ini akan memicu evaluasi ulang dari berbagai pengelola reksa dana indeks global, yang berpotensi menimbulkan tekanan volatilitas penyesuaian bobot arus modal asing pada saham-saham berkapitalisasi besar di sepanjang sesi perdagangan hari ini.

Walaupun terjadi perubahan, Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah melakukan pembenahan dari segi keterbukaan informasi yang disediakan bagi investor domestik maupun asing. BEI sudah membuka kepemilikan saham di atas 1%, merilis data HSC, dan berbagai pembenahan struktural di bursa.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

July 2, 2026
IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

July 2, 2026
Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

July 2, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .