• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Tertekan ke Rp 16.430/ US$, Usai The Fed Tahan Suku Bunga

Rupiah Tertekan ke Rp 16.430/ US$, Usai The Fed Tahan Suku Bunga

July 31, 2025
Harga Minyak Ambles 4%, Pasar Hitung Ulang Risiko Hormuz

Harga Minyak Ambles 4%, Pasar Hitung Ulang Risiko Hormuz

July 27, 2026
Purbaya Mau Ketemu Dewan Gubernur BI Usai Perry Warjiyo Mundur

Purbaya Mau Ketemu Dewan Gubernur BI Usai Perry Warjiyo Mundur

July 27, 2026
Profil Destry Damayanti Yang Jabat Posisi Gubernur BI Sementara

Profil Destry Damayanti Yang Jabat Posisi Gubernur BI Sementara

July 27, 2026
Video: Harapan Damai Iran – AS, Harga Minyak Turun & Harga Emas Stabil

Video: Harapan Damai Iran – AS, Harga Minyak Turun & Harga Emas Stabil

July 27, 2026
Komisaris Utama MEDS, Jemmy Kurniawan Lepas 2,68 Juta Saham, Ada Apa?

Komisaris Utama MEDS, Jemmy Kurniawan Lepas 2,68 Juta Saham, Ada Apa?

July 27, 2026
Komisaris Utama MEDS, Jemmpy Kurniawan Lepas 2,68 Juta Saham, Ada Apa?

Komisaris Utama MEDS, Jemmpy Kurniawan Lepas 2,68 Juta Saham, Ada Apa?

July 27, 2026
Pasar Cermati Mundurnya Perry Warjiyo, Rupiah dan IHSG Aman?

Pasar Cermati Mundurnya Perry Warjiyo, Rupiah dan IHSG Aman?

July 27, 2026
Perry Mundur Dari Gubernur BI, Rupiah Dekati Rp 18.000/USD

Perry Mundur Dari Gubernur BI, Rupiah Dekati Rp 18.000/USD

July 27, 2026
Breaking News! Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS

Breaking News! Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS

July 27, 2026
Mobil Listrik Makin Laris, Permintaan Asuransi Kendaraan Naik?

Mobil Listrik Makin Laris, Permintaan Asuransi Kendaraan Naik?

July 27, 2026
Terbaru! AMRO Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 5% di 2026

Terbaru! AMRO Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 5% di 2026

July 27, 2026
SUPR Delisting, Pemiliknya Ini Mau Buyback Saham di Harga Rp45.000

SUPR Delisting, Pemiliknya Ini Mau Buyback Saham di Harga Rp45.000

July 27, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, July 27, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Tertekan ke Rp 16.430/ US$, Usai The Fed Tahan Suku Bunga

12 months ago
in News
Rupiah Tertekan ke Rp 16.430/ US$, Usai The Fed Tahan Suku Bunga
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya di 4,25%-4,50% pada pertemuan Juli 2025.

Melansi dari Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Kamis (31/7/2025), nilai tukar rupiah mengalami penurunan sebesar 0,27% di level Rp16.430/US$

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,04% di level 99,77. Sebagai catatan, DXY mengalami kenaikan cukup signifikan pada perdagangan kemarin Rabu (30/7/2025) yakni sebesar 0,94% sekaligus memperpanjang reli penguatan selama lima hari beruntun.


Sentimen penguatan dolar AS masih menjadi tekanan utama bagi pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Hal ini terjadi seiring dengan pengumuman The Fed yang kembali menahan suku bunga acuannya di 4,25%-4,50% pada Juli 2025 ini, namun Keputusan kali ini tidak bulat, setelah dua pejabat tinggi, yakni Gubernur Gubernur Christopher Waller dan Michelle Bowman, menyatakan ketidaksetujuan atau beda pendapat. Mereka lebih memilih agar suku bunga dipangkas 25 bps. Perbedaan pandangan ini mencerminkan situasi luar biasa dan tidak nyaman yang dihadapi bank sentral.

Selain itu, rilis data pertumbuhan ekonomi AS turut memperkuat posisi dolar. Ekonomi AS tumbuh sebesar 3% (yoy) pada kuartal II 2025, membalikkan kontraksi 0,5% yang terjadi pada kuartal sebelumnya. Capaian ini juga melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan pertumbuhan hanya 2,4%, berdasarkan estimasi awal.

Data ekonomi yang solid ini memperkuat daya tarik dolar AS. Dalam jangka pendek, kondisi ini dapat memperpanjang tekanan terhadap rupiah dan mata uang negara berkembang lainnya, seiring dengan pergeseran preferensi investor global ke aset berbasis dolar.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Ditutup Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp 16.185




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Minyak Ambles 4%, Pasar Hitung Ulang Risiko Hormuz

Harga Minyak Ambles 4%, Pasar Hitung Ulang Risiko Hormuz

July 27, 2026
Purbaya Mau Ketemu Dewan Gubernur BI Usai Perry Warjiyo Mundur

Purbaya Mau Ketemu Dewan Gubernur BI Usai Perry Warjiyo Mundur

July 27, 2026
Profil Destry Damayanti Yang Jabat Posisi Gubernur BI Sementara

Profil Destry Damayanti Yang Jabat Posisi Gubernur BI Sementara

July 27, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .