• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

July 7, 2026
Pemerintah Pastikan PFII & KEK Tak Akan Bersaing

Pemerintah Pastikan PFII & KEK Tak Akan Bersaing

July 7, 2026
Laba 2025 Capai Rp 27 Miliar, Ini Penjelasan Bos Agrinas

Laba 2025 Capai Rp 27 Miliar, Ini Penjelasan Bos Agrinas

July 7, 2026
Harga Minyak Menguat ke US,48, Pasokan Jadi Ancaman

Harga Minyak Menguat ke US$72,48, Pasokan Jadi Ancaman

July 7, 2026
Bangun Sekolah Rakyat di Papua, Waskita Perkuat Akses Pendidikan

Bangun Sekolah Rakyat di Papua, Waskita Perkuat Akses Pendidikan

July 7, 2026
Awasi Persaingan Gak Sehat di Lembaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

Awasi Persaingan Gak Sehat di Lembaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

July 7, 2026
Faik Fahmi Ditunjuk Jadi Direktur Utama Pelita Air

Faik Fahmi Ditunjuk Jadi Direktur Utama Pelita Air

July 7, 2026
Breaking! BI Catat Cadangan Devisa Naik Tipis Jadi US5,6 M di Juni

Breaking! BI Catat Cadangan Devisa Naik Tipis Jadi US$145,6 M di Juni

July 7, 2026
BNI (BBNI) Setop Buyback, Udah Borong 77,85 Juta Saham

BNI (BBNI) Setop Buyback, Udah Borong 77,85 Juta Saham

July 7, 2026
KRAS Jual Seluruh Saham Krakatau Osaka Steel Rp 251,91 M

KRAS Jual Seluruh Saham Krakatau Osaka Steel Rp 251,91 M

July 7, 2026
Awasi Persaingan Gak Sehat di Lambaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

Awasi Persaingan Gak Sehat di Lambaga Keuangan, OJK Gandeng KPPU

July 7, 2026
Resmi Melantai, Saham Minuman Inaco Jelly (JELI) ARA 25%

Resmi Melantai, Saham Minuman Inaco Jelly (JELI) ARA 25%

July 7, 2026
Tinggalkan Rp18.000, Rupiah Menguat ke Rp17.970 Pagi Ini

Tinggalkan Rp18.000, Rupiah Menguat ke Rp17.970 Pagi Ini

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai

3 hours ago
in Lifestyle
Saham Emiten JEC Eye Center (JECX) Ngegas ARA di Hari Pertama Melantai
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai emiten ke-3 tahun ini. Dalam penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) ini, JECX menawarkan sebanyak 487.983.500 saham biasa atau sebesar 15% dari modal ditempatkan dan disetor dengan harga penawaran sebesar Rp1.250 per saham.

Jumlah saham yang ditawarkan tersebut terdiri dari 325.322.300 saham baru atau sebesar 10% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO, serta 162.661.200 saham divestasi milik Waldensius Girsang, atau sebesar 5% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Melalui IPO ini, Perseroan menghimpun dana sebesar Rp609.9 miliar, yang terdiri dari Rp406.6 miliar dari penerbitan saham baru Perseroan dan Rp203.32 miliar dari penjualan saham divestasi. Dengan harga penawaran tersebut, kapitalisasi pasar pada saat pencatatan saham perdana mencapai sekitar Rp4,07 triliun.

Saat pembukaan perdagangan perdananya hari ini, Selasa, (7/7/2026), perusahaan klinik mata ini mencatatkan harga Rp1.560 per lembar saham. JECX naik sebanyak 24,5% mencapai Auto Reject Atas (ARA).

Presiden Direktur PT Nitrasanata Dharma Tbk Johan A. M. M. Hutauruk menyampaikan, berdasarkan tingkat permintaan atau oversubscribed sebesar 62,5 kali pada porsi penjatahan terpusat, dengan jumlah pemesan mencapai 555.699 investor.

“Kami bersyukur proses IPO PT Nitrasanata Dharma Tbk dapat berjalan lancar hingga Perseroan resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia,” ujar Johan di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Nantinya, hasil dana IPO tersebut akan digunakan untuk pelunasan sebagian pokok pinjaman di PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank HSBC Indonesia, yakni sekitar Rp275 miliar. Dana yang tersisa akan digunakan untuk setoran modal PT Nitra Sanata Bali dan tambahan modal kerja operasional rutin.

Adapun, lokasi operasional utama JEC terdiri dari 5 rumah sakti spesialis mata dan 11 klinik yang tersebar di wilayah Jawa, Bali, dan Sulawesi.

Pada aspek kinerja laba rugi, JEC membukukan peningkatan pendapatan secara bertahap. Laba tahun berjalan pada 2025 tercatat sebesar Rp72,49 miliar. Beban operasional dan beban keuangan yang tinggi memberikan tekanan pada laba bersih dibandingkan pencapaian pada 2023.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pemerintah Pastikan PFII & KEK Tak Akan Bersaing

Pemerintah Pastikan PFII & KEK Tak Akan Bersaing

July 7, 2026
Laba 2025 Capai Rp 27 Miliar, Ini Penjelasan Bos Agrinas

Laba 2025 Capai Rp 27 Miliar, Ini Penjelasan Bos Agrinas

July 7, 2026
Harga Minyak Menguat ke US,48, Pasokan Jadi Ancaman

Harga Minyak Menguat ke US$72,48, Pasokan Jadi Ancaman

July 7, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .