• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.970 Pagi Ini

Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.970 Pagi Ini

July 8, 2026
Perdana di Era Prabowo! RI Mulai Bangun Proyek Sampah Jadi Listrik

Perdana di Era Prabowo! RI Mulai Bangun Proyek Sampah Jadi Listrik

July 8, 2026
AS Kembali Serang Iran, Harga Minyak Langsung Terbang 2% ke US,91

AS Kembali Serang Iran, Harga Minyak Langsung Terbang 2% ke US$75,91

July 8, 2026
Purbaya Guyur Rp 400 Triliun, Saham Perbankan Ngacir?

Purbaya Guyur Rp 400 Triliun, Saham Perbankan Ngacir?

July 8, 2026
Bos BEI Buka Suara Soal Pengumuman S&P

Bos BEI Buka Suara Soal Pengumuman S&P

July 8, 2026
Danantara Merger 4 BUMN Asset Management, MI Ini Jadi Surviving Entity

Danantara Merger 4 BUMN Asset Management, MI Ini Jadi Surviving Entity

July 8, 2026
Breaking News! Dolas AS Kembali Tembus Rp18.000/US$

Breaking News! Dolas AS Kembali Tembus Rp18.000/US$

July 8, 2026
Breaking News! Dolas AS Kembali Tembus Rp18.000/US$

Breaking News! Dolas AS Kembali Tembus Rp18.000/US$

July 8, 2026
Nasib Pasar Modal RI Saat Indonesia Masuk Watchlist S&P DJI

Nasib Pasar Modal RI Saat Indonesia Masuk Watchlist S&P DJI

July 8, 2026
Tiba-Tiba Muncul Gugatan Baru Hotel Sultan

Tiba-Tiba Muncul Gugatan Baru Hotel Sultan

July 8, 2026
Ada Peringatan Dari S&P, IHSG Anjlok ke Zona Merah

Ada Peringatan Dari S&P, IHSG Anjlok ke Zona Merah

July 8, 2026
Emiten RS Grup Emtek Kantongi Kredit Rp4 T dari CIMB Niaga & OCBC

Emiten RS Grup Emtek Kantongi Kredit Rp4 T dari CIMB Niaga & OCBC

July 8, 2026
Hari Pertama Diperdagangkan, Saham Emiten Healthcare (EMMI) Naik 11,7%

Hari Pertama Diperdagangkan, Saham Emiten Healthcare (EMMI) Naik 11,7%

July 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.970 Pagi Ini

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.970 Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (8/7/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda dibuka di posisi Rp17.970/US$, atau relatif tidak berubah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (7/7/2026), rupiah berhasil ditutup menguat 0,08% ke posisi Rp17.970/US$.

Meski rupiah dibuka stagnan, tekanan dari dolar AS masih perlu dicermati. Indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,10% ke level 101,126.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi sejumlah sentimen, terutama dari eksternal.

Dari luar negeri, perhatian pasar kembali tertuju pada meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Eskalasi kembali terjadi setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan balasan ke Iran, menyusul laporan serangan terhadap sejumlah tanker yang melintasi Selat Hormuz.

Serangan terbaru tersebut membuat pasar kembali khawatir terhadap potensi gangguan pasokan energi global. Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran minyak dan gas paling penting dunia, sehingga setiap gangguan di kawasan ini dapat langsung memicu kekhawatiran terhadap distribusi energi.

Kenaikan harga minyak kembali memunculkan kekhawatiran inflasi. Bagi pasar keuangan, tekanan inflasi yang meningkat dapat membuat bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) lebih berhati-hati dalam menentukan arah kebijakan suku bunga.

Pelaku pasar kini juga menanti risalah rapat The Fed periode Juni yang akan dirilis pada Kamis dini hari waktu Indonesia. Risalah tersebut akan dicermati untuk melihat sinyal lanjutan mengenai arah kebijakan moneter AS, terutama setelah data tenaga kerja terbaru menunjukkan perlambatan.

Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin pada rapat The Fed 28-29 Juli berada di 27,30%. Sementara itu, peluang suku bunga tetap dipertahankan di level saat ini mencapai 72,70%, berdasarkan CME FedWatch Tool.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) sebelumnya melaporkan cadangan devisa Indonesia yang meningkat pada Juni 2026.

BI mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 sebesar US$145,6 miliar. Posisi tersebut naik tipis dibandingkan akhir Mei 2026 yang sebesar US$144,9 miliar.

“Perkembangan posisi cadangan devisa Juni 2026 tersebut dipengaruhi terutama oleh penerimaan pajak dan jasa di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,” kata Ramdan Denny Prakoso, Kepala Departemen Komunikasi BI, Selasa (7/7/2026).

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini juga masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perdana di Era Prabowo! RI Mulai Bangun Proyek Sampah Jadi Listrik

Perdana di Era Prabowo! RI Mulai Bangun Proyek Sampah Jadi Listrik

July 8, 2026
AS Kembali Serang Iran, Harga Minyak Langsung Terbang 2% ke US,91

AS Kembali Serang Iran, Harga Minyak Langsung Terbang 2% ke US$75,91

July 8, 2026
Purbaya Guyur Rp 400 Triliun, Saham Perbankan Ngacir?

Purbaya Guyur Rp 400 Triliun, Saham Perbankan Ngacir?

July 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .