• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Dolar AS Dibuka Tembus Rp18.050/US$

Breaking News! Dolar AS Dibuka Tembus Rp18.050/US$

July 9, 2026
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru B50 Hari Ini, Berapa Harga/Liternya?

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru B50 Hari Ini, Berapa Harga/Liternya?

July 9, 2026
Pemerintah Pastikan Pajak di PFII Sesuai Standar Global

Pemerintah Pastikan Pajak di PFII Sesuai Standar Global

July 9, 2026
BEI Siapkan Ketentuan Papan Pemantauan Khusus

BEI Siapkan Ketentuan Papan Pemantauan Khusus

July 9, 2026
Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat LUCY dan NEST

Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat LUCY dan NEST

July 9, 2026
Pemerintah Sempurnakan Data Penerima Bansos dengan DTSEN

Pemerintah Sempurnakan Data Penerima Bansos dengan DTSEN

July 9, 2026
AS Gempur Iran Lagi, Harga Minyak Dunia Sentuh Level Tertinggi 2 Pekan

AS Gempur Iran Lagi, Harga Minyak Dunia Sentuh Level Tertinggi 2 Pekan

July 9, 2026
Investasi Saham VS Kripto Mana Lebih Untung? Ini Kata Pakar

Investasi Saham VS Kripto Mana Lebih Untung? Ini Kata Pakar

July 9, 2026
Trading Emas Diramal Bakal Melesat 10 Tahun Ke Depan, Ini Alasannya

Trading Emas Diramal Bakal Melesat 10 Tahun Ke Depan, Ini Alasannya

July 9, 2026
Resmi Melantai di BEI, Saham Grup Prodia (PRDL) Meroket 35%

Resmi Melantai di BEI, Saham Grup Prodia (PRDL) Meroket 35%

July 9, 2026
IHSG Dibuka Lesu, Turun 0,34%

IHSG Dibuka Lesu, Turun 0,34%

July 9, 2026
Simpanan di Pusat Finansial RI Tak Perlu Dijamin, Ini Penjelasan LPS

Simpanan di Pusat Finansial RI Tak Perlu Dijamin, Ini Penjelasan LPS

July 9, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek PGAS hingga BSSR

Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek PGAS hingga BSSR

July 9, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Breaking News! Dolar AS Dibuka Tembus Rp18.050/US$

2 hours ago
in Lifestyle
Breaking News! Dolar AS Dibuka Tembus Rp18.050/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Mata uang Garuda kembali dibuka di zona merah dalam melawan dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini.

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Kamis (9/7/2026), rupiah mengawali perdagangan dengan terdepresiasi 0,33% atau melemah ke level Rp18.050/US$. Dengan pembukaan tersebut, rupiah kembali menembus level psikologis Rp18.000/US$.

Posisi ini terjadi setelah pada penutupan perdagangan terakhir, rupiah melemah 0,11% ke level Rp17.990/US$.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau mengalami penguatan tipis 0,02% ke posisi 101,010.


Pergerakan rupiah hari ini masih akan dipengaruhi dinamika eksternal, khususnya arah dolar AS di pasar global.

Penguatan greenback terjadi seiring kembali meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk, yang mendorong permintaan terhadap aset aman atau safe haven.

Meski pergerakannya tidak terlalu tajam, posisi tersebut menunjukkan dolar AS masih cukup kuat karena pasar kembali mencermati risiko geopolitik dan dampaknya terhadap harga energi.

Harga energi yang lebih tinggi berpotensi kembali menekan inflasi global dan memengaruhi ekspektasi terhadap arah suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).

Pasar menilai lonjakan harga minyak dapat mempercepat waktu kenaikan suku bunga The Fed. Kondisi ini ikut menopang dolar AS karena pasar kembali memperhitungkan risiko suku bunga AS yang lebih tinggi.

Ketegangan meningkat setelah militer AS meluncurkan serangan baru ke Iran, beberapa jam setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan sementara untuk mengakhiri perang telah berakhi pada Rabu sore kemarin. Perkembangan ini membuat harga minyak bergerak tajam ke atas.

Selain itu, risalah rapat The Fed periode Juni juga menunjukkan adanya perbedaan pandangan yang cenderung hawkish di internal The Fed. Kekhawatiran terhadap inflasi yang masih tinggi membuat pasar meningkatkan perkiraan peluang kenaikan suku bunga tahun ini.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru B50 Hari Ini, Berapa Harga/Liternya?

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru B50 Hari Ini, Berapa Harga/Liternya?

July 9, 2026
Pemerintah Pastikan Pajak di PFII Sesuai Standar Global

Pemerintah Pastikan Pajak di PFII Sesuai Standar Global

July 9, 2026
BEI Siapkan Ketentuan Papan Pemantauan Khusus

BEI Siapkan Ketentuan Papan Pemantauan Khusus

July 9, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .