• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BI Kini Kasih Insentif Bank yang Tak Rakus Borong SRBI-SBN

BI Kini Kasih Insentif Bank yang Tak Rakus Borong SRBI-SBN

July 22, 2026
Bos BTN Ungkap Strategi Wujudkan 3 Juta Rumah Terjangkau

Bos BTN Ungkap Strategi Wujudkan 3 Juta Rumah Terjangkau

July 30, 2026
Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya

Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya

July 30, 2026
SLIK Kredit Rp1 Juta Dihapus, Bankir Ungkap Dampaknya

SLIK Kredit Rp1 Juta Dihapus, Bankir Ungkap Dampaknya

July 30, 2026
BNI Sekuritas Tanggapi Isu Perundungan yang Ramai di Media Sosial

BNI Sekuritas Tanggapi Isu Perundungan yang Ramai di Media Sosial

July 30, 2026
Kepala Daerah Teriak di DPR, Minta Tak Ada Efisiensi Anggaran di 2027

Kepala Daerah Teriak di DPR, Minta Tak Ada Efisiensi Anggaran di 2027

July 30, 2026
Bank Danamon (BDMN) Cetak Laba Rp2,4 T per Semester I-2026

Bank Danamon (BDMN) Cetak Laba Rp2,4 T per Semester I-2026

July 30, 2026
Target 1.100 Emiten Pada 2030, Bursa Perlu 30 IPO Tiap Tahun

Target 1.100 Emiten Pada 2030, Bursa Perlu 30 IPO Tiap Tahun

July 30, 2026
Banyak Warga RI Rajin Nabung Dolar, Tabungan Valas Naik 185%

Banyak Warga RI Rajin Nabung Dolar, Tabungan Valas Naik 185%

July 30, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,56%, Menuju Level 6.200

IHSG Ditutup Naik 1,56%, Menuju Level 6.200

July 30, 2026
Saat Prabowo Godain Destry & Beri Kode Calon Gubernur BI

Saat Prabowo Godain Destry & Beri Kode Calon Gubernur BI

July 30, 2026
Catat Kinerja Apik, Laba bank bjb naik 58,8% & Aset Tembus Rp228,2 T

Catat Kinerja Apik, Laba bank bjb naik 58,8% & Aset Tembus Rp228,2 T

July 30, 2026
30% Tekanan Rupiah Bersumber dari Luar Negeri

30% Tekanan Rupiah Bersumber dari Luar Negeri

July 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 30, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

BI Kini Kasih Insentif Bank yang Tak Rakus Borong SRBI-SBN

1 week ago
in News
BI Kini Kasih Insentif Bank yang Tak Rakus Borong SRBI-SBN
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengumumkan kebijakan likuiditas makroprudensial (KLM) baru yang akan diberikan kepada perbankan.

KLM baru itu dalam bentuk insentif pengurangan kewajiban giro bank di BI paling tinggi sebesar 2% dari dana pihak ketiga (DPK) kepada bank yang tak melampaui batas kepemilikan surat berharga, baik itu surat berharga negara (SBN) serta sekuritas rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Perry menjelaskan, melalui kebijakan ini, harapannya segmentasi likuditas antar bank tak lagi terjadi. Dengan artian, distribusi likuditas dari bank-bank besar ke bank kecil bisa tercipta untuk mendorong pembiayaan.

“Oleh karena itu bagi bank-bank yang mempunyai alat likuid berupa SRBI dan SBN kita harap untuk semakin di repo kan, di antar bank, ataupun ke BI,” kata Perry saat konferensi pers, Rabu (22/7/2026).

Perry menegaskan, penetapan alokasi KLM untuk mengatasi segmentasi likuiditas di pasar uang dan perbankan sekaligus mempercepat pendalaman pasar uang, ini akan berupa KLM Pendalaman Pasar Uang (PPU).

KLM PPU dimaksud menggantikan KLM interest rate channel dan financing to funding channel, serta akan mulai berlaku pada 1 September 2026.

“Sehingga memperdalam pasar uang kita, meningkatkan operasi moneter dan kemudian mengatasi segmentasi likuditas antar bank maupun di pasar uang,” ujar Perry.

Perry mengatakan, secara teknsi KLM ini akan digelontorkan bagi bank yang kepemilikan SRBI dan SBN nya tak melebihi rasio 19%.

“Ini hanya kami berikan ke bank-bank yang punya SRBI dan SBN setelah dikurangi oleh repo yang di pasar uang maupun ke BI yang tentu saja di bawah 19%,” tegas Perry.

Adapun bagi bank yang rasio kepemilikan surat -surat berharganya melebihi batas 19% ia pastikan tak akan bisa mendapatkan insentif itu.

“Kalau lebih dari 19% berarti tidak kami berikan insentif likuditas. Oleh karena itu, akan terjadi redistribusi likuiditas antar bank,” paparnya.

(arj/arj)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos BTN Ungkap Strategi Wujudkan 3 Juta Rumah Terjangkau

Bos BTN Ungkap Strategi Wujudkan 3 Juta Rumah Terjangkau

July 30, 2026
Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya

Laba Ramayana Semester I Anjlok 11%, Ini Penyebabnya

July 30, 2026
SLIK Kredit Rp1 Juta Dihapus, Bankir Ungkap Dampaknya

SLIK Kredit Rp1 Juta Dihapus, Bankir Ungkap Dampaknya

July 30, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .