• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Tinggalkan Level 6.300, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih dari 1%

Tinggalkan Level 6.300, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih dari 1%

July 24, 2026
Prospek Bisnis Pelayaran Saat Prabowo Dorong Produksi Migas RI

Prospek Bisnis Pelayaran Saat Prabowo Dorong Produksi Migas RI

July 25, 2026
Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking

Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking

July 25, 2026
Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

July 25, 2026
Dicecar Bursa Soal Harga Saham, Koka Indonesia (KOKA) Buka Suara

Dicecar Bursa Soal Harga Saham, Koka Indonesia (KOKA) Buka Suara

July 24, 2026
Platform Judi Online Kejar Dana Raksasa Wall Street

Platform Judi Online Kejar Dana Raksasa Wall Street

July 24, 2026
Investor Jauhi Sahan Tesla & SpaceX, Gurita Bisnis Elon Musk Terancam?

Investor Jauhi Sahan Tesla & SpaceX, Gurita Bisnis Elon Musk Terancam?

July 24, 2026
RI Kena Tarif Tambahan 10% dari AS, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

RI Kena Tarif Tambahan 10% dari AS, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

July 24, 2026
Ada yang Bilang Saya Bohong

Ada yang Bilang Saya Bohong

July 24, 2026
IHSG Ditutup Terkoreksi 1,88% ke Level 6.196

IHSG Ditutup Terkoreksi 1,88% ke Level 6.196

July 24, 2026
Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

Kredit Kendaraan di Mulifinance Anjlok, Ini Efeknya Asuransi

July 24, 2026
Fundamental Kinclong, Saham Bank Kok Dibuang Investor?

Fundamental Kinclong, Saham Bank Kok Dibuang Investor?

July 24, 2026
Protelindo Tender Offer SUPR Harga Rp 45.000 per Saham

Protelindo Tender Offer SUPR Harga Rp 45.000 per Saham

July 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Tinggalkan Level 6.300, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih dari 1%

1 day ago
in ENTREPRENEUR
Tinggalkan Level 6.300, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih dari 1%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok lebih dari 1% pada awal perdagangan Jumat (24/7/2026) di tengah derasnya aksi jual pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), terutama sektor perbankan.

Sentimen eksternal berupa kebijakan tarif baru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump serta lonjakan harga minyak dunia di atas US$100 per barel turut mendorong investor mengurangi eksposur pada aset berisiko.

Hingga pukul 09.10 WIB, IHSG berada di level 6.235,81 atau turun 79,50 poin (1,26%). Sebanyak 312 saham melemah, 115 saham menguat, dan 538 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp678,8 miliar dengan volume perdagangan 1,29 miliar saham dalam 107,5 ribu kali transaksi.

Tekanan terhadap IHSG didominasi sektor keuangan yang merosot 1,44%, menjadikannya sektor dengan pelemahan terdalam. Pelemahan juga terjadi pada utilitas (-0,92%), dan barang konsumsi non-primer (-0,71%). Sebaliknya, sektor properti masih mampu menguat 5,41%, disusul sektor energi (+1,09%) dan industri (+0,76%).

Dari sisi emiten, pelemahan indeks terutama dipicu aksi jual pada saham-saham berkapitalisasi jumbo. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi pemberat terbesar IHSG dengan memangkas 11,97 poin indeks.

Selanjutnya disusul PT DCI Indonesia Tbk (DCII) (-8,94 poin), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) (-7,47 poin), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) (-6,65 poin), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) (-6,24 poin), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) (-5,67 poin), PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (-2,95 poin), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) (-2,60 poin), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) (-2,52 poin), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) (-1,93 poin).

Tekanan pada saham-saham perbankan sudah terlihat sejak perdagangan sebelumnya. Pada Kamis (23/7), investor asing membukukan jual bersih (net foreign sell) sekitar Rp920,3 miliar di pasar reguler. Aksi jual asing terkonsentrasi pada saham-saham bank jumbo, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI, sehingga tekanan terhadap sektor keuangan berlanjut pada awal perdagangan hari ini.

Dari eksternal, sentimen negatif masih mendominasi. Presiden AS Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor baru sebesar 10%-12,5% terhadap 60 mitra dagang, termasuk Indonesia.

Pada saat bersamaan, konflik di Timur Tengah kembali memanas sehingga mendorong harga minyak Brent melonjak 7% dan ditutup di US$100,69 per barel, menembus level psikologis US$100 untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir.

Lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi global kembali meningkat dan memperbesar peluang bank-bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kombinasi tekanan geopolitik, kenaikan harga energi, serta aksi jual asing pada saham-saham perbankan membuat pelaku pasar memilih bersikap hati-hati pada awal perdagangan hari ini.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prospek Bisnis Pelayaran Saat Prabowo Dorong Produksi Migas RI

Prospek Bisnis Pelayaran Saat Prabowo Dorong Produksi Migas RI

July 25, 2026
Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking

Begini Cara Membersihkan Nama dari SLIK OJK atau BI Checking

July 25, 2026
Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

July 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .