• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Geger Nelayan Cirebon Temukan Harta Karun Rp 720 Miliar Saat Mancing

Geger Nelayan Cirebon Temukan Harta Karun Rp 720 Miliar Saat Mancing

July 26, 2026
Bocah 9 Tahun Jadi Raja, Punya 10 Istri hingga Koleksi 44 Mobil Mewah

Bocah 9 Tahun Jadi Raja, Punya 10 Istri hingga Koleksi 44 Mobil Mewah

July 26, 2026
Saat Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar Demi Selamatkan Rupiah

Saat Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar Demi Selamatkan Rupiah

July 26, 2026
Libatkan Kelompok Tani dan Nelayan, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove

Libatkan Kelompok Tani dan Nelayan, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove

July 26, 2026
Libatkan Kelompok Tani dan Nelayan, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove

Libatkan Kelompok Tani dan Nelayan, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove

July 26, 2026
Upaya Mantri BRI Hadirkan Akses Perbankan di Pegunungan Toraja Utara

Upaya Mantri BRI Hadirkan Akses Perbankan di Pegunungan Toraja Utara

July 26, 2026
Video Viral Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Ini Cara Aktivasi Rekening PIP

Video Viral Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Ini Cara Aktivasi Rekening PIP

July 26, 2026
Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market

Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market

July 26, 2026
Pejabat RI Jadi Sopir Truk Angkut Beras, Warga Kaget Sampai Pingsan

Pejabat RI Jadi Sopir Truk Angkut Beras, Warga Kaget Sampai Pingsan

July 26, 2026
IPO Terheboh Sampai Pecah Rekor, Sekarang Sahamnya Dibuang Investor

IPO Terheboh Sampai Pecah Rekor, Sekarang Sahamnya Dibuang Investor

July 26, 2026
Utilitas Rendah, Pengusaha Elektronik Incar Pasar Ekspor Baru

Utilitas Rendah, Pengusaha Elektronik Incar Pasar Ekspor Baru

July 26, 2026
UMKM Teriak, Bisnis Makin Susah Gara-Gara Ulah Presiden

UMKM Teriak, Bisnis Makin Susah Gara-Gara Ulah Presiden

July 26, 2026
Bos Pusat Gadai Ungkap Strategi Bisnis Gadai Untuk Anak Muda

Bos Pusat Gadai Ungkap Strategi Bisnis Gadai Untuk Anak Muda

July 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, July 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Geger Nelayan Cirebon Temukan Harta Karun Rp 720 Miliar Saat Mancing

2 hours ago
in Lifestyle
Geger Nelayan Cirebon Temukan Harta Karun Rp 720 Miliar Saat Mancing
Share on FacebookShare on Twitter




 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.

 

Jakarta, CNBC Indonesia – Biasanya orang membawa pulang ikan saat memancing. Namun Sebuah kejadian luar biasa dialami oleh seorang nelayan asal Cirebon saat tengah memancing di perairan Laut Jawa. Alih-alih hanya membawa pulang hasil tangkapan laut seperti biasanya, ia justru menemukan benda berharga yang nilainya diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Pada suatu pagi di 2003, nelayan yang tak disebutkan namanya sedang memancing ikan di Laut Jawa seperti biasa. Dia berhenti tepat di jarak 70 Km dari pesisir pantai dan di atas kedalaman 50 meter. Di sana memang lokasi ikan lalu-lalang, sehingga dia pun percaya diri tangkapannya bakal melimpah.

Maka, dia pun melepas jaring dan membiarkan benda itu menjerat banyak ikan. Usai menunggu lama, si nelayan yakin tangkapan sudah cukup. Dia lantas bergegas mengangkat jaring. Hanya saja, pengangkatan kali ini terasa berbeda.

Nelayan tersebut merasa jaringnya lebih berat dibanding biasanya. Dengan sekuat tenaga, dia tetap mengangkat jaring hingga masuk ke lambung kapal. Saat dibuka dugaan nelayan terbukti.

Isi jaring bukan hanya ikan, tapi juga ada keramik yang tersangkut. Maka, sesampainya di daratan, dia menindaklanjuti asal-usul keramik tersebut. Berita penemuan keramik pun tersebar.

Temukan Harta Karun yang Tak Terduga Sebelumnya

Singkat cerita, temuan nelayan diduga kuat bukan keramik biasa tapi kepingan dari harta karun melimpah. Setelahnya, dilakukan proyek pencarian oleh perusahaan swasta atas izin pemerintah. Dari sini diketahui di titik temuan nelayan terdapat harta karun melimpah yang berasal dari kapal karam dengan total sangat fantastis.

“Kapal karam di Cirebon terdapat 314.171 keramik yang terdiri dari porselen, piring, mangkuk, dan sebagainya,” tulis peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional, Eka Asih dalam “Keramik Muatan Kapal Karam Cirebon” (2016).

Secara spesifik, peneliti Michael S. Krzemnick, dkk, dalam “Radiocarbon Age Dating of 1,000-Year-Old Pearls from the Cirebon Shipwreck” (2017), menyebut, di kapal karam tersebut terdapat 12.000 mutiara bernilai tinggi, ribuan permata dan emas. Situs berita Detik.com (3 April 2012), mewartakan seluruh temuan tersebut ditaksir mencapai Rp 720 Miliar.

Harta Karun China di Laut RI?

Terlepas dari seberapa fantastis, temuan nelayan kelak menjadi penemuan harta karun arkeologi bawah laut terbesar pada awal abad ke-21. Diketahui, seluruh temuan keramik berasal dari China, tepatnya era Dinasti Tang sekitar abad ke-9 sampai ke-10 Masehi.

Kala itu, China era Dinasti Tang menjadikan keramik sebagai komoditas serupa ‘harta karun’ bernilai tinggi. Negeri Tirai Bambu banyak melakukan pengiriman melalui kapal laut ke India sebagai salah satu pusat perdagangan dunia.

Biasanya rute melewati Laut China Selatan, Selat Malaka, dan Samudera Hindia. Tapi, kapal angkut yang tenggelam di perairan Cirebon itu bukan spesifik berasal dari Arab atau China.

Mengacu pada riset Eka Asih, kapal berasal dari wilayah Nusantara atau Indonesia sendiri. Hal ini dibuktikan dengan adanya rekonstruksi arkeolog yang membandingkan antara temuan keramik di Cirebon dengan di Sumatera Selatan (Sumsel).

Hasilnya menunjukkan temuan keramik di Cirebon sama seperti temuan keramik di Kesultanan Palembang. Pada waktu sezaman, saat Dinasti Tang memperdagangkan keramik, Kerajaan Sriwijaya sedang mencapai puncak kejayaan, Aktivitas ekonominya terbilang tinggi bahkan diyakini sudah menjangkau China.

Tak heran, di sana juga terdapat temuan-temuan serupa yang bisa menyingkap tabir temuan harta karun di Cirebon. Dari sini diketahui, kapal tersebut diklaim mengangkut keramik China yang diperdagangkan di Sumsel menuju Pantai Utara Jawa di bagian Timur. Sayang, di perairan Cirebon, kapal tersebut karam bersama ribuan harta karun yang dibawa.

Semua itu lantas tenggelam begitu saja di dasar laut sampai akhirnya ditemukan oleh nelayan pada 2003. Kini, peristiwa harta karun itu dikenal sejarah sebagai Cirebon Wreck.

(fab/fab)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bocah 9 Tahun Jadi Raja, Punya 10 Istri hingga Koleksi 44 Mobil Mewah

Bocah 9 Tahun Jadi Raja, Punya 10 Istri hingga Koleksi 44 Mobil Mewah

July 26, 2026
Geger Nelayan Cirebon Temukan Harta Karun Rp 720 Miliar Saat Mancing

Geger Nelayan Cirebon Temukan Harta Karun Rp 720 Miliar Saat Mancing

July 26, 2026
Saat Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar Demi Selamatkan Rupiah

Saat Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar Demi Selamatkan Rupiah

July 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .