• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi

Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi

July 31, 2026
Usai Ditinggal Perry, Destry Beberkan ‘Arah’ Dewan Gubernur BI

Usai Ditinggal Perry, Destry Beberkan ‘Arah’ Dewan Gubernur BI

July 31, 2026
Kejagung Sukses Lelang 16 Unit Apartemen & 24 Tanah Bentjok Rp129,15 M

Kejagung Sukses Lelang 16 Unit Apartemen & 24 Tanah Bentjok Rp129,15 M

July 31, 2026
IHSG Menguat ke 6.216, Sesi 1 Naik 0,48%

IHSG Menguat ke 6.216, Sesi 1 Naik 0,48%

July 31, 2026
Makin Bengkak, Rugi Pemegang Saham Whoosh Tembus Rp 5,13 T

Makin Bengkak, Rugi Pemegang Saham Whoosh Tembus Rp 5,13 T

July 31, 2026
Pendapatan Semester I Melesat 25%, MDIY Ungkap Alasannya

Pendapatan Semester I Melesat 25%, MDIY Ungkap Alasannya

July 31, 2026
Drone Serang Pelabuhan Mesir, Rupiah Tertahan di Rp 18.000/USD

Drone Serang Pelabuhan Mesir, Rupiah Tertahan di Rp 18.000/USD

July 31, 2026
Emiten RI Ini Umumkan Ganti Pemilik, Pengendali Baru Kuasai 51% Saham

Emiten RI Ini Umumkan Ganti Pemilik, Pengendali Baru Kuasai 51% Saham

July 31, 2026
Dikabarkan Merger Dengan Pelita Air, Bos Garuda Indonesia Buka Suara

Dikabarkan Merger Dengan Pelita Air, Bos Garuda Indonesia Buka Suara

July 31, 2026
Destry Damayanti Tegaskan Fokus Utama Terkini BI: Inflasi dan Rupiah

Destry Damayanti Tegaskan Fokus Utama Terkini BI: Inflasi dan Rupiah

July 31, 2026
Laba KAI Anjlok Meski Pendapatan Naik, Gegara Whoosh?

Laba KAI Anjlok Meski Pendapatan Naik, Gegara Whoosh?

July 31, 2026
Terbaru! Ini Daftar 5 Orang Paling Tajir Dimuka Bumi

Terbaru! Ini Daftar 5 Orang Paling Tajir Dimuka Bumi

July 31, 2026
Belum Sampaikan Laporan Keuangan, BEI Gembok Perdagangan 72 Emiten

Belum Sampaikan Laporan Keuangan, BEI Gembok Perdagangan 72 Emiten

July 31, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 31, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Jumat pagi (31/7/2026), memperpanjang koreksi setelah sempat melonjak tajam akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Pelaku pasar kini menimbang peluang meredanya gangguan jalur pelayaran menyusul usulan pembentukan koalisi pertahanan maritim yang dipimpin Arab Saudi.

Mengacu data Refinitiv hingga pukul 09.20 WIB, harga minyak Brent berada di US$88 per barel, turun 1,16% dibanding penutupan Kamis di US$89,03 per barel. Minyak West Texas Intermediate (WTI) berada di US$81,84 per barel atau melemah 2,09% dari posisi penutupan sebelumnya di US$83,59 per barel.

Koreksi tersebut memperpanjang pelemahan sehari sebelumnya. Pada penutupan Kamis (30/7), Brent turun 1,88% ke US$89,03 per barel, sedangkan WTI terkoreksi 1,03% menjadi US$83,59 per barel. Meski demikian, harga minyak masih bertahan jauh di atas level awal pekan lalu. Brent masih lebih tinggi sekitar 9,9% dibanding penutupan 21 Juli di US$91,01 per barel, sementara WTI menguat sekitar 8,2% dari US$84,91 per barel.



Tekanan terhadap harga muncul setelah Arab Saudi mengusulkan pembentukan koalisi pertahanan maritim multinasional untuk memperkuat keamanan di Selat Bab el-Mandeb, Laut Merah, dan Teluk Aden. Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyebut 14 negara, termasuk Turki, Pakistan, Mesir, Sudan, dan Djibouti, telah menyatakan dukungan terhadap inisiatif tersebut.

Pasar menilai langkah tersebut berpotensi mengurangi risiko gangguan distribusi minyak di Laut Merah. Pekan lalu, kelompok Houthi yang didukung Iran mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi sehingga mengancam jalur ekspor minyak melalui Laut Merah, yang selama ini menjadi alternatif ketika lalu lintas di Selat Hormuz terganggu.

Sentimen lain datang dari perundingan Iran dan Oman mengenai pengelolaan Selat Hormuz. Meski sehari sebelumnya seorang pejabat senior Iran mengatakan usulan Oman terkait pengelolaan bersama selat itu ditolak, keberlanjutan dialog tetap dipandang pasar sebagai peluang untuk membuka kembali jalur pelayaran secara lebih aman. Selat Hormuz sendiri mengalirkan sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas alam cair dunia sehingga setiap perkembangan diplomatik langsung memengaruhi pergerakan harga energi.

Di sisi lain, premi risiko geopolitik belum hilang. Amerika Serikat mengonfirmasi telah menyerang puluhan target Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sebagai balasan atas peluncuran rudal balistik Teheran ke pangkalan AS di Timur Tengah. Washington juga membantah klaim Iran yang menyebut enam pesawat tempur AS berhasil dihancurkan dalam serangan tersebut.

Konflik ikut mengganggu infrastruktur energi di sejumlah wilayah. Serangan drone memicu kebakaran pada dua kapal pengangkut gas di Pelabuhan Damietta, Mesir. Pemerintah Mesir memastikan kebutuhan energinya tetap dapat dipenuhi melalui pasokan alternatif. Di saat yang sama, Houthi dilaporkan melancarkan serangan terhadap fasilitas minyak di Provinsi Timur Arab Saudi dari wilayah Irak bersama kelompok bersenjata Irak.

Gangguan pasokan juga datang dari kawasan Laut Hitam. Sejumlah kapal tanker yang dijadwalkan memuat minyak di terminal Caspian Pipeline Consortium (CPC) membatalkan proses pemuatan setelah sebuah kapal terkena serangan saat bersandar. Di Rusia, serangan drone Ukraina memicu kebakaran di kilang Perm milik Lukoil sehingga salah satu unit distilasi minyak mentah harus dihentikan operasinya.

Meski berbagai gangguan pasokan masih terjadi, pelaku pasar mulai melihat peluang tambahan pasokan apabila situasi keamanan di jalur pelayaran membaik. Prospek itu menahan laju kenaikan minyak yang sebelumnya sempat membawa Brent menyentuh US$93,31 per barel dan WTI mencapai US$85,94 per barel pada perdagangan Kamis sebelum akhirnya ditutup melemah

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Usai Ditinggal Perry, Destry Beberkan ‘Arah’ Dewan Gubernur BI

Usai Ditinggal Perry, Destry Beberkan ‘Arah’ Dewan Gubernur BI

July 31, 2026
Kejagung Sukses Lelang 16 Unit Apartemen & 24 Tanah Bentjok Rp129,15 M

Kejagung Sukses Lelang 16 Unit Apartemen & 24 Tanah Bentjok Rp129,15 M

July 31, 2026
IHSG Menguat ke 6.216, Sesi 1 Naik 0,48%

IHSG Menguat ke 6.216, Sesi 1 Naik 0,48%

July 31, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .