• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Perusahaan Terbesar di Dunia Tebar Dividen Malah Jadi Petaka

Perusahaan Terbesar di Dunia Tebar Dividen Malah Jadi Petaka

August 10, 2026
Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

August 11, 2026
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang

August 11, 2026
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

August 11, 2026
Emiten RI Ini Mau Caplok 1 Pabrik Gula Jumbo dan Bangun 2 Pabrik Baru

Emiten RI Ini Mau Caplok 1 Pabrik Gula Jumbo dan Bangun 2 Pabrik Baru

August 11, 2026
Purbaya Ungkap Ada Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

Purbaya Ungkap Ada Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

August 11, 2026
Efek RKAB-Biaya BBM Naik, Penambang Tunda Beli Truk-Alat Berat

Efek RKAB-Biaya BBM Naik, Penambang Tunda Beli Truk-Alat Berat

August 11, 2026
Dibanding Malaysia & Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar

Dibanding Malaysia & Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar

August 11, 2026
Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5%-Rupiah Melemah, Kenapa?

Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5%-Rupiah Melemah, Kenapa?

August 11, 2026
Supres Prabowo ke DPR Soal Pengawas Bursa Mineral, OJK Buka Suara

Supres Prabowo ke DPR Soal Pengawas Bursa Mineral, OJK Buka Suara

August 11, 2026
Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Bos BI, Purbaya Ungkap Hal Ini

Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Bos BI, Purbaya Ungkap Hal Ini

August 11, 2026
IHSG Anjlok 1,53% Balik ke Level 6.267 Terseret Kinerja Saham Ini

IHSG Anjlok 1,53% Balik ke Level 6.267 Terseret Kinerja Saham Ini

August 11, 2026
BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

August 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 11, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Perusahaan Terbesar di Dunia Tebar Dividen Malah Jadi Petaka

1 day ago
in News
Perusahaan Terbesar di Dunia Tebar Dividen Malah Jadi Petaka
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Membagikan dividen biasanya menjadi kabar baik bagi investor. Namun, bagi Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC), pembagian dividen justru pernah menjadi petaka.

Perusahaan, yang disebut sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia sebagai perusahaan publik pertama di dunia itu, bahkan harus mengubah cara membagikan keuntungannya setelah dividen yang diberikan kepada investor membuat harga rempah-rempah anjlok di Amsterdam.

Bagaimana ceritanya?

Sejarah mencatat, VOC mulai menjual saham kepada publik pada Agustus 1602. Lodewijk Petram dalam The World’s First Stock Exchange (2011) mencatat sebanyak 1.143 orang menaruh uang sebagai modal awal VOC di Bursa Efek Amsterdam.

Saat itu, bisnis VOC bergerak dalam perdagangan komoditas Asia, terutama rempah-rempah yang menjadi salah satu barang paling dicari di dunia. Seiring waktu, bisnis tersebut membuat VOC berkembang menjadi perusahaan raksasa.

Airlangga menuturkan jika nilai VOC dihitung berdasarkan nilai saat ini, market cap-nya mencapai sekitar US$7-US$8 triliun. Nilai tersebut menunjukkan betapa besarnya perusahaan tersebut pada masanya.

“Kemudian saya lihat market cap-nya kalau per hari ini atau dinilai dengan hari ini, market cap-nya US$ 7-8 triliun. Jadi bahkan dengan today value pun tinggi,” katanya.

Besarnya nilai VOC tentu tidak terlepas dari keuntungan yang dihasilkan dari bisnis perdagangan tersebut. Sebagai perusahaan publik, VOC juga membagikan sebagian keuntungan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen.

Dividen Tak Mulus

Namun, pembagian dividen VOC ternyata tidak berjalan mulus. Cara perusahaan membagikan keuntungan kepada investor justru sempat menimbulkan masalah di pasar.

Pada April 1610, atau delapan tahun setelah penjualan saham perdana, VOC membagikan dividen pertamanya. Herald van der Linde dalam Asia’s Stock Markets (2022) mencatat investor memperoleh dividen sebesar 75% dari nilai nominal penjualan pertama saham.

Menariknya, dividen tersebut bukan berupa uang tunai seperti yang dikenal investor saat ini. VOC justru membayar keuntungan tersebut menggunakan komoditas yang menjadi sumber kekayaannya, yakni rempah-rempah.

Herald mencatat VOC membayar dividen menggunakan karung berisi lada, pala, atau rempah-rempah lainnya.

“Bentuk dividen yang sering kali dibayar adalah karung berisi lada, pala, atau rempah-rempah lain,” tulis Herald.

Pada masa itu, rempah-rempah merupakan komoditas perdagangan utama dunia dengan nilai yang sangat tinggi. Karena itu, menerima rempah-rempah dalam jumlah besar sebagai dividen sebenarnya menjadi keuntungan bagi investor.

Namun, keuntungan tersebut justru memunculkan persoalan baru ketika para investor memilih menjual kembali rempah-rempah yang mereka terima.

Banyak investor melakukan hal serupa sehingga pasokan rempah-rempah di pasar Amsterdam tiba-tiba melonjak. Para investor pun saling bersaing menjual komoditas tersebut. Akibatnya, harga rempah-rempah justru anjlok.

“Banyaknya lada secara tiba-tiba membuat harga rempah-rempah anjlok di seluruh Amsterdam,” kata Herald van der Linde.

Kondisi tersebut akhirnya membuat direksi VOC mengubah mekanisme pembagian dividennya. Sejak 1623, VOC mulai membagikan keuntungan tidak hanya dalam bentuk rempah-rempah, tetapi juga uang tunai.

Setelah perubahan tersebut, VOC membagikan dividen kepada para investornya setiap dua hingga enam tahun sekali.

(mfa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

August 11, 2026
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang

August 11, 2026
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

August 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .