
Jakarta, CNBC Indonesia – Komisi XI DPR RI siap menjadwalkan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, setelah masa reses DPR berakhir.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pimpinan komisi untuk menentukan waktu pelaksanaan uji kelayakan tersebut.
“Kalau sudah masuk, sudah bisa langsung (fit and proper test). Nanti saya koordinasikan dulu dengan teman-teman pimpinan untuk jadwalnya kapan,” kata Hanif kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Komisi XI DPR dijadwalkan kembali menjalankan aktivitas pada 14 Agustus 2026, bertepatan dengan agenda Pidato Kenegaraan Presiden dan penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 beserta Nota Keuangan.
Hanif mengindikasikan bahwa rapat pimpinan Komisi XI dapat segera digelar untuk membahas penjadwalan uji kelayakan Destry yang telah diusulkan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon tunggal Gubernur BI.
Menurut Hanif, Destry merupakan sosok yang memiliki kapasitas kuat di bidang ekonomi dan moneter. Selain memiliki pengalaman panjang di Bank Indonesia, Destry juga dinilai memahami berbagai tantangan yang dihadapi bank sentral ke depan.
“Saya kira dia figur yang sangat bisa diandalkan, profesional, dan orangnya juga sudah berpengalaman luas, mengenal seluk-beluk moneter dan Bank Indonesia,” ujar Hanif.
Ia berharap kepemimpinan Destry nantinya mampu menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat peran BI di tengah tantangan global yang masih dinamis.
“Yang tentunya ke depan kami harapkan situasi akan menjadi lebih baik di bawah kepemimpinan Bu Destry,” katanya.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI kepada DPR RI melalui surat presiden (surpres). Saat ini Destry menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara (PGS) BI setelah pengunduran diri Perry Warjiyo.
(haa/haa)


















