• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Penyebab IHSG Kembali di Zona Merah, Sesi 1 Turun 0,97%

Penyebab IHSG Kembali di Zona Merah, Sesi 1 Turun 0,97%

August 11, 2026
BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

August 11, 2026
Bos Oona Insurance Buka-bukaan Soal Risiko Asuransi Mobil Listrik

Bos Oona Insurance Buka-bukaan Soal Risiko Asuransi Mobil Listrik

August 11, 2026
Calon Gubernur BI Direspons Positif, Rupiah Lanjut Menguat?

Calon Gubernur BI Direspons Positif, Rupiah Lanjut Menguat?

August 11, 2026
Emas Cetak Kenaikan Terbaik 7 Bulan, Investor Mulai Borong Lagi

Emas Cetak Kenaikan Terbaik 7 Bulan, Investor Mulai Borong Lagi

August 11, 2026
Video: Hormuz Bergejolak Lagi – Rebalancing MCSI, IHSG Anjlok Kembali

Video: Hormuz Bergejolak Lagi – Rebalancing MCSI, IHSG Anjlok Kembali

August 11, 2026
Rupiah Kehabisan Tenaga, Dolar AS Kembali Naik ke Rp17.830

Rupiah Kehabisan Tenaga, Dolar AS Kembali Naik ke Rp17.830

August 11, 2026
Anjlok Lagi, IHSG Melemah Lebih Dari 1% & Merosot ke 6.200-an

Anjlok Lagi, IHSG Melemah Lebih Dari 1% & Merosot ke 6.200-an

August 11, 2026
OJK Ungkap Pembiayaan UMKM Sentuh Rp 1.948 Triliun

OJK Ungkap Pembiayaan UMKM Sentuh Rp 1.948 Triliun

August 11, 2026
Fit and Proper Test Calon Gubernur BI Destry Segera Digelar, Kapan?

Fit and Proper Test Calon Gubernur BI Destry Segera Digelar, Kapan?

August 11, 2026
Asing Net Sell Rp774 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp774 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

August 11, 2026
OJK Ungkap Sederet Tantangan Industri Multifinance

OJK Ungkap Sederet Tantangan Industri Multifinance

August 11, 2026
Nantikan Pidato Prabowo, Investor Cermati Defisit APBN 2027

Nantikan Pidato Prabowo, Investor Cermati Defisit APBN 2027

August 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 11, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Penyebab IHSG Kembali di Zona Merah, Sesi 1 Turun 0,97%

4 hours ago
in Market
Penyebab IHSG Kembali di Zona Merah, Sesi 1 Turun 0,97%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan sesi I, Selasa (11/8/2026). IHSG tertekan dan sempat turun 1,15% pada awal perdagangan. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pada penutupan sesi I, IHSG turun 55,50 poin atau 0,87% ke posisi 6.309,87. IHSG dibuka di level 6.383,81. Sepanjang perdagangan sesi I, indeks bergerak di rentang 6.291,19-6.388,58.

Tekanan terhadap IHSG tercermin dari mayoritas saham yang bergerak turun. Sebanyak 169 saham menguat, 488 saham melemah, dan 306 saham stagnan.

Total volume perdagangan mencapai 20,04 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp7,83 triliun. Sementara frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,21 juta kali.

Adapun seluruh sektor saham tercatat berada di zona merah pada perdagangan sesi I. Sektor utilitas turun 1,38% dan finansial yang terkoreksi 1,14%.

Sektor teknologi melemah 1,03%, properti turun 1%, dan konsumer non-primer koreksi 0,98%.

Dari jajaran saham berkapitalisasi besar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi salah satu penekan utama IHSG.

BBCA berada di level Rp6.250 per saham, turun 0,20%. Pergerakan saham ini memberikan tekanan terbesar terhadap IHSG, dengan kontribusi penurunan sekitar 12,47 poin.

Selain BBCA, saham VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) memberikan tekanan 3,13 poin. Kemudian Dian Swastatika Sentosa (DSSA) -2,91 poin, Bank Mandiri (BMRI) -2,77 poin, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) -2,61 poin.

Di sisi lain, sejumlah saham masih mampu memberikan kontribusi positif terhadap IHSG. Indosat (ISAT) menjadi penyumbang kenaikan terbesar dengan kontribusi sekitar 0,96 poin, diikuti Kalbe Farma (KLBF) 0,93 poin, dan Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) 0,86 poin.

Pergerakan IHSG hari ini masih dibayangi sejumlah sentimen yang datang dari domestik maupun global.

Presiden AS Donald Trump pada Senin (10/8/2026) menanggapi tuntutan Iran untuk kesepakatan damai dengan tuntutan baru agar Teheran membayar kompensasi atas korban tewas akibat perang, serangan, dan aksi demonstrasi.

Trump mengatakan Iran harus membayar kerusakan yang terjadi selama 50 tahun terakhir, termasuk kompensasi bagi warga sipil dan pasukan AS yang tewas di kawasan tersebut. Tuntutan baru ini berpotensi semakin mempersulit upaya membuka kembali Selat Hormuz.

Sebelumnya, Iran menuntut kompensasi, penghentian sanksi, serta penghentian ancaman militer AS sebagai syarat pembukaan kembali jalur strategis tersebut.

Harga minyak melonjak sekitar 5% pada Senin (10/8/2026) karena keraguan bahwa AS dan Iran akan mencapai kesepakatan untuk membuka kembali lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Harga WTI ditutup US$82,13/barel, sementara Brent US$87,72/barel.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

August 11, 2026
Bos Oona Insurance Buka-bukaan Soal Risiko Asuransi Mobil Listrik

Bos Oona Insurance Buka-bukaan Soal Risiko Asuransi Mobil Listrik

August 11, 2026
Calon Gubernur BI Direspons Positif, Rupiah Lanjut Menguat?

Calon Gubernur BI Direspons Positif, Rupiah Lanjut Menguat?

August 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .