• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Ditutup 0,43%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Ditutup 0,43%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

September 30, 2026
Semester I-2026, Laba Emiten Bakrie (VKTR) Naik 25%! Ini Penopangnya

Semester I-2026, Laba Emiten Bakrie (VKTR) Naik 25%! Ini Penopangnya

October 1, 2026
Emiten Properti Ini Jual 7 Anak Usaha Sekaligus, Raup Duit Rp1,3 T

Emiten Properti Ini Jual 7 Anak Usaha Sekaligus, Raup Duit Rp1,3 T

October 1, 2026
Rupiah & IHSG Anjlok Lagi, Sentimen Eksternal Jadi Penekan

Rupiah & IHSG Anjlok Lagi, Sentimen Eksternal Jadi Penekan

October 1, 2026
Korban Influenza Meroket, Kimia Farma (KAEF) Kembangkan Anti Virus Ini

Korban Influenza Meroket, Kimia Farma (KAEF) Kembangkan Anti Virus Ini

October 1, 2026
Banjir Sentimen, Rupiah Melemah & IHSG Anjlok ke Level 6.000-an

Banjir Sentimen, Rupiah Melemah & IHSG Anjlok ke Level 6.000-an

October 1, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,83%

Akhir Sesi I, IHSG Anjlok 0,83%

October 1, 2026
Garuda Indonesia (GIAA) Mau Rights Issue Jumbo, Duitnya Buat Ini

Garuda Indonesia (GIAA) Mau Rights Issue Jumbo, Duitnya Buat Ini

October 1, 2026
Kinerja BRI Kinclong, 3 Indikator Ini di Atas Rata-Rata Industri

Kinerja BRI Kinclong, 3 Indikator Ini di Atas Rata-Rata Industri

October 1, 2026
BRI Jadi Satu-satunya Bank RI di S&P Global Sustainability Yearbook

BRI Jadi Satu-satunya Bank RI di S&P Global Sustainability Yearbook

October 1, 2026
4 Saham Ini Gerak Gak Wajar, BEI Berikan ‘Warning’

4 Saham Ini Gerak Gak Wajar, BEI Berikan ‘Warning’

October 1, 2026
BEI Temukan HSC Pada MSJA, 98,62% Saham Dikuasi Segelintir Pihak

BEI Temukan HSC Pada MSJA, 98,62% Saham Dikuasi Segelintir Pihak

October 1, 2026
United Tractor Mau Buyback Saham Senilai Rp 2 Triliun

United Tractor Mau Buyback Saham Senilai Rp 2 Triliun

October 1, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 1, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Ditutup 0,43%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

1 day ago
in Lifestyle
IHSG Ditutup 0,43%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,43% ke level 6.121,70 pada perdagangan Selasa (29/9).

Pergerakan indeks dipengaruhi oleh sejumlah saham utama, dengan BBRI menguat 0,96%, VKTR naik 7,79%, dan DSSA bertambah 3,32%. Di sisi lain, GOTO turun 13,95%, BBCA melemah 1,20%, dan BREN terkoreksi 3,63%.

Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp536,70 miliar di pasar reguler dan Rp777,18 miliar di seluruh pasar. Secara sektoral, tujuh dari 11 sektor berakhir di zona merah. Sektor Technology menjadi sektor dengan penurunan terdalam sebesar 3,37%, sedangkan Consumer Cyclical mencatat penguatan tertinggi sebesar 0,70%.

Di pasar Amerika Serikat, indeks utama juga berakhir melemah. Dow Jones turun 0,26% ke level 51.349, S&P 500 terkoreksi 0,17% ke 7.670, sementara Nasdaq bergerak relatif datar dengan penurunan 0,09% ke 26.797.

Tekanan terhadap IHSG masih berasal dari GOTO yang memberikan pengaruh -11,00 poin terhadap indeks. Pelaku pasar juga mencermati penerapan kebijakan short selling yang mulai berlaku pada 1 Oktober. Sementara itu, ETF EIDO dan indeks MSCI Indonesia masing-masing turun 0,30% dan 0,20%.

Dari sisi aksi korporasi, ada PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) memperoleh kontrak baru untuk pengadaan panel listrik bagi proyek pusat data CGK5 dan CGK7 milik BDx Data Centers. Kontrak tersebut resmi ditandatangani pada 25 September 2026 dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pihak pemberi kerja.

Kontrak ini memperluas cakupan bisnis SEMA dari manufaktur panel listrik ke rantai pasok infrastruktur pusat data. Langkah tersebut sejalan dengan strategi diversifikasi perseroan ke sektor energi dan infrastruktur digital.

Dari sisi keberlanjutan pesanan, proyek CGK5 di Karawang dikembangkan sebagai hyperscale campus dengan kapasitas hingga 290 MW IT load secara bertahap. Proyek tersebut juga telah mengamankan pasokan listrik PLN sebesar 385 MVA.

Dengan pembangunan yang dilakukan secara bertahap dan membutuhkan infrastruktur kelistrikan dalam skala besar, pengembangan kapasitas berikutnya berpotensi membuka kebutuhan pengadaan panel dan switchgear tambahan.

Selanjutnya, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) turut mencatatkan pendapatan sebesar USD1,50 miliar pada semester I-2026, naik 30,66% secara tahunan dibandingkan USD1,14 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bersih perseroan juga meningkat 45,03% menjadi USD219,96 juta dari sebelumnya USD151,67 juta.

Pertumbuhan pendapatan terutama berasal dari segmen pertambangan batu bara yang mencatat kenaikan penjualan 31,08% secara tahunan. Pasar ekspor menjadi kontributor utama dengan nilai penjualan USD884,85 juta, sedangkan penjualan domestik mencapai USD610,43 juta.

Pertumbuhan laba bersih yang lebih tinggi dibandingkan kenaikan pendapatan turut didukung oleh pengendalian beban usaha. Beban usaha hanya meningkat 6,66% secara tahunan, sementara beban umum dan administrasi turun 10,16%.

Kondisi tersebut mendorong laba usaha GEMS melonjak 49,39% menjadi USD298,64 juta. Namun, kinerja tersebut sedikit tertekan oleh rugi selisih kurs sebesar USD6,43 juta.

Di sisi lain, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) tengah memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk melaksanakan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue.

Dalam aksi tersebut, VKTR akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 15 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp200 per saham. Dengan demikian, total dana yang berpotensi dihimpun mencapai Rp3 triliun.

Sekitar 66,86% dari dana bersih hasil aksi korporasi akan digunakan sebagai setoran modal kepada Sarana Ekomobilitas Indonesia (SEI). Dana tersebut akan mendukung pembelian kendaraan listrik dari VKTR untuk periode 2026-2027.

Sementara itu, sisa dana akan digunakan sebagai modal kerja, termasuk untuk pengadaan persediaan kendaraan listrik seperti bus, truk, transporter, dan forklift listrik.

Rasio HMETD ditetapkan sebesar 35:12. Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya berpotensi mengalami dilusi maksimal 25,53%.

Dalam aksi tersebut, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) tidak melaksanakan HMETD dan mengalihkan seluruh haknya sebanyak 3,66 miliar saham dengan nilai Rp732,13 miliar kepada Bakrie Capital Indonesia (BCI).

BCI bersama Biofuel Indo Sumatra (BIS) akan bertindak sebagai pembeli siaga dalam aksi korporasi tersebut. Sementara itu, periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD dijadwalkan berlangsung pada 12-23 Oktober 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

(ayh/ayh)

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Semester I-2026, Laba Emiten Bakrie (VKTR) Naik 25%! Ini Penopangnya

Semester I-2026, Laba Emiten Bakrie (VKTR) Naik 25%! Ini Penopangnya

October 1, 2026
Emiten Properti Ini Jual 7 Anak Usaha Sekaligus, Raup Duit Rp1,3 T

Emiten Properti Ini Jual 7 Anak Usaha Sekaligus, Raup Duit Rp1,3 T

October 1, 2026
Rupiah & IHSG Anjlok Lagi, Sentimen Eksternal Jadi Penekan

Rupiah & IHSG Anjlok Lagi, Sentimen Eksternal Jadi Penekan

October 1, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .