• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pasar Sepi & Mayoritas Saham Turun, tapi IHSG Ditutup Naik 0,52%

Pasar Sepi & Mayoritas Saham Turun, tapi IHSG Ditutup Naik 0,52%

July 7, 2025
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

October 5, 2026
Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

October 5, 2026
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
Kredit Bank RI Melesat 13,56% Tembus Rp9.178 T, Himbara Tertinggi

Kredit Bank RI Melesat 13,56% Tembus Rp9.178 T, Himbara Tertinggi

October 5, 2026
Ada 29 Emiten Ngantri Penawaran Umum, Target Dana Rp26,47 T

Ada 29 Emiten Ngantri Penawaran Umum, Target Dana Rp26,47 T

October 5, 2026
OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dari Bappebti, Ini Aturannya

OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dari Bappebti, Ini Aturannya

October 5, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 5, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Pasar Sepi & Mayoritas Saham Turun, tapi IHSG Ditutup Naik 0,52%

1 year ago
in News
Pasar Sepi & Mayoritas Saham Turun, tapi IHSG Ditutup Naik 0,52%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan menutup perdagangan hari ini, Senin (7/7/2025) di zona hijau. Setelah sempat terseok di sesi I, indeks mendadak melambung di menit akhir dan ditutup naik 0,52% ke level 6.900. 

Kendati mayoritas saham atau 328 emiten berada di zona merah. Sebanyak 266 saham naik dan 366 tidak bergerak. Nilai transaksi masih terbilang sepi hari ini, yakni Rp 7,48 triliun. 

Sebagai informasi rata-rata nilai transaksi harian lazimnya berada di kisara Rp 10 triliun hingga Rp 13 triliun. Akan tetapi sejak Jumat pekan lalu, nilai transaksi anjlok jauh meninggalkan Rp 10 triliun. 

Volume perdagangan hari ini juga terbilang kecil, yakni 14,33 miliar saham dalam 875,5 ribu kali transaksi. Adapun kapitalisasi pasar hari ini naik menjadi Rp 12.134,72 triliun, imbas kenaikan IHSG. 

Mengutip refinitiv, satu sektor melaju kencang dan membuat IHSG balik arah, yaitu utilitas yang naik 2,39%. Hal ini seiring dengan saham BREN yang naik 2,19% dan menopang 6,65 indeks poin terhadap IHSG. 

Emiten Prajogo Pangestu lainnya, BRPT juga ikut menjaga IHSG di zona positif dengan kontribusi 5,92 indeks poin. Selain duet Prajogo, SMMA, TLKM, AMRT, hingga ASII merupakan penggerak utama IHSG. 

Kontras, saham konglomerat lainnya, AMMN justru menjadi pemberat IHSG hari ini dengan kontribusi -3,16 indeks poin. Lalu diikuti oleh ANTM -1,84 indeks poin dan BBCA -1,70 indeks poin. 

Sementara itu, mayoritas pasar di Asia-Pasifik hari ini ditutup di zona merah. Nikkei di Jepang turun 0,56% dan Hang Seng di Hong Kong turun 0,12%. Begitu pula dengan KLSE di Malaysia yang anjlok 0,82% dan TWII di Taiwan turun 0,53%. Tercatat ada tiga yang menutup perdagangan di zona hijau, yakni STI di Singapura naik 0,34%, Kospi naik 0,17%, dan Shanghai naik tipis 0,02%. 

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori, Ekky Topan mengatakan indeks saat ini bergerak sideways, artinya tidak menunjukkan tren naik atau turun yang jelas, tapi berfluktuasi dalam rentang sempit, yaitu antara 6.820 sampai 6.980. Ini menggambarkan pasar yang lesu atau sedang menunggu kepastian arah alias wait and see.

DIa juga menyebut kinerja emiten perbankan, yang biasanya jadi pilihan unggulan investasi asing saat ini mengalami perlambatna kinerja. Menurut Ekky, investor asing itu tidak bisa berinvestasi sembarangan karena pasar Indonesia kecil.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



IHSG Merah! Pasar Cemas Deflasi dan Data Ekonomi




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .