• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Asia Mayoritas Menguat, Pasar Tak Gubris Tarif Trump?

Bursa Asia Mayoritas Menguat, Pasar Tak Gubris Tarif Trump?

July 8, 2025
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

October 5, 2026
Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

October 5, 2026
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
Kredit Bank RI Melesat 13,56% Tembus Rp9.178 T, Himbara Tertinggi

Kredit Bank RI Melesat 13,56% Tembus Rp9.178 T, Himbara Tertinggi

October 5, 2026
Ada 29 Emiten Ngantri Penawaran Umum, Target Dana Rp26,47 T

Ada 29 Emiten Ngantri Penawaran Umum, Target Dana Rp26,47 T

October 5, 2026
OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dari Bappebti, Ini Aturannya

OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dari Bappebti, Ini Aturannya

October 5, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 5, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bursa Asia Mayoritas Menguat, Pasar Tak Gubris Tarif Trump?

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Bursa Asia Mayoritas Menguat, Pasar Tak Gubris Tarif Trump?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar saham Asia-Pasifik sebagian besar dibuka menguat pada perdagangan Selasa (8/7/2025), meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif besar-besaran terhadap 14 negara mitra dagang.

Sebagaimana diketahui, negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan masuk dalam daftar penerima tarif sebesar 25% untuk barang ekspor ke AS mulai 1 Agustus 2025. Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump juga menetapkan tarif untuk sejumlah negara Asia lainnya.

Indonesia sendiri diketahui akan dikenai bea masuk sebesar 32%, Bangladesh 35%, serta Kamboja dan Thailand masing-masing 36%.

Sementara itu, barang dari Laos dan Myanmar akan menghadapi tarif tertinggi di antara negara Asia, yakni 40%. Malaysia, Kazakhstan, dan Tunisia juga termasuk dalam daftar negara yang akan dikenakan tarif oleh pemerintahan Trump.

Di pasar saham, indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,36% pada awal perdagangan, sementara indeks Topix menguat 0,31%. Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,44% dan Kosdaq naik tipis 0,19%.

Namun, berbeda dengan Asia Timur, indeks acuan S&P/ASX 200 Australia justru turun 0,44% menjelang keputusan suku bunga bank sentral negara itu. Reserve Bank of Australia diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,6% pada akhir pertemuan dua harinya hari ini.

Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di posisi 23.886, sedikit lebih rendah dari penutupan sebelumnya di 23.887,83. Ini menunjukkan potensi pembukaan pasar yang lemah di bursa Hong Kong.

Di sisi lain, sentimen investor global tertekan oleh kebijakan tarif baru Trump, yang menyebabkan koreksi signifikan di Wall Street. Indeks Dow Jones anjlok 422,17 poin atau 0,94% ke level 44.406,36.

Indeks S&P 500 turun 0,79% ke posisi 6.229,98, sementara Nasdaq Composite melemah 0,92% dan ditutup di 20.412,52. Ini menjadi hari perdagangan terburuk bagi ketiga indeks tersebut sejak pertengahan Juni lalu.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Saham Asia Rontok Jelang Pengumuman Tarif Trump, Nikkei Anjlok




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .