• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Lepas FCA dan Naik 2.000%, Pengendali DADA Lepas 2,14 Miliar Saham

Lepas FCA dan Naik 2.000%, Pengendali DADA Lepas 2,14 Miliar Saham

October 14, 2025
Danantara Pede Lampaui Laba Temasek, Ini Buktinya

Danantara Pede Lampaui Laba Temasek, Ini Buktinya

August 24, 2026
Banyak Isu Negatif Soal Pindar, DPR: Masyarakat Harus Dicerahkan

Banyak Isu Negatif Soal Pindar, DPR: Masyarakat Harus Dicerahkan

August 24, 2026
Pengendali Jual 9,35 Juta Saham INPS, Ini Alasannya

Pengendali Jual 9,35 Juta Saham INPS, Ini Alasannya

August 24, 2026
RUPSLB Ditunda, Private Placement Rp1,02 Triliun MKNT Jadi?

RUPSLB Ditunda, Private Placement Rp1,02 Triliun MKNT Jadi?

August 24, 2026
Dongkrak Peran Pindar, DPR Tekankan Hal ini!

Dongkrak Peran Pindar, DPR Tekankan Hal ini!

August 24, 2026
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

August 24, 2026
Emiten Alat Kesehatan UGM (SWAP) Mau IPO, Bidik Dana Segini

Emiten Alat Kesehatan UGM (SWAP) Mau IPO, Bidik Dana Segini

August 24, 2026
Ada yang Borong 2,11 Juta Saham Tempo Scan (TSPC) di Harga Premium

Ada yang Borong 2,11 Juta Saham Tempo Scan (TSPC) di Harga Premium

August 24, 2026
Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US,34

Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34

August 24, 2026
Memasuki Era Baru, Fintech Lending Days 2026 Perkuat Ekosistem Pindar

Memasuki Era Baru, Fintech Lending Days 2026 Perkuat Ekosistem Pindar

August 24, 2026
DJP Wajibkan Penyedia Jasa Kripto Verifikasi Data Pengguna

DJP Wajibkan Penyedia Jasa Kripto Verifikasi Data Pengguna

August 24, 2026
Live Now! Kupas Peluang & Potensi Pindar di Fintech Lending Days 2026

Live Now! Kupas Peluang & Potensi Pindar di Fintech Lending Days 2026

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Lepas FCA dan Naik 2.000%, Pengendali DADA Lepas 2,14 Miliar Saham

10 months ago
in Market
Lepas FCA dan Naik 2.000%, Pengendali DADA Lepas 2,14 Miliar Saham
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Pengendali PT Diamond Citra Propertindo Tbk melepas 2,14 miliar saham, Jumat (10/10/2025). PT Karya Permata Inovasi Indonesia menjual saham tersebut pada saat DADA menyentuh level harga tertinggi. 

Belum ada keterangan mengenai harga penjualan dan tujuan dari transaksi. Akan tetapi dengan asumsi harga penutupan pada 10 Oktober 2025, yakni Rp 152, maka pengendali mengantongi Rp 326,04 miliar. 

Sebagai informasi, saham DADA sempat menjadi sorotan. Pada awal tahun harga saham emiten bersandi DADA ini bertengger di level Rp 9. 

Kemudian saham DADA sempat menyentuh level tertinggi Rp 240 pada 10 Oktober 2025, setelah sebelumnya mencapai harga penutupan tertinggi Rp 178 pada 8 Oktober 2025. 

Dengan demikian saham DADA sempat melonjak 2.000% lebih sepanjang tahun berjalan (ytd). 

Kenaikan saham DADA diikuti dengan rumor yang menyebut harga saham akan menyentuh ratusan ribu rupiah. Akan tetapi tidak ada kejelasan informasi mengenai hal tersebut. 

Bursa Efek Indonesia sempat mengkritisi kenaikan saham DADA. Manajemen menyebut bahwa tidak memiliki informasi penting yang belum diungkapkan dan dapat mempengaruhi saham perusahaan. “Hingga surat ini dibuat, tidak terdapat kejadian, kondisi, atau fakta penting lainnya yang material yang dapat mempengaruhi harga saham Perseroan maupun kelangsungan usaha Perseroan,” tulis manajemen.

Sebelumnya, DADA masuk ke Papan Pemantauan Khusus atau Full Call Auction (FCA). Kemudian Bursa EFek Indonesia mengeluarkan DADA dari FCA setelah sahamnya menunjukkan peningkatan likuiditas signifikan.

Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar membenarkan hal ini bahwa, saham DADA dipindahkan dari Papan Pemantauan Khusus ke Papan Pengembangan, efektif mulai Jumat (10/10/2025).

Dalam keterangan tersebut, BEI menyebut saham DADA tidak lagi memenuhi kriteria efek berisiko rendah likuiditas, yakni harga rata-rata saham di bawah Rp51 atau nilai transaksi harian di bawah Rp5 juta dengan volume kurang dari 10.000 saham selama tiga bulan terakhir.

Sebagai informasi, saham DADA sempat masuk daftar FCA karena rendahnya nilai transaksi dan aktivitas perdagangan yang terbatas. Namun, akhir-akhir ini, pergerakan sahamnya menunjukkan peningkatan volume dan frekuensi transaksi.

Sebagai catatan, saham DADA melesat dari Rp7 ke Rp178 dalam 3 bulan terbang 2.400%. Peningkatan likuiditas ini menjadi dasar bagi BEI untuk mencabut status pemantauan khusus dan mengembalikan DADA ke papan yang lebih aktif.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



IHSG Merah! Pasar Cemas Deflasi dan Data Ekonomi




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Danantara Pede Lampaui Laba Temasek, Ini Buktinya

Danantara Pede Lampaui Laba Temasek, Ini Buktinya

August 24, 2026
Banyak Isu Negatif Soal Pindar, DPR: Masyarakat Harus Dicerahkan

Banyak Isu Negatif Soal Pindar, DPR: Masyarakat Harus Dicerahkan

August 24, 2026
Pengendali Jual 9,35 Juta Saham INPS, Ini Alasannya

Pengendali Jual 9,35 Juta Saham INPS, Ini Alasannya

August 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .