• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US,34

Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34

August 24, 2026
Ada yang Borong 2,11 Juta Saham Tempo Scan (TSPC) di Harga Premium

Ada yang Borong 2,11 Juta Saham Tempo Scan (TSPC) di Harga Premium

August 24, 2026
Memasuki Era Baru, Fintech Lending Days 2026 Perkuat Ekosistem Pindar

Memasuki Era Baru, Fintech Lending Days 2026 Perkuat Ekosistem Pindar

August 24, 2026
DJP Wajibkan Penyedia Jasa Kripto Verifikasi Data Pengguna

DJP Wajibkan Penyedia Jasa Kripto Verifikasi Data Pengguna

August 24, 2026
Live Now! Kupas Peluang & Potensi Pindar di Fintech Lending Days 2026

Live Now! Kupas Peluang & Potensi Pindar di Fintech Lending Days 2026

August 24, 2026
Harga Bergerak Ugal-ugalan, BEI Gembok Perdagangan 3 Emiten Ini

Harga Bergerak Ugal-ugalan, BEI Gembok Perdagangan 3 Emiten Ini

August 24, 2026
Bos Danantara Ultimatum WIKA-PP Jelang Merger: Jangan Ada Akal-akalan!

Bos Danantara Ultimatum WIKA-PP Jelang Merger: Jangan Ada Akal-akalan!

August 24, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,28% ke Level 6.544

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,28% ke Level 6.544

August 24, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

August 24, 2026
Ada yang Naik Ratusan Persen, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

Ada yang Naik Ratusan Persen, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

August 24, 2026
IHSG Mulai Rebound, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Mulai Rebound, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

August 24, 2026
Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

August 24, 2026
Nikkei & Kospi Turun Tipis, Bursa Asia Melemah di Awal Pekan

Nikkei & Kospi Turun Tipis, Bursa Asia Melemah di Awal Pekan

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34

18 minutes ago
in Lifestyle
Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US,34
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia dibuka melemah pada perdagangan Senin (24/8/2026) setelah reli tajam sepanjang pekan lalu. Pelaku pasar memilih merealisasikan keuntungan sembari menanti pengumuman paket sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran yang dinilai dapat kembali mengubah arah pasokan minyak global.

Merujuk data Refinitiv hingga pukul 08.50 WIB, harga minyak Brent berada di US$92,34 per barel, turun 2,17% dibandingkan penutupan Jumat (21/8/2026) di level US$94,39 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi menjadi US$85,10 per barel dari US$87,06 per barel pada perdagangan sebelumnya atau turun 2,25%.



Meski terkoreksi pada awal pekan, tren kenaikan harga minyak masih terlihat dalam beberapa sesi terakhir. Brent masih menguat sekitar 6,5% dibandingkan posisi 14 Agustus yang berada di US88,52perbarel. WTI pun masih naik lebih dari 3%dalam periode yang sama setelah sempat menyentuh US$82,40 per barel. Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya premi risiko akibat memanasnya konflik di Timur Tengah dan terganggunya distribusi minyak melalui Selat Hormuz.

Tekanan jual pada Senin muncul karena investor menunggu langkah terbaru Washington terhadap Teheran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent dijadwalkan mengumumkan paket sanksi baru terhadap Iran pada Senin waktu setempat. Pemerintah AS menyebut kebijakan tersebut sebagai ofensif finansial terbesar yang pernah diterapkan terhadap Iran dan akan menyasar mitra dagang negara tersebut.

Ketidakpastian meningkat setelah Iran merespons dengan ancaman menghentikan seluruh ekspor minyak dari kawasan Teluk Persia apabila tekanan ekonomi dari AS terus berlanjut. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran Mohsen Rezaei bahkan menyatakan tidak akan ada setetes pun minyak yang diekspor melalui Selat Hormuz maupun kawasan Teluk jika perang ekonomi terus berlangsung.

Ancaman tersebut menjadi perhatian besar bagi pasar energi karena Selat Hormuz merupakan jalur pengiriman minyak paling strategis di dunia. Sebelum konflik meningkat, sekitar seperlima pasokan minyak global melintasi perairan tersebut. Gangguan terhadap lalu lintas kapal tanker selama beberapa pekan terakhir telah mengurangi arus ekspor dan memperketat pasokan di pasar internasional.

Di sisi lain, pasar masih menunggu efektivitas kebijakan AS. Analis Commonwealth Bank of Australia, Vivek Dhar, menilai belum ada kepastian apakah isolasi ekonomi terhadap Iran mampu mengurangi ekspor minyak negara tersebut secara signifikan. Namun, apabila kebijakan itu berhasil, risiko eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah akan semakin besar dan berpotensi kembali mendorong lonjakan harga energi.

Perkembangan terbaru menunjukkan Iran masih membuka jalur bagi sejumlah kapal tanker yang mengangkut minyak Irak untuk melintasi Selat Hormuz setelah menerima permintaan dari Baghdad. Langkah ini memberi sinyal bahwa arus pasokan belum sepenuhnya terhenti. Meski demikian, pasar tetap bersikap waspada karena pengumuman sanksi AS dan respons lanjutan Iran berpotensi menjadi penentu arah harga minyak pada perdagangan pekan ini.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ada yang Borong 2,11 Juta Saham Tempo Scan (TSPC) di Harga Premium

Ada yang Borong 2,11 Juta Saham Tempo Scan (TSPC) di Harga Premium

August 24, 2026
Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US,34

Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34

August 24, 2026
Memasuki Era Baru, Fintech Lending Days 2026 Perkuat Ekosistem Pindar

Memasuki Era Baru, Fintech Lending Days 2026 Perkuat Ekosistem Pindar

August 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .