• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bandara Dhoho Kediri Gak Ada Pesawat, Bos WEGE Buka Suara

Bandara Dhoho Kediri Gak Ada Pesawat, Bos WEGE Buka Suara

October 15, 2025
Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

August 25, 2026
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

August 24, 2026
PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

August 24, 2026
Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

August 24, 2026
Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

August 24, 2026
Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

August 24, 2026
PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US0.000

PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US$350.000

August 24, 2026
Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bandara Dhoho Kediri Gak Ada Pesawat, Bos WEGE Buka Suara

10 months ago
in Lifestyle
Bandara Dhoho Kediri Gak Ada Pesawat, Bos WEGE Buka Suara
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) buka suara mengenai sepinya megaproyek besutannya, Bandara Dhoho Kediri. Seperti diketahui, bandara itu resmi beroperasi pada 5 April 2024 lalu, namun tidak melayani jadwal penerbangan sejak Juli hingga sekarang.

Direktur Operasi I WIKA Gedung, Bagus Tri Setyana menjelaskan bahwa dari sisi konstruksi, pembangunan Bandara Dhoho menambah reputasi baru. Sebab, bandara besar tersebut menjadi yang pertama di Kediri dan memiliki desain arsitektur yang mengagumkan.

“Dengan membangun Bandara Dhoho Kediri ini, kami punya reputasi yang baru. Menambah reputasi sebagai building construction yang nomor satu ya. Kita stadion gede sudah [pernah buat] bandara gede lagi tambah yang Kediri,” kata Bagus saat di Media Gathering WEGE, Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025).

Selain itu, ia menyebut dari sisi komersil, proyek pembangunan bandara berukuran besar menjadi penyumbang kinerja laba WEGE. Menurut Bagus, kontribusi pembangunan proyek tersebut cukup signifikan pada masanya, yakni sekitar 2022 hingga 2023.

Kemudian dari sisi keuangan, ia menyampaikan bahwa pemilik Bandara Dhoho sudah melunasi pembayaran sepenuhnya.

Meskipun begitu, Bagus mengakui pihaknya ingin melihat proyek maha karya WEGE itu ramai digunakan.

“Kepinginnya dibangun itu nempel terus itu capnya, ‘Building by WIKA Gedung’ gitu ya. Setiap ada passenger bisa membaca gitu ya. Itu sebagai marketing promosi juga melalui WIKA Gedung. Nah itu yang sisi itu yang kami belum dapatkan di pembangunan Bandara Kediri oleh kami,” tuturnya.

Bagus kemudian berharap, dengan kebijakan refocusing anggaran pemerintah saat ini, Bandara Dhoho bakal dapat kembali ‘hidup.’ Sebab, pemerintahan Presiden RI ke-7, Joko Widodo membidik bandara itu tersebut menjadi pusat bandar udara baru di Jawa Timur. Bahkan, Bandara Dhoho juga diharapkan dapat melayani kargo internasional, debarkasi haji, dan lain sebagainya.

Ia menilai, sepinya bandara itu juga disebabkan oleh tidak adanya kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD).

“Nah itu yang belum terjadi. Padahal kalau ada TOD-nya pasti bangunan gedung juga banyak. Ada apa namanya dormitori haji dan sebagainya,” ucap Bagus.

Bagus berharap, pemerintah Presiden Prabowo tidak akan menyia-nyiakan bandar udara berukuran besar itu.

Seperti diketahui, Bandara Dhoho Kediri proyek skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek pembangunannya didanai sepenuhnya oleh anak perusahaan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), yakni PT Surya Dhoho Investama dengan nilai investasi Rp 1,82 triliun.

Hanya dalam setahun usai resmi beroperasi, Bandara Dhoho Kediri tidak melayani jadwal penerbangan maskapai mana pun pada Juni hingga Juli 2025. Melansir detikJatim, itu disebabkan oleh kendala internal maskapai Citilink yang mengalami kekurangan armada karena sejumlah pesawat sedang menjalani perawatan. Sementara, Citilink adalah satu-satunya maskapai yang terdaftar sebagai maskapai penerbangan di bandara tersebut.

Dalam pantauan detikcom, kondisi tersebut sepertinya berlanjut hingga sekarang. Berdasarkan unggahan Instagram terakhir Bandara Dhoho pada September lalu, memperlihatkan keadaan bandara yang sepi, berbeda dengan beberapa bulan sebelumnya.

Terpisah, Direktur GGRM, Istata Siddharta mengatakan pihaknya masih memerlukan waktu untuk mengembangkan bandara itu pasca peresmiannya. Ia mengatakan pihaknya sedang memproses bandara tersebut agar bisa meraih kualifikasi internasional.

“Untuk bandara sendiri, seperti kita ketahui, bandara ini juga suatu produk infrastruktur yang cukup besar dan memang memerlukan waktu untuk mendapat traction dan berkembang. Saat ini kami sedang berproses juga untuk memproses bandara ini sesuai dengan perizinan menjadi kualifikasi internasional,” ujar Istata saat public expose live 2025 yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia (BEI) secara virtual, Kamis (11/9/2025) lalu.

Setelahnya, ia mengatakan GGRM akan mencoba menghidupkan Bandara Dhoho dalam beberapa tahun ke depan. “Supaya dia tetap hidup dan bisa berkembang,” pungkasnya.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Semester I-2025, Laba Adhi Karya (ADHI) Turun 45,2% ke Rp7,54 Miliar




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

August 25, 2026
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .