Jakarta, CNBC Indonesia — Pengendali baru PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) berencana melaksanakan penawaran tender wajib dengan harga premium Rp1.550 per saham setelah menyelesaikan akuisisi 51% saham perusahaan pengelola ritel tersebut.
Melansir keterbukaan informasi BEI, harga tender offer itu lebih tinggi 22% dibanding rata-rata harga tertinggi harian saham MAPI selama 90 hari terakhir hingga 7 Mei 2026 yang sebesar Rp1.274 per saham.
“Bagi para pemegang saham MAPI, penawaran tender wajib ini merupakan kesempatan untuk merealisasikan keuntungan atas investasinya pada MAPI dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar sampai dengan tanggal 7 Mei 2026,” sebagaimana dikutip Jumat, (8/5/2026).
Penawaran tender wajib ini dilakukan setelah Pacific Universal Investments Pte. Ltd. telah menyelesaikan akuisisi sebanyak 8,466 miliar saham MAPI dari PT Satya Mulia Gema Gemilang. Jumlah tersebut setara dengan 51% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh MAPI dengan nilai transaksi mencapai Rp11,81 triliun pada harga Rp1.395 per saham.
Pacific Universal Investments menyatakan akan bekerja sama dengan CVC untuk menunjuk Samudra (Investment) Pte. Ltd. (SIPL) dan Ocean Continuum Pte. Ltd. (OCPL) sebagai pihak pelaksana tender wajib. Kedua entitas tersebut masing-masing dimiliki secara tidak langsung sebesar 51% oleh Pacific Universal Investments dan 49% oleh dana kelolaan CVC Capital Partners plc.
Kedua perusahaan ini memiliki hubungan afiliasi karena Sean Gustav Standish Hughes menjabat Direktur MAPI sekaligus Direktur Pacific Universal Investments, sedangkan Zoee Ho Ziwei menjabat Komisaris MAPI sekaligus Direktur Pacific Universal Investments.
Sebagai pengendali baru, Pacific Universal Investments menyatakan berniat mengembangkan bisnis grup MAPI di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Grup MAPI sendiri membawahi beberapa brand ritel seperti Zara, Foot Locker, hingga Starbucks.
(mkh/mkh)
Add
as a preferred
source on Google



















